Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Jangan Sepelekan Perubahan Hormon!

HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  25 Dec '19


Baru-baru ini saya mengalami perubahan hormon yang luar biasa menyakitkan buat saya. Kaget banget karena saya baru sadar setelah perububahan hormon yang tubuh saya alami bisa fatal jika tidak diperbaiki.

Tidak disangka perubahan hormon memang tidak selalu ringan dan jangan disepelekan. Karena perubahan hormon pada setiap wanita berbeda. 

Dua minggu sebelum perubahan hormon terjadi saya mengalami sangat kesulitan tidur selama 2 minggu. Bahkan dalam semalam saya hanya tidur sekitar 90menit/ malam dan langsung melakukan aktivitas harian ibu rumah tangga biasanya.

Jujur saja saya tidak sama sekali curiga dengan perubahan di tubuh saya. Tiba-tiba saja insomia datang dan saya merasa sehat-sehat saja.

Setelah 2 minggu berlalu dengan jam tidur super kacau, tubuh pun akhirnya menyerah. Berikut tanda perubahan hormon yang saya alami. 

1. Perubahan hormon yang saya berujung hingga mengalami pendarahan kecil bersamaan dengan haid atau menstruasi yang biasanya wanita alami, di sini saya mengalami menstruasi spesial di mana siklus per 4 hari dengan proses hari 1-2 mengalami banyak sekali haid, di hari ke 3-4 haid serasa mau berhenti dan hari ke 5 kembali banyak seperti hari pertama dan ini berkelanjutan selama empat minggu lamanya.

Saking lamanya kekuatan imun dalam tubuh saya juga tidak mampu mengimbangi sehingga saya pun drop. 

2. Tensi darah saya mencapai 70/60 tekanan darah yang cukup rendah di usia saya 32 tahun. 

3. Merasa mual hingga muntah biasanya perasaan ini dialami setiap orang yang bertensi rendah

4. Kepala tidak selalu mengalami pusing tapi suhu badan panas di atas 38°

5. Seluruh badan terasa lemas

6. Setiap sendi terasa linu

7. Area bagian perut mengalami sakit jika tersentuh, ditekan.

Saya langsung konsultasi ke dokter dan dokter menyarankan saya untuk bed rest dan dinyatakan perubahan hormon yang cukup berbahaya. 

Dan dokter memberikan saya resep obat awal untuk menstop pendarahan saya yang berkelanjutan

1. Obat mual dan muntah (cocok-cocokan) 

2. Obat pemambah darah (saya minum sesuai dengan obat waktu hamil Gabriel) 

3. Obat k10 untuk menstop pendarahan

Dan selain obat saya juga di pantang untuk memakan makanan yang pedas, asam untuk menetralkan lambung, dan dilarang minum teh manis karena teh manis akan memperbanyak pendarahan yang saya alami. 

Selama saya konsumsi perubahannya saya lebih kuat dan tidak lemas, dan haid saya perlahan berhenti.

Memang setiap proses tubuh berbeda namun jangan sekali-kali menyepelekan perubahn hormon karena dapat berakibat fatal.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

215 Leny Larose

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Awas!! Jangan Asal Memilih Hand Sanitizer untuk Si Kecil

Pandemi Corona ini membuat kita lebih sadar akan kebersihan terutama kebersihan tangan dan area wajah.

Tiga Anjuran Yang Perlu Dilakukan Apabila Ibu Menyusui Berpuasa

Bagi para Busui yang berpuasa, simak tips berikut ini yuk.

Perhatikan Hal-Hal Berikut Saat Busui Ingin Berpuasa

Buat para Busui yang sedang berpuasa, tips berikut ini wajib disimak ya!

Apa itu HEPA 13?

Ada perbedaan signifikan antara filter HEPA yang dibuat oleh merek air purifier yang berbeda.

5 Makanan Cegah si Kecil Konstipasi

Bakteri Lactobacillus reuteri (Lr), misalnya, dapat mencegah gangguan saluran cerna pada anak.

Cegah Abses dengan Rawat Gigi dan Mulut Sejak Dini

Kebersihan gigi dan mulut perlu dirawat sejak dini agar tidak menyebabkan penyakit. Berikut ini beberapa tips merawat gigi si Kecil.

5 Tips Mencegah Virus di Rumah Moms

Moms, simak lima tips mencegah virus yang bisa Moms lakukan di rumah berikut ini.

Manfaat yang Saya Rasakan Setelah Pijat Pasca Persalinan

Moms apa adakah di sini yang setelah melewati proses persalinan, tepatnya saat dalam masa nifas moms melakukan pijat?

Tips Menjaga Tubuh Moms Tetap Fit di Musim Hujan

Curah hujan yang tinggi di awal tahun ini tentu jadi tantangan tersendiri buat Moms dan Moms to be ya.

Resolusi 2020: Menjadi Mama Milenial yang Sehat

Hi moms, umur saya sudah mau memasuki kepala 3 dan saya makin concern with the term of 'getting older'.

Efek Domino Cacar Air di Keluarga Kecilku

Saya terkena cacar air untuk yang kedua kalinya dan itu menular ke kedua anak saya

Pengalamanku Mengalami Nyeri pada Punggung Bekas Suntikan Pasca Operasi Caesar

Kali ini aku mau share pengalamanku mengalami nyeri punggung pasca operasi caesar ya moms

Mitos Pantangan Makanan pasca Persalinan

Apa saja makanan yang dipantang setelah melahirkan? Lalu bagaimana faktanya?

Ternyata Aku Terkena Infeksi Mulut Rahim/Servisitis

Beberapa hari terakhir, aku memang sering mengalami keputihan pada saat sebelum dan sesudah haid.

Bahayakah Keputihan pada Wanita?

Keputihan biasa dialami oleh hampir setiap wanita, namun bahayakah keputihan pada wanita?

Tips Mencegah Ruam Popok pada Bayi

Penyebab ruam popok biasanya dikarenakan penggunaan popok yang terlalu lama. Bagaimana mencegahnya?

Pengalamanku dengan Kardiomiopati Postpartum Pasca Melahirkan Anak Kembar

Aku di vonis Kardiomiopati Postpartum atau lemahnya otot jantung pasca melahirkan.

Penyebab, Cara Mencegah dan Mengobati Bintitan pada Anak

Apa sebenarnya penyebab dari bintitan dan bagaimana cara mengatasinya?

Kanker yang Diderita Mertuaku Dikarenakan oleh KB?!

Bermula dari mengeluhkan sakit mata biasa tp semakin hari semakin membesar

Session with Babyo and Sebamed: Cara Praktis Menjaga Kelembutan Kulit si Kecil

Kulit bayi itu berbeda dibandingkan kulit kita orang dewasa, so jangan salah pilih produk bayi