Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Jangan Berikan Madu Pada Bayi, Kenapa?

FEEDING  |  06 Aug '18


Madu memang merupakan minuman yang baik untuk kesehatan. Karena itu, sejak dulu, ada saja ibu yang memberikan madu untuk bayinya. Sebenarnya madu termasuk salah satu jenis minuman yang tidak boleh diberikan kepada bayi yang usianya masih berada di bawah 1 tahun atau 12 bulan.

Bakteri Clostridium yang menyebabkan botulisme pada bayi mengontaminasi jenis makanan tertentu, khususnya seperti madu. Botulisme pada bayi sendiri dapat menyebabkan terjadinya kelemahan otot, ditandai dengan tangisan dan kemampuan menghisap ASI yang lemah, sembelit, hingga penurunan tonus otot secara menyeluruh. Bakteri Clostridium Botulinum tidak mudah dimatikan dengan proses pemanasan biasa. Memanaskan madu hingga mendidihpun tidak mematikan sporanya. Efek racun bateri tersebut hilang setelah dididihkan selama 10 menit, tetapi sporanya tidak mati.

Spora bakteri ini tidak terlalu berbahaya bagi orang dewasa dan anak di atas 1 tahun karena mikroorganisme normal yang ditemukan pada usus dapat mencegah tumbuhnya bakteri tersebut dan dapat menghilangkan spora dari tubuh sebelum menyebabkan bahaya. Sedangkan, bayi berusia di bawah 1 tahun belum memiliki saluran pencernaan yang matang sehingga belum dapat mencegah tumbuhnya bakteri jahat dalam usus. Botulisme biasanya dapat menyerang bayi antara usia 3 minggu sampai 6 bulan, tapi semua bayi berisiko untuk terkena penyakit itu sampai usia 1 tahun.

Para ahli kesehatan tidak menyarankan madu untuk ditambahkan pada makanan atau minuman bayi karena dapat merusak gigi. Bayi yang sering mengonsumsi makanan atau minuman manis akan ketagihan makanan atau jajanan manis dan cenderung menolak makanan lainnya. Untuk itulah disarankan MPASI bayi di bawah 1 tahun bebas garam dan gula, walaupun sebagian ibu tidak dapat melakukannya secara konsisten ketika si anak mulai susah makan. Untuk membuat makanan bayi terasa lebih enak, Anda disarankan mengganti madu dengan pure buah atau buah-buahan lain yang memiliki cita rasa manis alami. Pemanis alami yang aman untuk bayi tersebut juga banyak mengandung mineral dan vitamin yang sangat penting bagi pertumbuhan si Kecil.

Semoga bermanfaat.

By: Ricka Puspita Atmadja

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

802 Ricka Puspita Atmadja

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Perbedaan Susu Sapi, Susu Soya, dan Formula Soya

Apa bedanya susu sapi, susu soya dan formula soya? Yuk simak berikut ini.

Kastengel Keju Wajan

Siapa yang suka kastengel? Coba resep anti gagal berikut ini yuk!

Traditional Weaning vs Baby Led Weaning (BLW)

Memasuki tahap MPASI, apakah Moms bingung menentukan metode traditional weaning atau baby-led weaning? Simak berikut ini yuk!

Camilan Keluarga : Cireng isi Keju

Ketika #dirumahaja, bawaanya jadi pengen ngemil mulu ga sih Moms? Bikin sendiri yuk cireng isi keju. Ini resepnya.

Tips Mengatasi Kolik pada si Kecil

Kolik adalah kondisi yang terjadi pada bayi sehat yang menangis tiada henti selama lebih dari 3 jam sehari.

Yuk! Cegah si Kecil Sakit Mulai dari Peralatan Makannya

Masuk diusia Zayn yg ke 1 tahun, pertama kali nya aku coba memberikan dia Sufor.

Nasi Goreng Salmon ala MamaUna

Dikarenakan BabyU sudah genap setahun, MamaUna mau coba kasih makanan masakan rumah, biar papa nya juga kebagian 🤪 hehehe. Nasi Goreng jadi sa [...]

4 Komposisi Penting ASI Booster untuk Keberhasilan ASI Eksklusif

Ternyata, peran ASI Booster sebagai penunjang keberhASIlan ASI eksklusif sangatlah penting.

Akhirnya Ku Menemukan Jodoh Botolku

Mencari botol susu yang cocok untuk si Kecil itu ternyata seperti memilih jodoh! Yuk simak berikut ini.

Creamy Cheesy Chicken Liver, MPASI yang Kaya akan Zat Besi

Hati ayam merupakan salah satu sumber zat besi yang baik bagi bayi.

Tips Menjaga Kadar Vitamin dalam ASI

Saat ASI sudah dipompa, ASI dapat segera didinginkan dalam waktu kurang dari 1 jam.

10 Finger Foods Kesukaan Si Kecil

Finger foods atau camilan yang dapat dimakan sendiri oleh si Kecil dapat mengurangi rasa laparnya di antara jam makan

Tips Memberikan Snack Sehat untuk Gigi pada Si Kecil

Berikut tips memberikan snack sehat untuk camilan si Kecil. Yuk simak Moms

Resep MPASI Beef Rolade

Menu favorit Kenneth, baru pertama kali coba dan berhasil! Ini anti gagal loh Moms. Selamat mencoba.

Onion Rings Bisa Jadi Snack untuk si Kecil

Onion rings mudah dibuat dan juga bisa dipakai untuk jadi cemilan si Kecil disaat senggang loh Moms!

Oats, Menu Andalan si Kecil

Jangan lupa variasikan menu makanan si Kecil agar tidak bosan dan tetap nafsu makan ya Moms! Simak resep berikut.

Resep Tahu Daging Cincang

Apakah si Kecil sudah berusia 20 bulan? Yuk, variasikan menu MPASI dengan coba resep tahu daging cincang ala mom Arlina.

Ikan Tuna Orak Arik Telur

Menu ini bukan hanya menjadi andalan si kecil loh Moms tapi semua anggota keluarga juga suka. Mari dicoba resepnya.

Menu MPASI: Chicken Rice Singapore

Apakah Moms sedang mencoba untuk menaikkan berat badan si Kecil? Resep chicken rice singapore ini cocok loh!

Nasi Brokoli Udang

Apakah Moms sedang mencari resep yang bergizi namun mudah dibuat? Cocok untuk si Kecil yang menyukai menu seafood.