Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Jadwal Imunisasi untuk Anak dan Bayi

HEALTH TIPS  |  PARENTING  |  09 Oct '18

Imunisasi merupakan upaya dalam memberikan vaksin virus guna mendapatkan sistem kekebalan tubuh terhadap berbagai jenis penyakit. Langkah ini bertujuan supaya tubuh dapat terlindungi dari virus atau bakteri yang menyerang. Karena itu, penting untuk memenuhi jadwal imunisasi untuk anak-anak agar terhindar dari berbagai macam penyakit.

Pemberian vaksin diperbolehkan untuk bayi, anak-anak dan orang dewasa. Vaksin diberikan dengan cara disuntikkan ke dalam tubuh yang sudah mengandung virus, namun virus tersebut sebelumnya telah dilemahkan terlebih dahulu supaya jinak, lalu membentuk antibodi sehingga dapat merangsang antibodi untuk menghasilkan sistem kekebalan tubuh yang kuat dan mampu melawan penyakit yang datang.

Pada umumnya, pemberian vaksin sangat aman dan tidak berbahaya. Imunisasi hanya akan menimbulkan efek samping yang ringan. Imunisasi dapat menyimpan risiko lebih sedikit dibandingkan dengan menangani penyakit yang timbul karena tidak melakukan imunisasi. Biasanya efek samping yang sering muncul setelah imunisasi adalah demam ringan dan pembengkakan pada bagian tubuh bekas suntikan disertai merah dan gatal. Namun efek tersebut hanya muncul beberapa hari saja, bahkan akan sembuh dengan sendirinya. Oleh sebab itu, orang tua yang memiliki bayi atau anak-anak, tidak usah mengkhawatirkan efek samping setelah imunisasi, karena kemunculan gejala tersebut tidak berbahaya. Namun yang paling penting, jika bayi memiliki riwayat alergi terhadap obat-obatan, sebaiknya konsultasikan dulu pada bidan atau dokter.

Jadwal Imunisasi untuk Bayi < 1 Tahun

Ada beberapa jenis vaksin yang diberikan secara berulang, bahkan ada juga yang diberikan hanya satu kali seumur hidup. Maka dari itu, orang tua perlu menaati jadwal imunisasi yang sudah ditentukan untuk anak-anak. Berikut adalah jenis imunisasi yang diwajibkan untuk bayi dengan usia kurang dari satu tahun.

  • Imunisasi BCG, HB – 0 dan polio 1: diberikan pada bayi 0 bulan
  • Imunisasi DPT/HB/Hib – 1, dan polio 2: diberikan pada bayi usia 2 bulan
  • Imunisasi DPT/HB/Hib – 2, dan polio 3: diberikan pada bayi usia 3 bulan
  • Imunisasi DPT/HB/Hib – 3, dan polio 4: diberikan pada bayi usia 4 bulan
  • Imunisasi campak: diberikan pada bayi usia 9 bulan

Umumnya imunisasi dasar lengkap dilakukan pada saat anak usia 1-4 tahun. Tetapi di masa tersebut, diberikan imunisasi ulangan supaya dapat meningkatkan sistem kekebalan imunisasi dasar. Adapun jenis imunisasi yang diulang diberikan pada usia 5-12 tahun. Sementara untuk usia 13-18 tahun dipergunakan saat imunisasi tambahan. Maka sangat penting untuk membawa anak ke dokter guna mendapatkan imunisasi dengan tepat waktu dan sesuai usia.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

820 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories