Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Jadwal Imunisasi Lengkap Untuk Balita

HEALTH TIPS  |  18 Jul '18

Imunisasi sangat penting bagi si Kecil guna mencegah terjadinya berbagai penyakit, bahkan ada beberapa jenis imunisasi yang diwajibkan untuk mendapatkan sistem kekebalan tubuh yang kuat.

Jadwal pemberian imunisasi untuk balita meliputi:

  • Bayi baru lahir : Hepatitis B
    Pada dasarnya imunisasi Hepatitis B pada bayi berusia 0 bulan dapat diberikan sebelum waktu 12 jam. Selanjutnya, interval 4 minggu pada dosis pertama, sedangkan untuk imunisasi interval yang kedua dan ketiga diberikan pada saat bayi usia 2 bulan atau paling baik saat berusia 5 bulan. Jika bayi belum memperoleh imunisasi Hepatitis B saat bayi, maka pemberian Hepatitis B dapat dilakukan kapan pun tanpa harus memeriksa kadar Anti-HBs nya. Kecuali anak pernah menderita penyakit kuning atau Hepatitis B, disarankan agar melakukan tes kadar HBsAg terlebih dahulu.
  • Bayi usia 1 bulan : Polio 1 dan BCG
    Pemberian imunisasi BCG diberikan saat bayi berusia 23 bulan. Jika imunisasi BCG diberikan saat bayi berusia di bawah 2 bulan, akan menyebabkan risiko penyakit tuberculosis, karena daya tahan tubuh bayi belum begitu matang. Adapun untuk bayi yang lebih dari 3 bulan belum mendapatkan vaksin, disarankan untuk melakukan tes mantoux terlebih dahulu. Jika tes tersebut hasilnya negatif, maka si Kecil tidak perlu imunisasi BCG atau tidak perlu melakukan booster.
    Jika pemberian imunisasi polio terlambat, tidak perlu mengulang pemberian imunisasi dari awal. Anda dapat melanjutkan jadwal yang telah ditentukan.
  • Bayi usia 2 bulan : DPT / HB 1, Polio 2
    Imunisasi DPT diberikan sebanyak 3 kali untuk imunisasi dasar, selanjutnya pemberian booster 1 kali dengan jeda 1 tahun sesudah DPT3. Jika bayi belum mendapatkan imunisasi DPT, maka tidak perlu mengulangnya lagi dari awal, tetapi harus langsung melanjutkan imunisasi sesuai jadwal yang telah ditentukan.
    Pemberian imunisasi DPT yang keempat tetap dilakukan, namun dengan jeda waktu 1 tahun dari imunisasi DPT ketiga. Dengan catatan, imunisasi keempat dilakukan sebelum ulang tahun keempatnya. Jadi imunisasi DPT yang kelima harus diberikan sesuai jadwal atau paling cepat sesudah 6 bulan.
  • Bayi usia 3 bulan, 4 bulan, dan 9 bulan
    Yang termasuk pemberian imunisasi usia balita adalah imunisasi campak, saat bayi berusia 9 bulan dan 24 bulan. Imunisasi campak ini bertujuan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada bayi. Jika bayi belum memperoleh imunisasi campak, maka dapat diberikan kapan saja tetapi jangan sampai terlewatkan. Selanjutnya jika bayi sudah mendapatkan imunisasi campak, maka tidak perlu memberikan vaksin MMR.

Untuk mengetahui jadwal pemberian imunisasi dasar dengan lebih lengkap, Anda dapat melihat pada buku kesehatan dari bidan atau dokter. Maka dari itu, setiap pergi ke posyandu atau rumah bidan jangan sampai lupa membawa buku kesehatan, untuk memastikan jadwal pemberian imunisasi dasar lengkap. 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

401 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories