Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Interaksi Antibiotik dan Pil KB: Bagaimana Cara Kerjanya?

HEALTH TIPS  |  PREGNANCY  |  22 Jul '18


Antibiotik dan pengendalian kelahiran: apakah satu obat mempengaruhi hasil kerja yang lain? Apakah antibiotik mengurangi efek kontrasepsi? Pertanyaan ini membingungkan banyak wanita. Data terakhir cenderung memberikan jawaban positif. Ditemukan bahwa beberapa antibiotik mengurangi keefektifan pil KB. Beberapa wanita hamil yang sakit, menggunakan antibiotik pada saat bersamaan dengan mengonsumsi pil KB karena mereka tidak mengerti bahwa ini bisa mengubah efek kontrasepsi.

Interaksi Antibiotik dan Pengendalian Kelahiran

Karena kontrasepsi hormonal biasanya dilakukan untuk waktu yang lama, mungkin pada suatu saat Anda harus menggunakannya bersamaan dengan obat-obatan lainnya. Misalnya dengan antibiotik, obat menenangkan, dan beberapa jenis obat lainnya sesuai dengan resep dokter.

Obat Apa yang Bisa Mengurangi Efektivitas Kontrasepsi Hormonal?

  1. Antibiotik
    Jika Anda menggunakan kontrasepsi hormonal dan membutuhkan antibiotik untuk melindungi diri, salah satu pilihan terbaik adalah alat kontrasepsi “kondom”.

  2. Beberapa ramuan obat
    Saat ini ada beragam tanaman wort John St (Hypericum)di pasaran. Mereka digunakan sebagai hipnotis ringan dan obat penenang. Selain itu, obat tersebut juga dapat mengurangi efektivitas pil KB.

  3. Sorbent
    Sorbent mampu mengurangi penyerapan hormon di saluran cerna, sehingga efisiensi kontrasepsi bisa menurun.

  4. Alkohol
    Meski bukan obat, alkohol bisa mengurangi efektivitas kontrasepsi hormonal. Setiap wanita memiliki reaksi individual terhadap alkohol. Secara khusus, bisa menyebabkan diare atau muntah. Jika ini terjadi dalam dua jam setelah minum pil, Anda harus minum yang lain.

Mengapa Antibiotik Mempengaruhi Pekerjaan Pil KB?

Pil KB adalah salah satu jenis kontrasepsi yang paling efektif. Ketika pertama kali muncul di tahun 1960an, mereka mengubah kehidupan wanita yang mendapat kesempatan untuk melakukan hubungan seks tanpa menghadapi risiko kehamilan yang tinggi.

Antibiotik mengubah flora usus dan mempengaruhi kemampuan tubuh untuk memetabolisme hormon. Bahan pil KB yang paling aktif dapat keluar dari tubuh saat buang air besar, dan kehamilan bisa terjadi. Antibiotik bisa mengubah flora usus dan mengurangi daya cerna hormon. Banyak dari mereka adalah induser enzim yang menyebabkan peningkatan jumlah. Semakin banyak enzim yang merusak efek kontrasepsi, semakin cepat aktivitasnya dalam darah menurun.

Bagaimana Cara Kerjanya?

Contoh antibiotik yang dapat mempengaruhi pil KB adalah Amoxicillin, Ampicillin, Eritromycin, dan Tetracycline. Antibiotik lain yang juga merupakan penginduksi enzim, seperti Rifampicin dan Rifabutin, kuat dan membuat pengendalian kelahiran menjadi tidak efektif. Jenis obat ini bisa meningkatkan jumlah enzim dalam tubuh. Mereka dikenal sebagai enzim-merangsang dan dapat mempengaruhi kontrasepsi hormonal. Enzim dalam tubuh tidak kembali normal dalam beberapa minggu setelah minum obat jenis itu. Jadi, dokter menyarankan penggunaan metode kontrasepsi secara simultan.

Jika Anda menggunakan antibiotik dan kontrol kelahiran atau KB secara bersama, sebaiknya amankan kondom atau metode kontrasepsi lainnya (supositoria, kontak seksual terputus, salep spermisida, dll.). Pastikan untuk memperhatikan bagian dari petunjuk pengobatan Anda tentang interaksi dengan zat obat lainnya.

Apa Lagi Obat yang Bisa Mengurangi Efektivitas Pil KB?

  1. Antikonvulsan, seperti Phenytoin dan Carbamazepine.
  2. Obat HIV, seperti Norvir.
  3. Mengkonsumsi obat dengan Ulipristal Acetate.
  4. Mengambil obat-obatan herbal, misalnya, mengobati obat depresi.

Terlepas dari bukti bahwa antibiotik mengurangi efektivitas pil KB, mungkin ada faktor lain yang menyebabkan kegagalan pengendalian kelahiran. Misalnya, Anda mungkin tidak membawa pil KB tepat waktu atau melewatkan pil jika Anda sakit.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

3143 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

5 Persiapan Program Hamil yang Jarang Diketahui

Sebelum menjalankan program hamil, ternyata ada beberapa hal yang harus Moms perhatikan, apa sajakah itu?

10 Gejala Penyakit Radang Panggul

Penyakit radang panggul bisa menjadi salah satu penyebab masalah kehamilan lho Moms

Toxoplasmosis dan Pengaruhnya Terhadap Fertilitas Wanita

Toxoplasmosis adalah infeksi darah yang jarang terjadi tetapi serius. Bagimana pengaruhnya pada fertilitas wanita?

Kesehatan Mulut dan Kaitannya dengan Fertilitas Wanita

Kebersihan mulut ternyata tidak hanya dapat memikat lawan jenis tetapi juga membuat Moms lebih subur lho

4 Cara Manjur Atasi Kaki Bengkak Saat Hamil

Bagi Moms yang merasakan tidak nyaman dikarenakan kaki bengkak saat hamil, ada beberapa cara manjur untuk mengatasinya.

10 Manfaat Pijat Setelah Melahirkan

Pijat pasca melahirkan pada dasarnya adalah pijat seluruh tubuh setelah melahirkan

Pentingnya Antenatal Care Bagi Kesehatan Kehamilan

Antenatal care adalah perawatan kesehatan untuk ibu hamil. Dokter kandungan akan melakukan hal-hal berikut ini.

Pentingnya Pemeriksaan TORCH bagi Ibu Hamil

TORCH sebutan untuk penyakit-penyakit yang sangat rentan menyerang ibu hamil

Cara Melindungi Diri dari Sinar Matahari Saat Hamil

Matahari memancarkan sinar ultraviolet yang berbahaya dan menyebabkan kerusakan kulit

Apa Itu Kelas Antenatal?

Kelas antenatal adalah kelas yang mempersiapkan Moms menjalani kehamilan dan persalinan.

Tips Mengatasi Ruam Panas selama Kehamilan

Simak penjelasan berikut untuk mengetahui cara mendinginkan ruam panas saat kehamilan.

6 Pertanyaan Umum tentang Tes Antenatal Amniosentesis

Apakah Moms sedang mengalami masa kehamilan dengan usia lebih dari 35 tahun? Jangan lupa lakukan test berikut.

Normalkah Gatal-gatal Selama Kehamilan?

Gatal-gatal ringan selama kehamilan adalah normal dan terjadi pada banyak ibu hamil

Bahayakah Steroid bagi Ibu Hamil?

Setelah mengonsumsi steroid dalam jangka panjang, apakah memungkinkan untuk hamil dan apa efeknya bagi janin?

Merawat Bekas Jahitan Setelah Melahirkan Normal

Tantangan lain setelah melahirkan adalah bagaimana merawat bekas jahitan. Berikut tips ala Mom Sherly untuk mengatasinya

Minum Air Es Saat Hamil Bisa Bikin Bayi Lahir Terlalu Besar: Mitos atau Fakta?

Banyak banget nih pemikiran bahwa bayi besar di kandungan karena Mommy nya minum air es, sebenarnya ini Mitos atau Fakta?

Sebab dan Cara Mencegah Penggelapan Kulit Selama Kehamilan

Penggelapan kulit, yang dikenal sebagai melasma atau chloasma, adalah normal bagi bumil. Yuk, simak cara pencegahannya.

Tips Hamil Sehat Saat Bekerja

Bekerja pas hamil? Nggak masalah ya, Moms. Berikut tips agar hamil tetap nyaman dan aman saat bekerja.

Ini Daftar Olahraga Terbaik untuk Ibu Hamil yang Berpuasa

Jika kesehatan Moms memungkinkan untuk berpuasa, Moms hendaknya tetap berolahraga untuk menjaga kebugaran.

Cara Meredakan Leher Kaku dan Sakit Punggung Ibu Baru Melahirkan

Moms yang baru melahirkan biasanya mengalami leher kaku dan sakit punggung. Ini wajar karena vitalitas Moms sangat terkuras