Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Inilah yang Terjadi Saat Perkembangan Kehamilan di Minggu 25

PREGNANCY  |  10 Mar '19

Kehamilan adalah peristiwa penting bagi seorang wanita. Selama 9 bulan, ibu hamil akan mengalami banyak perubahan fisik dan psikis. Tak jarang, hamil menjadi momok menakutkan bagi para wanita yang belum pernah mengalaminya. Kekhawatiran yang menghampiri biasanya karena kurangnya pengetahuan tentang tahapan-tahapan perkembangan janin selama masa kehamilan. Nah, Moms berikut ini terdapat beberapa penjelasan yang dapat membantu Moms mengetahui apa saja yang akan terjadi dalam perkembangan kehamilan di minggu 25.

Perkembangan Janin di Usia 25 Minggu

Ukuran Janin

Pada saat memasuki usia kehamilan 25 minggu, yang perlu Moms ketahui adalah ukuran janin yang berada di dalam perut sudah seukuran dengan sayur lobak. Usia sekitar 6 bulan atau sudah mencapai tahap akhir trimester kedua ini memiliki ukuran panjang sekitar 35-37 cm dan bobot sebesar 660-680 gram.

Perkembangan Janin

Pada periode ini janin atau bayi dalam kandungan Moms mulai melakukan gerakan-gerakan seperti menendang. Meskipun baru sesekali, ada baiknya Moms rasakan gerakannya dalam kondisi santai. Dengan begitu, Moms bisa benar-benar merasakan saat janin sedang melakukan gerakan di dalam rahim.

Perubahan Ibu Pada Kehamilan 25 Minggu

Perubahan fisik pada ibu hamil

Selain perubahan pada janin yang semakin bertambah besar dan berat, ibu hamil juga akan mengalami perubahan fisik pada usia 25 minggu kehamilan. Masalah-masalah yang mungkin akan Moms rasakan antara lain adalah:

  • Sedikit gangguan pada pencernaan terutama pada lambung yang sering terasa penuh akibat adanya tekanan pada perut sehingga asam lambung akan naik.
  • Akan merasakan mulas dan kontraksi sesekali waktu pada perut.
  • Hasrat seksual yang meningkat pada diri Moms.
  • Lebih mudah merasa lelah dan juga emosional yang kadang tidak stabil.

Jaga kondisi kesehatan

Pada masa perkembangan kehamilan di minggu 25, apa saja yang sebaiknya dilakukan agar ibu dan janin sehat?

  • Kurangi konsumsi makanan berlemak, asam dan pedas dan ganti dengan asupan yang kaya akan serat seperti yogurt, buah-buahan dan smoothies.
  • Kurangi asupan gula karena berpotensi membuat janin berukuran terlalu besar sehingga bisa kesulitan saat melahirkan.
  • Lebih menghemat tenaga dan energi, banyak istirahat untuk mempersiapkan diri menghadapi masa trimester ketiga dan persalinan.

Konsultasi dengan dokter atau bidan

Moms juga harus mengetahui dengan baik kapan harus berkunjung pada bidan atau dokter untuk melakukan pemeriksaan dan konsultasi. Saat sudah memasuki usia kehamilan di minggu ke-25, mintalah dokter atau bidan langganan Moms untuk mengajarkan bagaimana cara menghitung banyaknya gerakan janin. Lakukan penghitungan gerakan janin minimal dua kali sehari yaitu saat pagi dan malam hari.

Pada tahapanini, janin akan mulai menendang perut Moms. Catat kapan saja waktu teraktif si Kecil melakukan gerakan. Selain itu, saat memasuki periode menjelang trimester 3, sebaiknya Moms lebih sering melakukan kunjungan dan konsultasi dengan bidan atau dokter.

Pemeriksaan oleh dokter atau bidan

Di usia perkembangan kehamilan di minggu 25, biasanya dokter atau bidan akan memeriksa kondisi seperti mengukur berat badan dan tekanan darah Moms, memeriksa denyut nadi pada janin, menghitung kadar gula dan protein pada Moms serta memeriksa potensi terjadinya gejala abnormal.

Demikian ulasan mengenai beberapa hal yang bisa terjadi pada usia kehamilan 25 minggu. Tentunya, hal terpenting bagi ibu hamil adalah rileks untuk menikmati setiap tahap demi tahapan perkembangan kehamilan dan terus mengonsumsi makanan bergizi.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist

Copyright by Babyologist

156 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories