Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Ini Karena Baby Brain, Bukan Karma!

MY STORY  |  PREGNANCY  |  14 Sep '19


Dulu waktu sebelum berkeluarga dan sebelum hamil, saya menyesal pernah mengatakan seperti ini pada ibu saya " kok ibu pelupa banget sih? Baru sebentar aja udah lupa." Dan saya sering protes atas sifat pelupa ibu saya. Dan ibu saya membalasnya dengan berkata "wanita kalau udah hamil dan beranak Pinak ya gini daya ingatnya cepat menurun nanti deh kamu juga bakal ngerasain."

Dan saat kehamilan pertama pun saya merasakan penurunan daya ingat yang cukup drastis. Sampai saya berpikir ini karma bukan sih?  Bahkan suami saya sering komplen atas sifat pelupaan saya. Persis banget komplenya suami seperti komplen ku ke ibu dulu.

Saat masa kehamilan pertama dan kedua, saya sering kali menjadi pelupa, entah bagaimana saya yang biasanya mengingat berbagai hal keperluan rumah tangga, bisa tiba-tiba menjadi pelupa. Apalagi di kehamilan kedua rasanya benar-benar seperti pikun, saya bisa begitu saja melupakan dari hal kecil seperti meletakan kunci motor, lupa beli tisu basah, lupa akan mengambil apa, dan sampai hal besar Seperti pernah lagi masak air eh lupa mematikan kompor, tau-tau  airnya sudah hampir kering. Ga kebayang deh karena lupa sesaat bisa saja terjadi kebakaran. Untung Tuhan masih sayang sama kami sekeluarga.

Baby Brain yang saya alami bukan hanya sering melupakan sesuatu, tetapi terkadang mempengaruhi konsentrasi saya dalam mengerjakan sesuatu. Bahkan juga berpengaruh dengan salah pengucapan kata yang keluar dari mulut saya.

Karena sering salah ucap saya selalu jadi bahan tertawaan lawan bicara saat itu. Duh, rasanya malu banget.

Belajar dari syndrom baby Brain yang saya alami saat kehamilan pertama, saya pun bisa lebih meminimalisir baby Brain ini saat kehamilan kedua yaitu dengan cara:

‌1. Membuat catatan kecil, kemana ‌- mana wajib bawa pulpen, note book mini, dan post it, gunanya ya buat mencatat hal-hal yang sekiranya penting dan tidak boleh saya lupakan begitu saja.
2. Menginformasikan suatu yang akan di kerjakan ke suami agar suami bisa mengingatkan saya apa yang harus saya kerjakan atau ada jadwal penting apa yang harus saya hadiri.
3. Setiap meletakan benda saya harus pada tempatnya, membiasakan menaru benda seperti kunci kendaraan atau remote TV, AC pada sembarang tempat. Karena hal tersebut sangat memicu daya lupa ingatan saya.
4. Setiap bicara saya usahakan untuk perlahan-lahan agar tidak salah ucap atau terbelit-belit.
5. Saya selalu usahakan seminggu sekali untuk relaxasi, atau Yoga tujuan untuk penjernihkan segala pikiran yang padat dan mumet.

Jujur saja saat mengalami baby brain ini sangat mengganggu aktivitas saya, dan dapat membahayakan saya dan sekitar. Sekarang pun saat sudah tidak hamil saya merasa masih sering lupa dan susah konsentrasi. Bukan hanya saya yg mengalami hal ini. Ibu saya pun dulu mengalaminya, wanita lain juga mengalaminya.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

336 Ulan Sapitri

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Segudang Manfaat Minyak Ikan Kod untuk Ibu Hamil

Seperti yang kita tahu bahwa ibu hamil sangat butuh banyak nutrisi, baik dari makanan maupun konsumsi vitamin.

Beragam Manfaat Cod Liver Oil untuk Ibu Hamil dan Calon Buah Hati

Para bumil, jangan lupa untuk mengonsumsi Cod Liver Oil, minyak ikan yang berasa dari hati ikan kod.

Mengenal Jenis Pil KB Agar Tak Salah Pilih

Hingga kini pil KB masih menjadi metode kontrasepsi andalan para wanita untuk mencegah kehamilan

Belum Pengalaman Memakai Pil KB? Simak Pengalamanku Yuk Moms

Saat memutuskan memakai kontrasepsi berupa pil KB baiknya kita mengetahui jenis apa yang kita butuhkan

Pilihan Kontrasepsi Oral untuk Busui

Problem klasik yang dihadapi sebagian besar wanita adalah penggunaan kontrasepsi.

Pemilihan Pil KB Harus Tepat ya!

Salah satu alat kontrasepsi yang sering digunakan adalah Pil KB ya Moms.

Memilih Jenis Pil KB yang Tepat sebelum Menggunakannya

Pasca melahirkan wanita pasti akan mulai berpikir untuk memilih KB yang tepat untuk dipakai.

Busui Baiknya Pilih Pil KB Kombinasi atau Laktasi ya?

Setelah melahirkan, beberapa ibu terkadang merasa dilema memilih metode KB yang tepat untuk merencanakan kehamilan.

Manakah yang Aman untuk Ibu Menyusui: Pil KB Kombinasi atau Laktasi?

Setiap orang tua pasti sudah punya planning atau rencana kedepan terutama menyangkut keluarga.

Pilihan Kontrasepsi yang Tepat untuk Ibu Menyusui

Haii moms masih bingung menentukan pilihan alat kontrasepsi yang tepat?

Mengetahui Perbedaan antara Pil KB Kombinasi dan Laktasi

Seperti yang kita semua ketahui, kontrasepsi adalah metode untuk mencegah kehamilan.

Pilih Mana Ya: Pil Kombinasi atau Pil Laktasi?

Dari awal melahirkan saya dan suami sepakat untuk menunda jarak kehamilan berikutnya.

Pil KB yang Aman bagi Ibu Menyusui

Hai Moms, apakah Moms sedang dalam masa menyusui dan sudah mengalami menstruasi ?

Mana yang Harus Kugunakan? Pil KB Kombinasi atau Pil KB Laktasi

Moms sudah tahukah apa perbedaan dari pil KB kombinasi dengan pil KB laktasi?

Ibu Menyusui, Pilih Pil KB Kombinasi atau Pil KB Laktasi?

Dilema ibu setelah melahirkan adalah menentukan KB yang tepat

Ketahui Manfaat Pil KB Laktasi dan Pil KB Kombinasi

Penggunaan pil KB masih menjadi alternatif bagi sebagian Moms. Mengapa?

Ternyata Baby Brain Itu Nyata!

Pernahkah Moms merasa sulit berkonsentrasi, mudah lupa, dan sering linglung? Toss! Kita sama kalau begitu.

Baby Brain Cukup Fatal Bagiku

Bicara tentang Baby brain yang memang sebenarnya baru saya kenal. Dan ternyata saya juga mengalaminya

Baby Brain, Aku Tak Sadar Aku Pernah Mengalaminya

Baby brain? Siapa yang baru dengar istilah ini? Aku salah satunya dan aku juga barus adar aku pernah mengalaminya

Ternyata Baby Brain Itu Wajar Pada Ibu Hamil

Pernah gak sih Moms suka jengkel sendiri karena sering lupa & teledor padahal sebelumnya tidak? Bisa jadi ini baby brain