Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Ini Cerita Lahiranku

MY STORY  |  PREGNANCY  |  27 Jun '19


Pagi itu tanggal 2 juli, saya gak ada niatan buat lahiran, karna memang tidak ada tanda tanda perut sakit atau gelombang cinta berkali kali. Tapi saya memang harus ke rumah sakit untuk check up, check up rutin. Sebetulnya ada keluhan, yaitu ada cairan yang mengalir terus, seperti buang air kecil tapi tidak sadar. Itu dari tanggal 1 malam. Ternyata saat dikonsultasikan di dr kandungan saya, beliau curiga itu air ketuban yang merembes. Setelah itu saya di usg dan iya ketubannya sudah berkurang bahkan hampir kering, pas di cek juga baru pembukaan 1. Tapi saya tidak diizinkan pulang saat itu, karna harus diinduksi agar si debay mau keluar.

Saya di induksi di ruang bersalin, saat itu saya sendiri diruang bersalin tidak ada yang temani, ya saya single parent. Orang tua saya pun terbilang cukup jauh tinggalnya, dan beliau juga memiliki anak yang masih kecil yang tidak bisa ditinggal. Saat itu saya cuma bisa berdoa supaya induksinya berhasil, paginya mules dan bisa segera melahirkan. Tapi ternyata sampai pagi hari si debay tidak mau keluar juga, sedangkan saat di cek ketuban sudah kering. Pembukaan tidak nambah, dan tidak ada mules sama sekali.

Dokter mengkhawatirkan kondisi baby di dalam, karna ketuban sudah kering. Akhirnya pihak rumah sakit (atas perintah dokternya) meminta saya memanggil keluarga saya untuk menandatangani persetujuan operasi. Saat itu perasaan saya campur aduk. Saya mencoba menelpon ibu saya, dia segera datang tapi jarak tempuh yang lama membuat saya khawatir. Akhirnya saya menandatangani surat persetujuan itu sendiri, dengan modal yakin. Dan berharap anak saya dalam kondisi baik baik saja. Setelah surat saya tanda tangani, saya di jadwalkan pagi itu tgl 3 jam 9 pagi untuk operasi.

Sebelum operasi, banyak sekali hal hal yang terjadi, seperti cek darah, cek alergi, pasang kateter, dan hapus makeup hehe.. Iya saya waktu kemarin masuk rumah sakit untuk periksa dalam keadaan full makeup. Jadi harus susah payah menghapus makeup. Ini saran saya ya moms, saat sedang ingin persalinan sebaiknya tidak usah makeup, karena wanita tetap cantik saat melahirkan generasinya, sayang makeupnya dan buang buang waktu huhu.

Setelah saya di bius, yang terbilang berkali kali suntik karna selalu gagal. Iya kalo kata orang venanya tipis jadi gak ketemu ketemu. Kira kira kena tusuk 5 kali saat itu baru dapat bekerja obat biusnya. Setelah perut sampai ujung kaki saya mulai kebas. Langsung dimulai operasinya. Tepat jam 10.25 buah hati saya lahir kedunia, dalam keadaan sehat dan selamat dan setelah itu drama pun kembali. Setelah reaksi obat biusnya habis, sakit yang luar biasa dari perut hingga kaki, belum lagi selang kateter yang gak kalah ngilunya. Saya punya hobi teriak saat mengalami sakit, tapi saya takut dimarahin suster sama dokter saat itu. Jadinya saya nangis, cuma makin dibawa nangis makin sakit. Akhirnya saya mutusin untuk diam, mukjizat pun datang ketika  suster membawa vano ke hadapan saya, rasa sakit nyeri ngilu semuanya sirna.

Hari pertama setelah operasi, dokter datang untuk visit. Dia cek bagian perut dan jahitannya semuanya OK dan dia bilang hari ini harus belajar duduk dan jalan. Pingin ketawa sambil nangis saat itu, sambil mikir gimana caranya. Catatan saya saat itu benar benar sendiri, tidak ada yang berjaga dirumah sakit. Orang tua saya datang hanya 2 jam. Setelah operasi, itupun 1 jam pertamanya saya tidur. Tapi bersyukur sekali mereka bisa datang, bantu mengadzani vano, dan membawa pulang ari ari nya untuk segera diurus.

Suster datang untuk melepas infus dan selang kateter, infus biasa aja, kateter luar biasa ngilunya. Saya sangat tidak suka selang itu. Setelah itu suster meminta saya belajar duduk dan berjalan. Iya mau tidak mau saya belajar duduk dan berjalan sendiri, dengan modal berpegangan tiang dan tembok tembok saya bisa duduk dan berjalan sendiri pada akhirnya. Esoknya saya pulang kerumah dan 2 hari kemudian sudah mulai berjualan lagi. Karna saya sadar akan banyak keperluan yang dibutuhkan anak saya kedepannya. Kalau saya hanya berdiam diri lama, sambil mendramakan rasa sakit maka saya tidak makan dan kebutuhan anak saya tidak tercukupi. Saya memang memiliki orang tua yang begitu baik, mereka mau membantu saya dalam keuangan. Tapi saya yang begitu malu untuk meminta bantuan. Begitulah cerita saya, buat para single mom, semangat ya. Tidak ada kata istirahat bukan berarti tidak bisa bahagia. Saya mengerti kita lelah, tapi insyaAllah lelah kita akan menjadi berkah moms.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

278 Wandha Nov

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Cerita Kehamilan dan Melahirkan Mom Devita

Moms, yuk simak cerita kehamilan dan melahirkan Mom Devita berikut ini.

Cerita Promilku di Usia 35 Tahun

Moms sedang merencanakan program hamil? Simak yang satu ini yuk!

Aku Ngidam Belut, Amankah Di Konsumsi Saat Hamil?

Amankah ibu hamil mengonsumsi belut? Baca yang berikut ini.

Pengalaman Kuretase di Usia Kehamilan 11 Minggu

Salah satu resiko yang dapat terjadi pada Ibu hamil adalah keguguran. Setelah itu biasanya Mom akan dianjurkan untuk kuretase.

Pengalaman Program Hamil dengan Memiliki Myoma di Rahim

Di awal pernikahan aku dan suami sudah berencana ingin segera memiliki momongan. Karena kami sudah berpacaran 4 tahun, jadi rasanya sudah cukup [...]

7 Langkah Persiapan Persalinan Penuh Cinta

Ternyata perkara melahirkan bukan terjadi begitu saja. Tanpa persiapan, maka tak jarang kenangan buruk yang akan tersimpan dalam waktu yang [...]

Ceritaku Hampir Khilaf Saat Hamil

Siapa Moms yang pernah merasa galau ketika tahu hamil? You're not alone. Baca cerita ini yuk.

Proses Persalinan Anak Kedua Lebih Cepat, Benarkah?

Kata orang melahirkan anak kedua akan jauh lebih mudah dan lebih cepat dari anak pertama. Benarkah demikian?

Tips Jarak Kehamilan Antara Kakak dan Adik

Berapa jarak kehamilan yang ideal? Setiap orang pasti punya alasannya masing-masing ya. Berikut ini cerita dari Mom Ngel Zhuang.

7 Hal Penting yang Harus Dipersiapkan Sebelum Persalinan

Memasuki trimester ketiga, ibu hamil biasanya akan merasakan dag dig dug antara bahagia karena akan segera bertemu dengan sang buah hati dan [...]

Hindari Perkataan Negatif Terhadap Ibu Hamil

Yuk hindari mom-shaming dan bersama-sama memberikan dukungan terhadap para orang tua lainnya. Simak cerita berikut ini ya.

Tips Mengatasi Perut Gatal Saat Hamil

Ibu hamil sering mengalami gatal-gatal di kulit karena berbagai hal. Apa pun penyebabnya, berikut ini beberapat tips mengatasi perut gatal saat hamil.

Perbedaan USG 2D, 3D dan 4D

Bagi Moms yang tengah hamil tentunya USG sudah tidak asing lagi, ya. Seiring perkembangan zaman USG untuk memeriksa kondisi janin pun semakin [...]

5 Tanda Awal Kehamilan yang Dapat Dideteksi Tanpa Testpack

Apakah Moms mengalami telat haid? Atau merasa eneg mual ingin muntah setiap pagi dan bertanya-tanya jangan-jangan Moms sedang hamil? Jika memang [...]

Couvade Syndrome: Suami Ngidam saat Istri Hamil Ternyata Bukan Mitos

Salah satu hal yang sering dianggap tidak masuk akal adalah suami yang ikut ngidam saat Moms hamil. Di dunia medis, hal ini disebut sebagai [...]

3 Manfaat Jeruk Lemon bagi Kehamilan

Ibu hamil disarankan untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya termasuk vitamin C. Oleh karena itu, jeruk lemon juga baik untuk kesehatan ibu hamil.

Berhubungan Intim Terbukti Berhasil Memancing Kontraksi

Kata orang berhubungan intim di kala hamil tua dapat memicu kontraksi. Betulkah demikian?

Sounding ke Bayi, Mempermudah Persalinanku

Waktu 2 garis di test pack itu muncul, betapa bahagianya hati Saya dan Suami. Kami memang tidak menunda punya momongan dan diberikan kepercayaan [...]

My First Pregnancy Story (Part 1)

Saya menikah pada bulan Januari 2017 di usia 24 tahun. Sebelum menikah, saya tidak pernah melakukan Premarital Check-Up.

Galau Masalah KB? Berikut Pengalaman Pribadi Saya

Permasalahan KB buat para ibu yang baru melahirkan ini susah-susah gampang ya Moms.