Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Informasi Seputar Imunisasi Campak yang Wajib Anda Ketahui

HEALTH TIPS  |  31 May '18


Campak merupakan salah satu jenis penyakit menular yang disebabkan oleh sejumlah virus yang terkait. Umumnya jenis penyakit ini akan menular atau menyebar melalui udara ketika seseorang yang menderita campak tengah batuk atau bersin. Siapa saja bisa terserang jenis penyakit ini, terutama jika belum menerima imunisasi campak. Dan nyatanya, jenis penyakit ini lebih banyak menyerang anak-anak daripada orang dewasa.

Jenis penyakit campak ini bisa dicegah dengan memberikan imunisasi atau vaksin MMR. Vaksin MMR ini mampu melindungi Si Kecil dari serangan 3 penyakit secara sekaligus, di antaranya adalah campak, penyakit gondong, serta rubella. Imunisasi sendiri bertujuan untuk melindungi tubuh dari serangan penyakit yang serius, serta mampu mencegah terjadinya penyebaran penyakit tertentu.

Saat ini pemeritah sudah memberikan intruksi agar pemberian vaksin jenis MR mampu menggantikan vaksin jenis MMR. Vaksin MR sendiri mampu memberikan perlindungan diri terhadap serangan penyakit yang sama, yaitu jenis penyakit campak serta penyakit rubella.

Manfaat Imunisasi MR dan MMR

Imunisasi atau vaksin jenis MR berguna untuk menghindari anak dari penyakit campak dan rubella, sedangkan MMR berfungsi untuk melindungi dari campak, gondong, serta rubella. Kedua jenis vaksin ini umumnya sama, namun hanya berbeda dari segi kandungan yang ada di dalamnya.

Waktu yang Tepat untuk Memberikan Vaksin MR

Untuk orang dewasa atau anak-anak yang hanya memperoleh satu kali suntukan vaksin jenis campak atau MMR bisa memperoleh vaksin jenis MR di usia berapapun. Jika Si Kecil berusia 9 bulan dan ia sudah memperoleh jenis vaksin campak, maka untuk vaksin jenis MR bisa diperolehnya di usia yang ke 15 bulan atau bisa juga disesuaikan dengan jadwal atau agenda imunisasi rutin yang sudah d sesuaikan dengan IDAI. Namun jika Si Kecil sudah memperoleh vaksin jenis MMR, maka vaksin MR ini juga bisa tetap diperolehnya.

Yang Tidak Boleh Menerima Vaksin MR

Berikut beberapa orang atau anak-anak yang tidak dianjurkan menerima vaksin MR, di antaranya adalah:

  • Anak yang tengah demam tinggi
  • Anak yang tengah sakit berat
  • Anak yang tengah di rawat inap di rumah sakit
  • Anak yang mengalami atau menderita kelemahan terhadap sistem imun
  • Anak yang memiliki riwayat alergi terhadap vaksin atau imunisasi tertentu.

Setelah Si Kecil menerima imunisasi atau vaksin MR, umumnya mereka akan mengalami efek samping yang masih bersifat ringan, dan Anda tidak perlu khawatir dengan efek samping ini. Di antaranya adalah:

  • Demam ringan
  • Pembengkakan di tangan bekas suntikan
  • Kemerahan di bagian tangan bekas suntikan

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

674 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

[REVIEW MOMWID] BRAND'S Saripati Ayam, Essence of chicken

Ada yang pernah mendengar tentang sari pati ayam atau essence of chicken? Ternyata Saripati Ayam ini sangat bermanfaat untuk Ibu Menyusui [...]

Kenali Gejala Dan Penanganan Anemia Pada Si Kecil

Apa gejala anemia pada si Kecil? Apa yang harus dilakukan jika si Kecil terkena anemia?

Hal-Hal Sederhana Untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona Ala Mom Risny

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keluarganya dari virus Corona.

What is Eczema?

What is Eczema?

Perhatikan Hal Berikut untuk Mencegah Virus Corona

Maraknya virus corona banyak membuat orang tua panik. Simak tips berikut agar si Kecil terhindar dari virus ini yuk Moms and Dads!

Penting untuk Diperhatikan Pasca Persalinan

Momen setelah bersalin tentu membahagiakan ya Moms and Dads. Tapi ada hal-hal penting yang perlu diperhatikan loh! Yuk, simak berikut ini.

Tips Mengenakan Masker untuk Si Kecil Demi Mencegah Coronavirus

Mengenakan masker merupakan salah satu cara pencegahan si Kecil tertular virus Corona. Tapi bagaimana jika si Kecil menolak masker?

Mengatasi Sinusitis Pada Balita

Pernah mendengar balita terkena sinusitis? Apa tandanya? Bagaimana cara mengatasinya? Yuk simak berikut ini!

Pengalamanku Alami Wasir Stadium 3 Pasca Melahirkan

Wasir setelah melahirkan? Pasti ga nyaman ya Moms. Yuk simak cerita berikut ini.

Mengenal Kulit Bayi dan Cara Menjaganya

Atopic dermatitis adalah kelainan kulit kronis yang menyerang 15-20% anak-anak serta 3% orang dewasa.

Cara Membuat Mosquito Spray Repellent dengan Variasi Essential Oil

Salah satu fungsi minyak esensial adalah dapat digunakan sebagai anti nyamuk. Bagaimana cara membuatnya?

Apakah Suntik TT Aman? Bagaimana Jika Tidak Suntik TT Sebelum Menikah?

Vaksin TT akan membantu dalam pencegahan tetanus dan sangat diperlukan bagi calon pengantin.

Sindrom Marfan: Kelainan Genetik pada Jaringan Ikat Manusia

Kelainan genetik pada jaringan ikat ini paling umum memengaruhi mata, pembuluh darah, tulang & jantung.

Mengenal Gejala Sindrom Bipolar, Gangguan Kepribadian Ganda Serius

Sindrom bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati ekstrem dan fluktuasi tinggi.

Mengenal Sindrom Behcet, Kelainan Langka yang Menyerang Pembuluh Darah

Sindrom Behcet merupakan kelainan langka yang menyebabkan pembuluh darah di seluruh tubuh mengalami peradangan.

Sindrom Asherman, Sindrom Langka yang Pengaruhi Menstruasi

Apa itu sindrom asherman yang mempengaruhi menstruasi pada wanita? Yuk kenali lebih dekat sindrom langka ini

Campak Jerman Pada Busui Apakah Berbahaya?

Campak jerman atau yang dikenal dengan campak 3 hari, sebenarnya berbeda dengan campak pada umumnya loh Moms.

Sindrom Klinefelter dan Dampaknya Terhadap Kesuburan Pria

Sindrom Klinefelter adalah kondisi genetik yang cukup umum ditemukan hanya pada pria. Bagimana dampaknya pada kesuburan?

9 Gejala Diabetes Tipe 2 yang Harus Diwaspadai

Mengenali tanda-tanda dan gejala awal dari kondisi kronis ini sangat perlu agar penderita dapat segera dirawat.

Pengertian, Penyebab dan Gejala Penyakit Kista

Benjolan berbentuk kantung yang dapat muncul di mana saja di tubuh ini dapat dialami oleh semua kalangan usia.