Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Imunisasi Wajib Anak 2 Tahun

HEALTH TIPS  |  16 May '18

Imunisasi atau sering disebut juga dengan vaksinasi dianggap sebagai salah satu penemuan terbesar manusia abad ini. Prinsip dari imunisasi adalah memasukkan kuman yang telah dilemahkan ke dalam tubuh dengan fungsi utamanya yaitu untuk menangkal atau mencegah penyakit yang berbahaya. Hingga saat ini sudah ada dua metode pemberian imunisasi yang diberlakukan, yaitu melalui suntikan dan oral.

Tercatat dalam sejarah, adanya program imunisasi sangat membawa dampak baik hal ini terbukti dengan adanya beberapa penyakit yang bisa disembuhkan salah satunya yaitu cacar pada tahun 1970. Selain itu, imunisasi telah menyelamatkan banyak generasi dan mampu memperpanjang waktu hidup seseorang karena memang tujuan utamanya adalah untuk melakukan pencegahan terhadap rentannya virus dan bakteri yang masuk ke tubuh membawa penyakit berbahaya. Khsususnya di negara Indonesia, program imunisasi melalui vaksinasi ini mulai dikenalkan pada tahun 1956.

Rekomendasi IDAI Jadwal Imunisasi Anak 2 Tahun

  • Imunisasi campak
    Vaksin campak berdasarkan dosisnya diberikan sebanyak 2 kali yaitu diusia 9 bulan dan usia 24 bulan. Namun untuk vaksin campak yang kedua kalinya tidak perlu lagi diberikan jika anak sudah mendapatkan vaksin MMR di usianya yang 15 bulan.
  • Imunisasi pentavalen (DPT-HB-HIB)
    Pentavalen adalah gabungan dari keenam jenis vaksin yaitu vaksin DPT (difteri, pertussis, dan tetanus), vaksin HB (hepatitis B), dan juga vaksin HiB (haemophilus influenza tipe B). Pemberian vaksin ini sebanyak 4 kali yaitu saat usia 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan, dan yang terakhir yaitu 18 bulan.
  • Imunisasi hepatitis A
    Vaksin ini dapat diberikan saat anak berusia 2 tahun sebanyak 2 kali dengan interval 6 bulan sampai 12 bulan.
  • Imunisasi varisela
    Pemberian vaksin ini dimulai saat anak berusia 12 bulan, namun akan sangat baik jika diberikan sebelum anak masuk ke sekolah dasar. Adapun fungsi vaksin ini adalah untuk mencegah penyakit cacar air.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

BACA JUGA: Mengenal Refleks Moro, Apakah Itu?

121 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories