Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Imunisasi DPT 2 Tidak Demam, Mengapa?

HEALTH TIPS  |  18 Apr '18


Penyakit difteri yaitu penyakit yang terjadi pada selaput lendir dibagian hidung dan tenggorokan, penyakit difteri sendiri disebabkan oleh salah satu bakteri jahat. Difteri bisa menimbulkan lapisan tebal berwarna abu-abu di dalam tenggorokan, sehingga lapisan tersebut menyebabkan seseorang sulit menelan atau makan sesuatu, dan sulit bernafas. Apabila penyakit difteri tidak segera diobat, maka penyakit tersebut bisa menyebabkan penderitanya mengalami kelumpuhan dan gagal jantung.

Salah satu cara mencegah dan mengobati penyakit difteri yaitu dengan menggunakan imunisasi DPT. Imunisasi DPT dapat dilakukan di puskesmas atau rumah sakit, karena imunisasi DPT haruslah dilakukan oleh dokter ahli.

Salah satu imunisasi yang diwajibkan oleh pemerintah yaitu imunisasi DPT (Difteri, Pertusis, Tetanus). Pasca pemberian imunisasi DPT biasanya seorang anak akan mengalami beberapa efek samping, salah satunya yaitu demam. Namun apabila setelah imunisasi DPT 2 Tidak demam, Moms harus berkonsultasi dengan dokter, sebab apabila setelah imunisasi DPT 2 tidak demam dikhawatirkan imunisasi tersebut tidak berhasil.

Sebenarnya, apabila setelah imunisasi DPT 2 tidak demam, itu bukan berarti imunisasi tersebut gagal. Karena biasanya demam tinggi akan terjadi di imunisasi DPT yang pertama, sedangkan untuk imunisasi DPT 2 biasanya anak hanya mengalami demam ringan saja. Sebab disini daya tahan tubuh bayi sudah mulai terbentuk.

Imunisasi DPT sendiri terdiri dari dua jenis yaitu DTwP dan DTaP. Untuk yang pertama yaitu DTwP merupakan vaksin yang berisi cairan bakteri pertussis utuh dan mengandung ribuan antigen yang tidak diperlukan serta dapat menyebabkan panas, kulit merah, demam, dan nyeri dibagian bekas suntikan. Sedangkan vaksin DTaP yaitu vaksin yang mengandung antigen pertussis yang tidak utuh, berisi antigen yang diperlukan sehingga tidak menimbulkan reaksi-reaksi seperti vaksin DTwP.

Pemberian imunisasi sendiri yaitu sebanyak lima kali. Pertama diberikan pada saat bayi berusia 2 bulan. Kedua di usia 2 bulan, ketiga di usia 3 bulan dan keempat diusia 18 bulan. Sedangkan untuk pemberian yang terakhir yaitu jaraknya lumayan jauh yaitu saat bayi mulai memasuki usia 5 tahun. Adapun dosis yang diberikan yaitu tergantung usia dari bayi tersebut, namun biasanya untuk dosis pertama yaitu sebanyak 0,05 Ml.

Imunisasi DPT 2 tidak demam memang membuat sebagian Moms bingung, pasalnya pada saat pemberian imunisasi DPT yang pertama anak mengalami demam yang cukup tinggi. Imunisasi adalah suatu prosedur yang bermanfaat untuk mencegah datangnya penyakit atau mengurangi keparahan dari penyakit tersebut. Pada saat pemberian imunisasi tubuh dikenalkan dengan bakteri atau virus yang sudah dilumpuhkan, agar pada saat bakteri atau virus menyerang tubuh, maka tubuh akan lebih paham mengenai bagaimana cara untuk melawan virus tersebut.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

7647 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Kenali Gejala Dan Penanganan Anemia Pada Si Kecil

Apa gejala anemia pada si Kecil? Apa yang harus dilakukan jika si Kecil terkena anemia?

Hal-Hal Sederhana Untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona Ala Mom Risny

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keluarganya dari virus Corona.

What is Eczema?

What is Eczema?

Perhatikan Hal Berikut untuk Mencegah Virus Corona

Maraknya virus corona banyak membuat orang tua panik. Simak tips berikut agar si Kecil terhindar dari virus ini yuk Moms and Dads!

Penting untuk Diperhatikan Pasca Persalinan

Momen setelah bersalin tentu membahagiakan ya Moms and Dads. Tapi ada hal-hal penting yang perlu diperhatikan loh! Yuk, simak berikut ini.

Tips Mengenakan Masker untuk Si Kecil Demi Mencegah Coronavirus

Mengenakan masker merupakan salah satu cara pencegahan si Kecil tertular virus Corona. Tapi bagaimana jika si Kecil menolak masker?

Mengatasi Sinusitis Pada Balita

Pernah mendengar balita terkena sinusitis? Apa tandanya? Bagaimana cara mengatasinya? Yuk simak berikut ini!

Pengalamanku Alami Wasir Stadium 3 Pasca Melahirkan

Wasir setelah melahirkan? Pasti ga nyaman ya Moms. Yuk simak cerita berikut ini.

Mengenal Kulit Bayi dan Cara Menjaganya

Atopic dermatitis adalah kelainan kulit kronis yang menyerang 15-20% anak-anak serta 3% orang dewasa.

Cara Membuat Mosquito Spray Repellent dengan Variasi Essential Oil

Salah satu fungsi minyak esensial adalah dapat digunakan sebagai anti nyamuk. Bagaimana cara membuatnya?

Apakah Suntik TT Aman? Bagaimana Jika Tidak Suntik TT Sebelum Menikah?

Vaksin TT akan membantu dalam pencegahan tetanus dan sangat diperlukan bagi calon pengantin.

Sindrom Marfan: Kelainan Genetik pada Jaringan Ikat Manusia

Kelainan genetik pada jaringan ikat ini paling umum memengaruhi mata, pembuluh darah, tulang & jantung.

Mengenal Gejala Sindrom Bipolar, Gangguan Kepribadian Ganda Serius

Sindrom bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati ekstrem dan fluktuasi tinggi.

Mengenal Sindrom Behcet, Kelainan Langka yang Menyerang Pembuluh Darah

Sindrom Behcet merupakan kelainan langka yang menyebabkan pembuluh darah di seluruh tubuh mengalami peradangan.

Sindrom Asherman, Sindrom Langka yang Pengaruhi Menstruasi

Apa itu sindrom asherman yang mempengaruhi menstruasi pada wanita? Yuk kenali lebih dekat sindrom langka ini

Campak Jerman Pada Busui Apakah Berbahaya?

Campak jerman atau yang dikenal dengan campak 3 hari, sebenarnya berbeda dengan campak pada umumnya loh Moms.

Sindrom Klinefelter dan Dampaknya Terhadap Kesuburan Pria

Sindrom Klinefelter adalah kondisi genetik yang cukup umum ditemukan hanya pada pria. Bagimana dampaknya pada kesuburan?

9 Gejala Diabetes Tipe 2 yang Harus Diwaspadai

Mengenali tanda-tanda dan gejala awal dari kondisi kronis ini sangat perlu agar penderita dapat segera dirawat.

Pengertian, Penyebab dan Gejala Penyakit Kista

Benjolan berbentuk kantung yang dapat muncul di mana saja di tubuh ini dapat dialami oleh semua kalangan usia.

Ini 4 Gejala Penyakit Kanker Payudara yang Dapat Langsung Moms Kenali

Kanker payudara adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh ketidaknormalan pertumbuhan sel-sel di payudara.