THE DAILY

Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Ikan Perusak Janin

FEEDING  |  HEALTH TIPS  |  PREGNANCY  |  13 Mar '18

Ikan merupakan pilihan terbaik semua Moms untuk memberikan asupan bergizi kepada janin. Protein, zat besi, dan seng pada ikan sangat diperlukan untuk perkembangan janin. Adanya omega-3, dan DHA (Asam dokosaheksaenoat) akan membantu perkembangan otak bayi terutama di trimester ketiga, di mana pertumbuhan otak berlangsung dengan sangat cepat. Akan tetapi, terdapat beberapa ikan yang memiliki kandungan merkuri yang tinggi dan bisa membahayakan ibu hamil.  

Merkuri merupakan logam berat yang secara alami terdapat di lingkungan, akan tetapi zat ini bersifat toksik (beracun). Mengonsumsi makanan yang mengandung merkuri secara berlebih dapat berbahaya, terutama bagi ibu hamil. Ikan yang sudah tercemar oleh merkuri bisa membahayakan kandungan.

Menurut EPA (Environmental Protection Agency), merkuri dapat menyebabkan gangguan pada janin seperti gangguan perkembangan otak, gangguan sistem saraf pusat, dan gangguan fungsi kognitif. Selain itu, janin yang terpapar terlalu banyak kandungan merkuri akan mengalami gangguan pada kemampuan berbicara, motorik, dan penglihatannya. Ukuran kepala juga bisa mengecil, ia juga akan mengalami kelumpuhan otot, serta keterbelakangan mental. Jika anak mengonsumsi banyak merkuri saat dalam kandungan, maka peluang dirinya terkena ADHD (Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder) akan meningkat ketika ia sudah dewasa nanti.

Meskipun mempunyai efek yang menyeramkan, ternyata tak semua ikan berbahaya bagi janin. Ada beberapa jenis ikan dengan kadar merkuri yang rendah dan aman untuk dikonsumsi ibu hamil, contohnya seperti ikan salmon dan ikan haddock. Sedangkan ikan-ikan besar umumnya memiliki kadar merkuri yang tinggi, seperti ikan tuna dan ikan todak (swordfish).

Merkuri yang sudah masuk ke dalam tubuh akan dikeluarkan secara alami (melalui urin maupun feses) dari tubuh setelah 80 hari. Maka, konsumsi berlebih dapat membuat zat merkuri terakumulasi.

Mom juga dapat berkonsultasi kepada dokter dan meminta saran yang tepat berdasarkan kondisi tubuh yang Mom miliki.

 

Semoga bermanfaat.

By: S. S.

1292 S. S. Send Message to Writer

Related Stories