Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Ibu yang Mengancam: Melakukan Pengajaran Konsekuensi yang Kurang Tepat pada Anak

MY STORY  |  PARENTING  |  04 Jun '19


"Ayo mandi, kalau nggak nanti nggak mama bolehin main"
"Ayo makan, kalau nggak nanti nggak mama ajak jalan jalan"
"Ayo tidur, kalau nggak nanti mama cubit nih"

Seringkali kalau anak anak sudah tidak bisa diajak ngomong baik baik maka akan keluarlah mantra sakti ibu ibu dengan setengah mengancam seperti "awas ya, kalau nggak bla bla bla". Sebetulnya dalam hati kecil kita tahu ini tidak benar namun saat emosi terkadang ada ucapan ucapan yang sulit dikendalikan.

Jika dipikir dengan adem, apa sih kaitan mandi dengan main? kaitan makan dengan jalan jalan? Tidak ada korelasinya sama sekali. Hal ini akan membingungkan anak karena dalam pola pikirnya mandi, makan, tidur itu bukan untuk tujuan tubuh bersih atau istirahat namun semata mata karena diancam dengan konsekuensi yang tidak tepat. Kalau nggak makan konsekuensinya ya lapar, bukan nggak diajak jalan jalan. Kalau nggak mandi konsekuensinya ya badan bau dan kotor, bukan akibat nggak mandi adalah nggak main.

Kalau ibu lagi sabarnya dobel dan situasi kondusif seharusnya kalimat yang keluar akan lebih positif dan rasional konsekuensinya.

"Ayo mandi, biar badannya segar dan wangi. Kalau nggak mandi nanti bisa banyak kuman dan bisa sakit. Kalau sakit tidak bisa main sama teman teman"
"Ayo makan, biar tumbuh sehat dan kuat. Kalau nggak makan nanti lapar"

Anak anak dari kecil harus dilatih hubungan sebab dan akibat secara rasional sehingga saat dewasa pun ia akan bisa menjalani hidupnya dengan logis dan mengerti setiap konsekuensi perbuatannya. Khawatir saat sekolah dan mengerjakan tugas bukan karena ia senang belajar dan bertanggung jawab atas tugasnya namun karena takut dihukum guru atau takut orang tuanya marah sehingga ia bisa jadi mengambil tindakan tidak baik asal tujuannya tercapai. Misalnya menyontek pekerjaan orang lain dan lain sebagainya.

Mendidik anak anak zaman sekarang yang pola pikirnya lebih kritis, tentu kita sebagai orang tua harus juga harus siap dengan jawaban yang masuk akal. Makanya, harus banget banyak banyak belajar.

Ada yang masih suka mengancam? Saya masih, dan masih harusss banyak belajar lagi. Fyuh.

Apa saja sih yang bikin Moms terpaksa "mengancam" anak anaknya? Yuk bagikan cerita Moms!

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1226 Wahyu Prasetiawati

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Uang Sekolah Makin Mahal, Gimana Cara Mempersiapkannya?

Memberikan pendidikan terbaik bagi si Kecil merupakan salah satu kewajiban utama Moms & Dads.

It’s Okay to Not Be Okay

Dalam mengasuh anak, tentu Moms mengharapkan si Kecil tumbuh menjadi pribadi dengan kondisi fisik

Tips Praktis Memompa ASI di Kantor

Hai Moms, Meskipun pandemi virus corona belum berakhir, tapi banyak dari kita yang sudah

Tips Menghindari Toxic Parenting

Hai Moms, Siapa disini yang minggu lalu nonton Babyo Channel Ngobrol Bareng Babyo dengan topik

Ketika Dads Sibuk dengan Hobinya

Setiap hari Jumat, sekarang Babyo Connect memiliki "Apa Kata Moms?" yang akan membahas topik yang terasa tabu Moms bahas, atau uneg-uneg yang [...]

Anak Umur 2 Tahun Belum Bisa Ngomong, Wajarkah?

“Anaknya 2 tahun? Sudah bisa ngomong belum? Oh, speech delay? Sama donk seperti anak saya. Gpp nanti usia 3 tahun juga bisa sendiri.”

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebagai Working Mom

Menjadi seorang working Mom tentunya memiliki tantangan tersendiri. Yuk simak tips dari Mom Inayah berikut ini.

Hal yg Bisa Dilakukan untuk Mengisi Kegiatan si Kecil di Rumah Selama Pandemi

Moms, yuk simak aktvitas yang bisa dilakukan di rumah bersama si Kecil berikut ini.

Fiersa is Turning One

Merayakan ulang tahun pertama pastinya adalah moment yang tidak bisa dilewatkan. Yuk, simak cerita berikut ini.

Caraku Mempertahankan Keutuhan Rumah Tangga di Tengah Pandemi

Rumah tangga yang harmonis pasti sudah menjadi dambaan pasutri. Simak tips berikut ini yuk Moms and Dads!

Caraku Mengatur Keuangan Keluarga di Kondisi Pandemi

Di tengah-tengah pandemi ini tidak bisa dipungkiri bahwa banyak keluarga yang terdampak secara ekonomi. Simak tips berhemat berikut ini yuk!

Punya Anak Perempuan Lebih Boros?

Hayo siapa yang punya anak perempuan dan merasa boros karena beli barang-barang lucu atau baju untuk Si Kecil? Sebenarnya boros tidaknya [...]

Cerita Sibling Goals di Usia Berdekatan

Bagaimana ya caranya agar kakak adik rukun? Yuk, simak cerita berikut ini.

Mengajarkan Kemandirian Sejak Dini Penting Gak Sih Moms?

Mengajarkan si Kecil untuk mandiri sedari dini memiliki banyak manfaat loh Moms. Yuk, simak berikut ini.

Ide Kreatif Bermain Saat Mati Lampu

Mati lampu memang menjadi kondisi yang kurang nyaman. Namun, Moms bisa memanfaatkan kondisi ini untuk barmain dengan si Kecil.

Suamiku Ayah ASI! Yuk Tanamkan Positif Mind!

Hai para istri, yuk belajar cara merayu suami agar mau untuk menjadi ayah ASI berikut ini!

Pengalaman Lebaran Pertama Tanpa Keluarga

Meskipun jauh dari sanak saudara, Lebaran sudah seharusnya menjadi momen yang dirayakan. Yuk, simak cerita berikut ini.

Setahun Bersama Babyologist

Moms, yuk simak pengalaman Mom Dinar setahun bersama Babyo berikut ini.

Menjadi Istri dan Teman Bagi Suami di Masa Pandemi

Pandemi Covid-19 ini sangat berdampak pada ekonomi keluarga. Yuk belajar jadi Istri yang baik dan teman bagi suami kita.

Semakin Harmonis Di Masa Pandemi

Moms and Dads, yuk simak tips untuk semakin harmonis selama masa pandemi ini.