Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Honest Review : Milna Wgain Ayam Wortel Brokoli (8 - 12 bulan)

MY STORY  |  REVIEWS  |  TODDLER  |  26 Feb '20


Aduh, berat badan Rubi stuck nih Moms, susah sekali naiknya. Selama dua bulan terakhir, berat badannya hanya naik 600 gram. Saya kurang paham karena apa. Jika bulan depan masih seperti ini, saya berencana membawa Rubi ke DSA spesialis.

Sebelum saya bawa Rubi ke DSA spesialis, saya ikhtiar dulu menaikkan berat badan Rubi. Selain dengan memberinya buah alpukat dan pisang serta membuatkan camilan tinggi lemak dan kalori, saya bantu Rubi dengan memberikan MPASI terfortifikasi yaitu Milna Wgain.

Milna Wgain ini diformulasikan untuk menambah berat badan bayi. Saya memilih varian Ayam Wortel Brokoli karena Rubi terbiasa dengan protein hewani ayam.

Komposisi Milna Wgain ini di antaranya beras, minyak nabati, tepung ayam, konsentrat protein whey, maltodekstrin, bumbu ayam sayur, sayuran kering, pati tapioka, mineral dan vitamin. Komposisi Milna Wgain ini tinggi protein, vitamin dan mineral, dan zat besi serta mengandung Omega 3 dan 6. Komposisinya cukup lengkap untuk membantu memenuhi gizi bayi. Milna Wgain mengandung protein yang mudah diserap dan dicerna dan mengandung lemak khusus MCT (Medium Chain Triglycerides) yang hanya diperoleh dari minyak alami seperti minyak kelapa atau minyak inti sawit.

Dari sisi harga, Milna Wgain ini cenderung lebih mahal karena memiliki formulasi khusus yaitu menaikkan berat badan bayi. Harga untuk 1 pak berisi 3 sachet ukuran 40 gram sekitar Rp25.000 di minimarket.

Milna Wgain telah melalui tahap uji mutu protein dan hasilnya memang lebih tinggi dari MPASI terfortifikasi biasa. Meskipun demikian, saya tidak bisa merasakan efeknya karena hanya memberikannya ke Rubi sebanyak 1 pak. Rubi pun terlihat kurang menikmati karena teksturnya jauh berbeda dengan tekstur MPASI terfortifikasi yang biasa Rubi makan. Bahkan, Rubi sempat beberapa kali hampir tersedak karena teksturnya yang sangat kental dan lengket. Saya kurang tahu apakah memang teksturnya seperti itu atau kesalahan saya dalam proses menyajikannya. Menurut pemahaman saya, saya sudah mengikuti saran penyajian sesuai dengan petunjuk yang ada di kemasan. Selain tekstur, mungkin rasanya juga kurang cocok di lidah Rubi karena Rubi selalu menolak tiap saya mencoba menyuapinya.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

584 H Eka Putri

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Honest Review Parklon Fun Slide Hasil Redeem Babyo

Simak review Parklon Fun Slide berikut ini.

Review Buku Things That Go

Kali ini, saya mau review soundbook yang khusus untuk mengenalkan suara-suara kendaraan pada si Kecil berjudul Things That Go.

Review Minyak Kutus-Kutus: Minyak yang Kaya Manfaat

Tidak hanya Kakak Dastan, saya dan suami juga sudah merasakan manfaat minyak Kutus-kutus ini. Apa saja sih kelebihan dari Minyak Kutus-kutus [...]

Review Buku A Lift-A-Flap Book On The Farm

Kali ini, saya mau review buku A Lift-A-Flap Book On The Farm. Beberapa fitur di dalam buku ini menarik perhatian anak-anak tak terkecuali Kakak [...]

Rasakan Sensasi Gembira Mandi dengan Attitude 2in1 Natural Shampoo & Body Wash

Saat saya coba cium wangi Attitude pertama kali, saya langsung suka karena wanginya unik banget dan benar-benar segar. Padahal, tadinya, saya [...]

Bermain dengan Busybook

Busybook adalah buku yang bisa menstimulasi motorik anak. Moms, simak review mengenai jenis buku yang satu ini.

Honest Review: Kuma-Kuma Handuk Microfiber Towel

Beberapa waktu lalu, aku membeli handuk bayi merek KUMA-KUMA. Aku memang sudah beberapa kali mendengar tentang merek ini dan sangat tertarik [...]

Review Busy Cube, Si Penyelamat Ketika Anak Bosan Berkendara

Ini dia penyelamat kebosanan Alfarez saat perjalanan kemarin yang full di mobil ber jam-jam: Busy Cube dari @hellotoro.id.

Bermain Sambil Belajar Lewat Shape Wooden Knob

Mom Sandra mereview pengalamannya mengajarkan bentuk-bentuk ke si Kecil dengan media Wooden Knob.

Review Buku 100 Noisy Sounds My First Word, Kenalkan Anak Berbagai Suara

Simak Mom Rahayu Pratiwi membagikan ulasan tentang buku 100 Noisy Sounds My First Word yang dibelinya melalui katalog Babyologist.

Toys Review: Magnetic Play Centre dari ELC

Siapa bayinya disini yang sudah bertumbuh jadi toddler?

Review: Cologne Bambi Milky Powdery

Anak yang udah bisa jalan dan aktif bermain apalagi bermain nya di luar ruangan?

Review Playground: The Builder's Zone AEON Mall BSD City

Untuk mengisi waktu liburan si Kecil yuk ajak ke playground Moms

Kata Siapa Anak Tidak Boleh Kenal Gadget?

Kata siapa anak ga boleh kenal gadget? Buat aku sih boleh2 aja ya moms TAPI ada batasnya.

Review Papan Tulis MALA dari IKEA

Apa yang akan moms lakukan jika melihat si Kecil mencorat-coret dinding atau perabotan di rumah?

Review Baby Happy Body Fit Pants, Popok Andalan untuk Anakku

Moms, kali ini aku mau review popok Baby Happy yang harganya sangat murah tapi kualitasnya oke.

Review Playground: Timezone Play N Learn Mall Bali Galeria

Kali ini saya mau review salah satu playground di Mall Bali Galeria yaitu Timezone Play'n' Learn

Review Dr. Brown's Giraffe Infant-To-Toddler Toothbrush (versi Mom Vhines)

Uwais mulai tumbuh gigi di usia tujuh bulan, mulai saat itu aku mengajarinya sikat gigi dengan toothbrush & toothpaste.

Review Dr. Brown’s Infant-Toddler Tootbrush

Kebiasaan menjaga kebersihan mulut merupakan salah satu hal penting yang perlu kita ajarkan pada anak sejak kecil.

Having Fun at Miniapolis

Weekend is a family time! Akhir pekan kali ini, aku dan suami ngajak Sofia main ke playground. Kenapa?