Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Hindari Perceraian Sejak Dini

PARENTING  |  09 Jan '18

Setiap pasangan dalam pernikahan yang sehat pasti merencanakan dan menginginkan kehadiran seorang bayi yang menjadi buah cinta dan hubungan dalam rumah tangga. Kehadiran bayi tentunya menciptakan sensasi kebahagiaan tersendiri. Segudang persiapan dilakukan untuk memastikan Si Kecil mendapatkan yang terbaik.

Akan tetapi tanpa disadari, sering kali kehadiran bayi merubah ujung perhatian rumah tangga kepada Si Kecil dan melupakan pentingnya menjaga kesehatan hubungan suami istri.  

"Kita jadi jarang bisa nge-date lagi berdua karena mamanya ga tenang waktu mau meninggalkan si kecil"; "Boro-boro liburan, mau pergi makan berdua saja susah".

Hal yang terlihat sepele ini jika dibiarkan terus-menerus akan menimbulkan keretakan dalam rumah tangga, dan bahkan perceraian. Bila pernikahan diibaratkan seperti sebuah pohon atau tumbuhan yang tumbuh dari benih cinta, maka bayi dapat diibaratkan seperti buah yang tumbuh dari pohon tersebut.

Nah, untuk sebuah pernikahan dapat menjadi pohon yang kuat, tidak mungkin kalau hanya buahnya saja yang diperhatikan bukan? Buah tumbuh dari pohon, maka dari itu perlu pohon yang sehat (pernikahan dan hubungan yang sehat) untuk bisa menghasilkan buah yang manis. 

Bagaimana kita dapat menjaga hubungan yang tetap sehat dengan pasangan dengan hadirnya Si Kecil?

  1. Pastikan pohon memiliki akar yang kuat.
    Setiap pernikahan perlu dilandasi ibadah kepada Tuhan YME secara konsisten dan mendalam. Hanya dengan menjaga ibadah maka kita bisa menjaga akar yang sehat dalam pernikahan
  2. Perlu management waktu yang cermat.
    Bayi pada umumnya tumbuh berdasarkan siklus waktu yang terpola. Bayi yang baru lahir memiliki siklus bangun dan minum ASI yang lebih singkat. Sebagai orang tua kita perlu cermat mengatur waktu dimana kita bisa tetap beraktifitas dalam siklus tersebut. Bahkan waktu berduaan pun perlu di-adjust menurut siklus tersebut
  3. Gunakan technology sebagai alat bantu.
    Kita hidup di jaman modern dengan kecanggihan technology yang dapat membantu kita memonitor keadaan Si Kecil, tanpa mengganggu kegiatan kita sehari-hari. Baby monitor yang reliable dapat menjadi solusi dimana kita dapat memantau kegiatan, berkomunikasi dan bahkan mengetahui kondisi udara dalam ruangan si kecil hanya dengan applikasi yang tersedia. Baby monitor yang terkini bahkan dapat mendeteksi suara dan gerakan sehingga dapat memberikan notifikasi ketika kita dibutuhkan oleh Si Kecil.

Kehadiran bayi seharusnya menjadi titik kemajuan dalam pernikahan, bukan malah menjadi titik perenggang hubungan dengan pasangan. Mari jadi orang tua yang lebih bijak dengan cara menjaga pernikahan yang sehat.

Semoga berguna.

By: Handoyo Lim 

1110 Handoyo Hl

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Respon Tepat Menghadapi Gigitan si Baby

Apakah si Kecil sudah mulai memasuki masa pertumbuhan gigi? Yuk, simak tips untuk menghindari gigitan si Kecil.

Bolehkah si Kecil Mencorat-coret Tembok?

Usia 2 tahun merupakan masa si Kecil mengekspresikan imajinasinya di lingkungan, coba alihkan ke media lain ya Moms.

Manfaat Tidur Siang untuk Anak

Anak pada umumnya membutuhkan jam tidur yang lebih banyak dibanding dengan orang dewasa. Apa saja fungsinya?

Memulai Disiplin Dini Untuk Anak

Pada usia berapa anak mulai bisa di ajarkan disiplin? Sedini mungkin. Moms bisa memulainya dari hal-hal kecil loh.

Mengajak si Kecil Bermain Ke Taman Bermain Umum

Apakah si Kecil sudah mulai bosan untuk bermain didlm rumah Moms? Sesekali mari ajak si kecil bermain di luar!

Tips Menciptakan Bonding yang Erat antara Ayah dan Anak

Sebagian anak cenderung lebih dekat dengan sang Ibu. Yuk, mulai biasakan si Kecil untuk mendekatkan diri dengan ayah!

Pentingnya Mengajarkan Sharing Pada Anak

Mengajarkan anak berbagi penting dilakukan sejak dini. Jangan biasakan selalu menuruti tuntutan dan keinginannya Moms!

Prinsip Menjadi Seorang Working Mom buat Mom Sherlly

Bagaimana sih cara Mom Sherlly mengatur waktu untuk kerluarga dan pekerjaan? Yuk, simak informasi berikut.

Sikap Sederhana yang Membuat Anak Merasa Sangat Dicintai

Kadang sebagai orangtua pasti Moms terlalu sibuk mempersiapkan segalanya untuk anak sampai lupa hal-hal sesederhana ini yang nyatanya penting [...]

Trik Efektif Mengatasi Anak Pemalu di Sekolah

Memasuki usia sekolah, si Kecil akan mengalami perubahan besar dalam tahap kehidupannya.

Suka Berteriak pada si Kecil? Stop dari Sekarang!

Ibu adalah sekolah pertama bagi putra putrinya. Walau tidak mudah, seorang ibu haruslah banyak belajar, belajar mengasuh,

Tips Lalui Akhir Pekan dengan Water Beads

Water beads merupakan super absobent polymer berbentuk butiran-butiran yang dapat menyerap air.

Menghadapi Anak Pertama yang Menjadi Sangat Manja saat Moms Hamil Anak Kedua

Hai Moms, kali ini saya ingin sharing tentang perilaku anak pertama saya yang saat ini berusia balita (27 bulan).

Hati-hati dalam Mengucapkan Sesuatu Kepada Anak

Hati-hati, kata-kata bisa menjadi sumber inspirasi dan bahkan bisa menjadi boomerang bagi kita sendiri loh Moms!

Mengajarkan Membuang Sampah Pada Tempatnya Sejak Dini

Yuk, ajarkan kebiasaan yang baik mulai dari hal-hal yang kecil seperti membuang sampah pada tempatnya.

Belajar Mendidik Anak dari Negara Terbahagia di Bumi

Tulisan ini terinspirasi dari buku “The Danish Way of Parenting” yang ditulis oleh Ayah Edy.

3 Tantangan Orangtua Saat Ajari Puasa si Kecil

Apa saja tantangan orangtua saat mengajari si Kecil untuk berpuasa? Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Orang Tua Jaman Now yang Smart

Terima kasih kepada teknologi, kita – orang tua, jadi cepat mendapat banyak ilmu dan informasi melalui media sosial.

Mitos dan Fakta Merawat Bayi

Menurut mitos yang berkembang, hidung bayi bisa mancung dengan cara ditarik? Benarkah demikian?

Si Kecil Mudah Marah? Simak 5 Cara Mengatasi Amarah Anak

Memasuki usia balita, si Kecil sudah semakin pandai meluapkan emosinya.