Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Hebatnya Sebuah Dukungan Suami Bagiku

MY STORY  |  PREGNANCY  |  11 Aug '19


MamaUna kali ini mau bahas tentang suami. Seberapa penting sih dukungan suami terhadap persalinan MamaUna kemarin? Wah penting banget! Dan aku merasa kalau suami itu segitu sayangnya sama istri. Dan alhamdulillah, pak suami tipikal orang yang tenang dalam menemaniku selama persalinan berlangsung (ga tau juga sih ya di dalam hatinya teriak meraung-raung atau gak)

Sebelum berangkat, suami selalu make sure kalau aku kuat atau gak menahan kontraksi selama perjalanan dari rumah ke RSPI, dan aku menjawab kuat; di sini pun aku berusaha tenang dalam menerima kontraksi yang ada, karena gak mau buat suami panik juga. Pas udah sampai di RSPI suami tanya lagi, apakah MamaUna mau turun duluan di lobby terus duluan naik ke atas atau mau bareng (ikut turun parkir baru ke atas), dan aku jawab bareng aja. Dari hal sesimpel itu aja, hati kita tuh seneng banget lho.

Pas bidan menyatakan MamaUna sudah bisa buka kamar, aku langsung minta jalan ke Pondok Indah Mall (PIM), suami pun melempar pertanyaan "Yakin kamu mau jalan ke PIM? Kuat sayang?" Dan aku cuma jawab "kuat." Selama di PIM, gelombang cinta yang datang makin dahsyat dan nikmat rasanya. Yang MamaUna lakukan memeluk suami erat-erat dan mengeluh kesakitan, dan pak suami memeluk MamaUna sambil elus-elus punggung dan bilang dengan nada lembut "iya, tapi harus atur nafasnya ya. Inget kan caranya gimana atur nafasnya yang diajarkan di tempat yoga kamu" itu aja yang selalu diucap, tapi ya bener bikin aku tenang dan percaya kalau suami adalah kekuatan sang istri dalam menjalani persalinan.

Mulai masuk pembukaan 4 ke atas, gelombang cinta datang semakin dahsyat & nikmat yang aku rasakan, semakin dahsyat & nikmat juga cengkeraman serta rintihanku. Suami dengan tenangnya memelukku, usap-usap kepala serta punggung sambil bilang "iya sayang tau sakit, tapi sebentar lagi kamu ketemu Una ya. Yuk diatur nafasnya, bareng ya sama aku... huh huh hah... huh huh hah... " Dan tanpa sadar, mata suamiku udah berkaca-kaca.

Aku pun harus menjalani persalinan caesar, sebenarnya suami tidak diperbolehkan masuk ke dalam ruang operasi, tapi karena MamaUna bawelnya mungkin bikin kesal seisi ruangan operasi, akhirnya suami pun masuk. Selama di dalam ruang operasi, suami beberapa kali mengecup kening sambil mengelus-elus tangan. Kalau diulang lagi memori selama persalinan, bisa senyum-senyum sendiri sambil mengucap syukur Alhamdulillah dalam hati. Anak pun berhasil dengan selamat dikeluarkan oleh tim dokter, tangisannya pun terdengar, dan suami bilang "anak kita cantik banget sayang, terima kasih ya." Ya Allah, kalau diingat lagi memorinya, rasanya sekarang pengen nangis.

Pas udah di ruang perawatan dan sudah room-in dengan anak, selama masih di bawah bius dan gak bisa bergerak setelah melahirkan, yang gendong anak dari tempat tidurnya sampai anak ada di sebelahku (padahal itu keadaannya masih pagi buta, setelah jam 00:00), terus nungguin anak selesai mimik, dan balikin lagi ke tempat tidurnya, ya cuma suami yang bantu. Yang bikin aku merasa paling beruntung adalah ketika suami lagi capek dan ngantuk, pak suami masih mau pijat kaki MamaUna yang bengkak, udah gitu masih mau nemenin istrinya ke RSPI untuk nyetor ASI + mengASIhi anak + pumping lagi, ditinggal selama 2-3 jam. Belum lagi kalau MamaUna udah mulai down dengan ASI perahnya sedikit, langsung dipijat badanku (dengan keadaan menahan kantuk).

Hal sekecil itu, cukup kok untuk membuat hati MamaUna senang, sangat senang bahkan. Terima kasih ya, sayang. Yuk, para suami yang sebentar lagi jadi calon bapak, menyenangkan hati istri itu pekerjaan yang sangat mulia lho.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

343 Nami Harry Sitorus

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Positive Thinking, Modal Utamaku Atasi Bayi Sungsang Menjelang Persalinan

Trimester ketiga merupakan masa yang membahagiakan sekaligus mendebarkan bagi ibu hamil.

Tips Memilih Klinik atau Rumah Sakit untuk Bersalin

Melahirkan menjadi momen yang ditunggu sekaligus momen yang bikin deg-degan bagi Moms.

5 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Melakukan USG 4D

Seiring dengan perkembangan teknologi, alat kedokteran pun kian canggih. Termasuk juga alat untuk USG si Kecil

Bagaimana Rasanya Melahirkan Normal? (Part 1)

Dengan cara apa pun seorang Ibu melahirkan, semua Ibu hebat dan memiliki perjuangannya masing-masing.

Suamiku Mengambil Keputusan Operasi Caesar Ketika Melihatku Sangat Lemas

Setiap ibu hamil tentu menginginkan bayinya lahir dengan sehat, selamat tanpa kekurangan suatu apa pun.

Cerita Kehamilanku

Masing-masing wanita mempunyai cerita kehamilan yang berbeda. Begitu pun dengan Saya.

Benarkah Mandi Kembang 7 Bulan dapat Melancarkan Proses Persalinan?

Di daerah saya tradisi mandi kembang di usia 7 bulan kehamilan masih sering dilakukan masyarakat sekitar.

Cerita Persalinan Pertamaku, Hampir Caesar di Menit Terakhir

Moms yang sudah mendekati HPL pasti sudah mulai resah, antara bahagia dan khawatir.

Pengalaman Saya Menggunakan BPJS Kesehatan selama Masa Kehamilan

Di awal pernikahan kami, saya dan suami memutuskan untuk menggunakan BPJS Kesehatan.

Birthball untuk Ibu Hamil!

Minggu lalu, suami saya menawarkan untuk membeli birthball. Mungkin karna ukuran perut sudah semakin besar

Pengalaman Melahirkan Anak Pertamaku

Kehamilan merupakan suatu hal yang ditunggu-tunggu bagi para pasangan suami istri. Ada yang cepat ada pula yang tidak.

Birthing Support: Hal yang Harus Dilakukan Para Birth Partner

Birth partner adalah seseorang yang akan menemani Moms selama proses persalinan nanti.

Berniat USG 4D? Perhatikan Tiga Hal Berikut!

Kali ini saya akan sedikit berbagi pengalaman tentang niat saya untuk USG 4D saat hamil.

Proses Lahiran yang Terbaik Buat Aku

Di sini aku akan berbagi cerita-cerita tentang proses lahirnya Caelan 3 bulan lalu. Simak yuk Moms!

Hospital Bag Checklist

Berhubung banyak temenku yang akan lahiran soon, jadi ingat zaman hamil Zo bingung banget mau packing apa.

Pengalamanku Alami Plasenta Previa di Kehamilan ke 3

Sore hari saat mau mandi sore, saya dibuat kaget karena mendapati air kencing saya berwarna merah segar.

Punya Baby Brain Tetap Bisa Lulus S2

Hai Moms, saya mau share tentang baby brain yang saya alami saat hamil si Kecil khususnya pada trimester ketiga.

LITMUS: Pendeteksi Cairan Ketuban

Di usia kehamilan trimester tiga kita harus lebih waspada terhadap penurunan volume air ketuban.

Arlin's Birth Story

Hi Moms! Kali ini saya ingin berbagi ceritaku nih selama proses melahirkan. Semoga bisa menambah wawasan.

Senam atau Yoga Hamil?

Di antara Moms mungkin ada yang memilih senam atau yoga. Banyak juga yang bingung mana yang lebih baik.