Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Having Twins with 5 y.o Kids - Physiological

MY STORY  |  PARENTING  |  10 May '19


Menjadi ibu di usia 23 tahun dengan seorang gadis kecil berusia 5 tahun dan si kembar yang baru berusia enam bulan bukanlah hal semudah yang saya bayangkan, namun ternyata tak sesulit yang saya pikirkan. Dengan karunia dua tangan dua kaki dari Tuhan ternyata saya sanggup melakukan berbagai hal walau ternyata banyak juga yang tak dapat saya lakukan sendirian. Kadang rasa depresi dan stress menghampiri di kala si kakak menginginkan perhatian untuknya sedangkan adik-adiknya membutuhkan saya sebagai ibunya. Bagaimana cara saya membelah diri? Izinkan saya sedikit sharing.

Saat mengetahui janin yang saya kandung kembar, rasa shock sedikit menghampiri karena saya langsung terbayang, bagaimana cara saya membelah diri untuk kepentingan anak-anak saya? Mempersiapkan mental hanya dalam waktu 6 bulan bukan hal yang mudah. Belum lagi saya harus mempelajari bagaimana kondisi psikologis anak saya ketika nanti mempunyai adik kembar, akhirnya tanpa membuang waktu saya mempelajarinya. Inilah beberapa rangkuman hal yang saya pelajari dan bisa saya share ke Moms lainnya.

Bagaimana kondisi psikologis kakak saat ia mempunyai adik?

  • Seorang anak akan merasa saudaranya itu menjadi musuh jika sang ibu mengatakan bahwa dia mempunyai beban lebih ketika si adik lahir. Jadi Moms, belajarlah untuk tidak mengatakan bahwa si kakak akan mempunyai beban lebih terhadap si adik. Misalnya "Kak, jangan begitu, kalau nanti adik lihat bagaimana?" dengan begitu si Kakak akan merasa gemas karena segala yang dia lakukan menjadi terbatasi dan akhirnya dia akan memandang adiknya menjadi musuh.

  • Seorang anak akan merasa si adik adalah beban jika, sang ibu akan melarang sang kakak melakukan A dan B karena alasan si adik. Contohnya, "Kak, diem dong! adik tidur nih! " Big no no ya Moms. Jangan seperti itu, lebih baik diallihkan ke yang lain misalnya, "Kak jangan begitu, nanti mejanya rusak lho kalau kakak pukul pukul". Intinya jangan membuat si adik menjadi alasan ya Moms.

  • Seorang anak akan merasa si adik adalah saingannya jika sang ibu selalu membandingkannya, misalkan mengatakan seperti ini, "Kak, lihat deh adik aja anteng, masak kakak ribut terus?", stop membandingkan! Justru berikan si kakak pujian, "dik, lihat deh kakak aktif sekali ya? Bagaimana kalau kita istirahat sama-sama?

Memang kadang tak selamanya cara ini berhasil, tapi sering kali cara ini mengikis rasa kesal si kakak atas perhatian yang berkurang kepadanya. Apalagi jika Moms melakukannya terus menerus. Niscaya batin si kakak akan berkembang dan menjadikan si adik adalah teman terbaik yang dia miliki.

Semoga bermanfaat.

By: Jb Bing via Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

773 Jb Bing

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Uang Sekolah Makin Mahal, Gimana Cara Mempersiapkannya?

Memberikan pendidikan terbaik bagi si Kecil merupakan salah satu kewajiban utama Moms & Dads.

It’s Okay to Not Be Okay

Dalam mengasuh anak, tentu Moms mengharapkan si Kecil tumbuh menjadi pribadi dengan kondisi fisik

Tips Praktis Memompa ASI di Kantor

Hai Moms, Meskipun pandemi virus corona belum berakhir, tapi banyak dari kita yang sudah

Tips Menghindari Toxic Parenting

Hai Moms, Siapa disini yang minggu lalu nonton Babyo Channel Ngobrol Bareng Babyo dengan topik

Ketika Dads Sibuk dengan Hobinya

Setiap hari Jumat, sekarang Babyo Connect memiliki "Apa Kata Moms?" yang akan membahas topik yang terasa tabu Moms bahas, atau uneg-uneg yang [...]

Anak Umur 2 Tahun Belum Bisa Ngomong, Wajarkah?

“Anaknya 2 tahun? Sudah bisa ngomong belum? Oh, speech delay? Sama donk seperti anak saya. Gpp nanti usia 3 tahun juga bisa sendiri.”

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebagai Working Mom

Menjadi seorang working Mom tentunya memiliki tantangan tersendiri. Yuk simak tips dari Mom Inayah berikut ini.

Hal yg Bisa Dilakukan untuk Mengisi Kegiatan si Kecil di Rumah Selama Pandemi

Moms, yuk simak aktvitas yang bisa dilakukan di rumah bersama si Kecil berikut ini.

Fiersa is Turning One

Merayakan ulang tahun pertama pastinya adalah moment yang tidak bisa dilewatkan. Yuk, simak cerita berikut ini.

Caraku Mempertahankan Keutuhan Rumah Tangga di Tengah Pandemi

Rumah tangga yang harmonis pasti sudah menjadi dambaan pasutri. Simak tips berikut ini yuk Moms and Dads!

Caraku Mengatur Keuangan Keluarga di Kondisi Pandemi

Di tengah-tengah pandemi ini tidak bisa dipungkiri bahwa banyak keluarga yang terdampak secara ekonomi. Simak tips berhemat berikut ini yuk!

Punya Anak Perempuan Lebih Boros?

Hayo siapa yang punya anak perempuan dan merasa boros karena beli barang-barang lucu atau baju untuk Si Kecil? Sebenarnya boros tidaknya [...]

Cerita Sibling Goals di Usia Berdekatan

Bagaimana ya caranya agar kakak adik rukun? Yuk, simak cerita berikut ini.

Mengajarkan Kemandirian Sejak Dini Penting Gak Sih Moms?

Mengajarkan si Kecil untuk mandiri sedari dini memiliki banyak manfaat loh Moms. Yuk, simak berikut ini.

Ide Kreatif Bermain Saat Mati Lampu

Mati lampu memang menjadi kondisi yang kurang nyaman. Namun, Moms bisa memanfaatkan kondisi ini untuk barmain dengan si Kecil.

Suamiku Ayah ASI! Yuk Tanamkan Positif Mind!

Hai para istri, yuk belajar cara merayu suami agar mau untuk menjadi ayah ASI berikut ini!

Pengalaman Lebaran Pertama Tanpa Keluarga

Meskipun jauh dari sanak saudara, Lebaran sudah seharusnya menjadi momen yang dirayakan. Yuk, simak cerita berikut ini.

Setahun Bersama Babyologist

Moms, yuk simak pengalaman Mom Dinar setahun bersama Babyo berikut ini.

Menjadi Istri dan Teman Bagi Suami di Masa Pandemi

Pandemi Covid-19 ini sangat berdampak pada ekonomi keluarga. Yuk belajar jadi Istri yang baik dan teman bagi suami kita.

Semakin Harmonis Di Masa Pandemi

Moms and Dads, yuk simak tips untuk semakin harmonis selama masa pandemi ini.