Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Hati-Hati Moms, Sering Membentak Anak Dapat Menyebabkan Hal Ini!

PARENTING  |  21 Dec '18

Setiap orang tua memiliki pola asuh yang berbeda-beda, ada yang mudah kesal atau marah saat anak melakukan kesalahan ada juga yang dengan sabar menghadapi ulah si anak. Marah memang merupakan hal yang wajar, apalagi sebagai orang tua ada banyak hal yang harus dipikirkan, bukan hanya memikirkan persoalan tentang anak. Namun, tahukah Moms kalau perilaku ini ternyata dapat membawa dampak buruk bagi si anak? Apa sajakah itu?

Dampak buruk sering membentak anak

1. Anak jadi sulit bergaul

Sering menerima bentakan menyebabkan anak menjadi kurang percaya diri, sehingga anak jadi susah bergaul dan cenderung menjadi pemalu dan takut untuk berbaur di lingkungan sosialnya. Tentunya tidak mau kan moms anak kita jadi seperti ini?

2. Rentan terhadap gangguan kejiwaan

Ternyata faktor seseorang mengalami gangguan kejiwaan salah satunya disebabkan oleh lingkungan keluarga mereka, dan sering membentak anak adalah hal yang paling rentan membuat seorang anak dapat memiliki gangguan kejiwaan. Jika hal ini sudah terjadi, anak akan merasa cemas dan depresi sehingga menyebebabkan dirinya harus melakukan terapi psikologis.

3. Sulit mengendalikan emosi

Bentakan yang diterima anak akan memberikan memori buruk. Hal ini menyebabkan anak akan sulit mengendalikan emosi terhadap lingkungannya. Bisa jadi si anak akan meluapkan emosi yang meledak-ledak atau anak anak menjadi tempramen.

4. Hilangnya kenyamanan

Ketika dibentak anak akan kehilangan rasa nyaman di lingkungan tempat ia berada, anak akan merasa bahwa orang tuanya tidak lagi mencintainya melainkan ia akan merasa sangat dibenci.

5. Menghambat pola pikir

Sel otak anak akan menjadi rusak jika ia sering menerima bentakan sehingga membuat terhambatnya pola pikir dalam tumbuh kembang si anak. Bukan hanya itu, sering membentak juga dapat menyebabkan terganggunya kecerdasan anak.

Jika Moms sudah mengetahui hal ini, apakah Anda masih akan membentak anak?

Meskipun sibuk mengurus anak, Moms hendeknya tidak pernah menyalurkan rasa lelah dan jenuh Moms pada si Kecil dengan amarah. Jika kelima hal di atas terjadi pada anak kita, pasti kita adalah orang yang paling menyesal. Jadi, mulai sekarang coba belajar untuk mengendalikan emosi ya Moms.

Bagaimana jika hal tersebut dilakukan oleh orang lain seperti  ayah, kakak, nenek, tante, om atau yang lain?

Moms bisa menasehati bahwa membentak anak adalah bukan hal yang baik dan Moms juga dapat menjelaskan beberapa hal buruk yang bisa terjadi.

Semoga bermanfaat.

By: Irna Dini A

Copyright by Babyologist

1145 Irna Dini A

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Perlukah Mengikuti Seminar Parenting?

Moms mungkin sering menghadiri seminar parenting, tapi apakah seminar parenting memang perlu untuk diikuti?

Menabung Sejak Dini

Kapan ya waktu yang cocok untuk mengajarkan menabung ke anak karena anak belum mengerti uang?

Happy Mengurus Newborn Bersama Mertua

Mengurus si Kecil dengan orangtua atau mertua tidak melulu tidak enak loh Moms. Berikut manfaatnya

Cara Merangsang Perkembangan Emosional Balita

Bagaimana cara merangsang perkembangan emosional seorang balita?

Moms Harus Dinas di Luar Kota, Bagaimana dengan Pengasuhan si Kecil?

Jauh dari anak = tantangan working Moms. Lalu bagaimana caranya tetap tenang saat tinggalkan anak?

Anak yang Tidak Bisa Diam = Anak Nakal?

Si Kecil yang aktif dan tidak bisa diam belum tentu berarti nakal. Justru bisa jadi anak yang cerdas. Kok bisa?

Panutan dalam Membesarkan Anak-anak

Tidak hanya ibu kandung, tapi ibu mertua juga bisa menjadi panutan dalam membesarkan anak-anak Moms.

Apakah Anda Modern Mom atau Traditional Mom?

Terlepas dari perbedaan gaya traditional Mom dan modern Mom dalam mendidik anak, keduanya sama hebatnya!

Guru Utama Anak Adalah Ibu

Guru pertama dan utama seorang anak ibunya. Lalu bagaimana kita menjadi seorang 'guru' untuknya?