Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Haruskah Memasukkan Si Kecil Di Kelas Bermain Bayi?

GROWTH & DEVELOPMENT  |  PARENTING  |  15 Oct '18

Kini banyak sekali sekolah atau kelas-kelas bermain yang ditujukan bagi bayi dan balita. Bahkan ada kelas untuk bayi usia 6 bulan. Kelas bermain seperti sensory play, babygym, kelas seni hingga aquatic baby menjadi pilihan yang dapat menjadi pertimbangan orangtua saat ini.

Para orangtua pun berlomba-lomba 'menyekolahkan' bayi mereka. Biasanya, kelas untuk bayi ini berlangsung selama 30 menit hingga 1 jam. Harganya pun umumnya tidak murah ya Moms.

Haruskah Bayi Diikutsertakan dalam Program Kelas Bermain?

Jawabannya, tidak harus kok Moms.

Yang harus dilakukan adalah anak mendapat pendidikan dan stimulasi yang sesuai dengan usia dan perkembangan dirinya. Ini tidak harus dilakukan di sekolah, kita juga bisa melakukannya di rumah.

Apa yang Menjadi Pertimbangan Orangtua untuk Mengikutsertakan Anaknya Sekolah Bayi?

Karena bayi perlu terus-menerus diberikan stimulasi yang tepat agar pertumbuhan fisik dan kognitifnya berkembang dengan optimal. Kelas-kelas yang ditawarkan tersebut, memiliki metode stimulasi yang terarah dan terkonsep.

Misalnya jika ingin melatih bayi menggenggam, permainan apa saja yang bisa diberikan. Lalu ketika ingin melatih motorik kasar, berupa merangkak, ada cara untuk 'memancingnya' agar bergerak.

Namun sekali lagi itu semua tidak harus dilakukan di sekolah bayi. Kita dapat melakukan stimulasi di rumah, tapi stimulasinya harus tepat sesuai dengan usia bayi.

Ada baiknya jika kita mempelajari dahulu cara menstimulasi bayi sesuai dengan usianya sebelum memulai stimulasi.

Semoga bermanfaat.

612 Nike Iswandi

Comments

Related Stories