Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Hamil setelah Keguguran dan Vonis Kista Ovarium

MY STORY  |  21 Mar '19


Hai Moms, saya ingin berbagi pengalaman mengenai kehamilan kedua dengan kista ovarium, dan setelah keguguran pada kehamilan pertama di usia 7 minggu. Saya tidak pernah terpikir bahwa ada masalah dalam sistem reproduksi saya karena siklus haid saya cenderung teratur dan saya juga tidak merasa begitu nyeri setiap kali akan datang bulan. Namun, ketika mengalami pendarahan pada kehamilan pertama, yang berujung keguguran, saya pertama kalinya pergi ke dokter kandungan dan melakukan USG, dokter menyatakan bahwa ada kista sebesar 5 cm di dalam ovarium atau indung telur kanan saya. Sebagai orang awam, tentu saya kaget dan merasa sangat terpukul, karena yang ada di pikiran saya pada waktu itu saya akan sulit memiliki keturunan. Terlebih ketika saya keguguran dengan masa pendarahan 10 hari, saya secara tidak langsung menyalahkan kista ovarium tersebut sebagai penyebab kegagalan saya.

Moms, memang di sekeliling saya cukup banyak orang dengan kista ovarium ataupun miom survivor yang kebetulan belum atau cukup lama memiliki keturunan, karena itu saya merasa akan bernasib yang sama, dan ini membuat saya sangat down dan menyalahkan diri sendiri. Namun, berkat dukungan orang tua dan suami, saya memilih untuk berkonsultasi pada dokter kandungan dibanding pengobatan alternatif yang cenderung banyak dilakukan oleh orang-orang di kampung saya.

Dokter menyatakan bahwa ada kista sebesar 5 cm di dalam ovarium atau indung telur kanan saya.

Setelah mendapat rekomendasi dokter terbaik di salah satu rumah sakit di Jakarta, saya mendapati dokter tersebut menyarankan untuk melakukan operasi pengangkatan kista secepatnya sebelum saya hamil kembali, ya dokter masih optimis bahwa saya masih bisa hamil dengan program kehamilan melalui beliau. Sejujurnya saya belum siap untuk operasi Moms.

Sempat bimbang, namun ternyata Allah punya rencana lain. Sekitar satu bulan setelah konsultasi dengan dokter tersebut, dan ketika orang tua serta suami sudah setuju untuk dilakukannya operasi, suami saya dipindah tugaskan ke Bandung. Pada kesempatan tersebut saya mencoba untuk melakukan konsultasi ke dokter kandungan lain dan berbekal sharing dari Moms lainnya yang saya lihat di internet bahwa tetap dapat hamil meski kista ovarium belum diangkat. Akhirnya dengan niat mencari ilmu, saya pergi ke tiga dokter kandungan lain dengan harapan mencari second, third dan fourth opinions. Meski harus merogoh kocek yang lumayan, saya merasa lega Moms, karena tiga dokter lainnya menganggap kista ovarium saya yang berukuran 5 cm masih belum urgent untuk diangkat, dan saya masih boleh melakukan program kehamilan secara alami. Dokter hanya menyarankan jika dalam waktu 6 hingga 12 bulan belum ada tanda-tanda kehamilan, sebaiknya memeriksakan diri kembali ke dokter. 

Jangan putus asa dan pentingnya mengedukasi diri dengan menemui yang ahli adalah kunci kekuatan dalam diri kita Moms.

Singkatnya, 3 bulan kemudian setelah keguguran di kehamilan pertama, Alhamdulillah saya hamil Moms. Meski sempat depresi karena 2 bulan sempat kedatangan haid dan mendapat tekanan dari berbagai pihak. Saya dan suami melakukan program kehamilan kalender secara alami, dibantu sedikit bubuk kurma muda dan madu, Hydromamma yang kaya akan asam folat, serta yang terpenting adalah pikiran yang tenang dan berserah pada Allah, Moms. Jika kita stres, maka bisa saja kualitas yang didapatkan tidak maksimal sehingga selalu saja gagal pembuahannya. Alhamdulillah sekarang kandungan saya berusia 37 minggu, dengan kondisi kista yang tidak membesar dan tidak menganggu kehamilan.

Perlunya second opinions untuk meyakinkan diri atas suatu masalah yang dihadapi tidak ada salahnya ya Moms, selama kita harus tetap berpikiran terbuka dan tidak menganggap hal tersebut sebagai sebuah beban yang memberatkan. Karena jika tidak dicoba, maka kita tidak akan pernah tahu hasilnya. Jangan putus asa dan pentingnya mengedukasi diri dengan menemui yang ahli adalah kunci kekuatan dalam diri kita Moms. Bagi Moms yang bernasib sama dengan saya, jangan pernah menyerah, keputusan dilakukan operasi ataupun tidaknya tentu dokter menyarankannya sesuai dengan kondisi kita Moms, jika ragu, silahkan cari opini dari ahli kandungan lainnya. Semoga segera mendapatkan kabar baik ya Moms!

Semoga bermanfaat.

By: Ulya Rahmanita

Copyright by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

484 Ulya Rahmanita

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Tips Pernikahan Selama Pandemi Covid19

Di masa pandemi ini, yuk Moms kita bangun hubungan yang semakin erat dengan suami dan si Kecil.

Pengalamanku Mengenal Babyo Hingga Redeem Point Pertama

Yuk Moms simak cerita dan pengamalan berikut ini.

Aku dan Babyologist

Apa sih Babyologist? Apa manfaatnya bergabung dengan Babyo? Yuk, simak pengalaman dari Mom Sasika berikut ini.

Beef Steak with Mashed Potato

Moms, ingin masakan bintang lima tetapi low budget? Coba masak sendiri Beef Steak with Mashed Potato dengan resep dari Mom Julia berikut ini.

Quality Time, Kunci Menjaga Hubungan

Siapa yang disini setuju kalau quality time adalah salah satu kunci kebahagiaan rumah tangga? Yuk simak yang berikut ini.

Redeem Point Pertamaku Di Babyologist: B.Box Insulated Food Jar

Setelah bergabung sejak bulan Juli 2019, akhirnya ngerasain juga redeem point pertama di Babyologist

Menikah dan Jadi Mama di Usia Muda, Bagamana?

Menikah muda dan menjadi ibu dalam usia yang masih muda? Yuk simak cerita Mom Risny berikut ini

Ketika Suamiku Cemburu dengan si Kecil

Mengurus newborn memang tidak ada habisnya ya Moms, seperti main tamagotchi, tapi tidak bisa di-pause.

Dilema Ketika Anak First Molar

Apakah si Kecil sedang mengalami first molar juga Moms? Yuk, simak beberapa cara mom Ulan mengatasinya!

Rahim Turun Setelah Melahirkan? Kok Bisa?

Rahim turun atau disebut prolapsus uteri adalah kondisi dimana rahim tidak pada tempatnya. Bagaimana cara mengatasinya?

Kolak Pisang Ubi (18 M+)

Kebetulan hari ini hujan, pengen ngemil yang hangat-hangat. Langsung saja bikin kolak pisang dan ubi Moms!

Nasi Goreng Tomat (18M+)

Rata-rata anak kecil pasti suka nasi goreng. Yuk, variasikan masakan nasi goreng Moms! Salah satunya nasi goreng tomat.

Sudah Waktunya Me Time Lho Moms

Kapan terakhir kali mommy punya waktu untuk me time? Berikut ini ada beberapa tips me time yang bisa moms lakukan

Tips ME TIME ala Working Mom

Saya ibu pekerja yang memiliki anak hiperaktif. Kadang membuat saya lelah, mood berubah & selalu ingin marah.

Redeem Point Babyologist Pertamaku

Saya tahu Babyologist sudah lama, waktu itu memang hanya melihat-lihat informasi di Instagramnya saja.

Pengalamanku Pertama Kali Mengikuti Babyo Session

Bagaimana pengalaman Mom Ngel Zhuang ketika mengikuti acara babyo session untuk yang pertama kalinya?

New Mom

Sebagai new Mom, jangan lupa untuk mencari informasi tentang berbagai hal mengenai kehamilan dan menyusui ya!

Me Timeku Dengan Babyologist

Semenjak berkenalan dengan babyologist, saya sudah dibuat jatuh cinta

Pengalamanku Mengajak Deana Toilet Training

Awal saya mencoba toilet training pada Deana itu saat usianya 20 bulan.

Kegalauan Launching Debay

Yang di galauin bukan takut dioperasi atau sakitnya, tapi ASInya keluar gak nanti abis lahiran? Sama gak Moms?