Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Hamil, LDM, Merasakan Gempa Di Tanah Rantau

MY STORY  |  PREGNANCY  |  18 Aug '19


Ku anak asli jawa, karena tuntutan pekerjaan ku merantau sejak masih pacaran, pacar yang sekarang menjadi suami sangat paham betul kondisi pekerjaan yang sekarang sedang kujalani. Merantau sampai ke daerah di salah satu kabupaten di Sulawesi Barat. Kami enjoy dan menikmati masa pacaran LDR sampai awal pernikahan. 

Terpisah jarak Bekasi - Majene.

Alhamdulillah Tuhan memberikan anugerah hamil di bulan ketujuh usia pernikahan kami. Walau awal sempat galau karena banyak yang bertanya-tanya sudahkah perutku “isi” namun hal ini tidak membuatku stress karena suami selalu meyakinkan kalau sudah rezeki pasti ada aja jalannya.

Masa-masa awal kehamilan kulewati sendirian di kamar kos tanpa ada pendamping. Morning sickness, hanya sampai mual dan ngantuk berat di pagi hari kurasakan seperti layaknya ibu hamil lainnya. Tidak ada rasa “ngidam” yang berlebihan atau hamil yang sampai kepayahan. Alhamdulillah anakku mengerti kondisi Bapak Ibu nya.

Positif thinking adalah koentji. Dari usia kehamilan muda kubiasa melakukan perjalanan darat 300-an km via darat. Banyak orang bilang mitos ini itu tapi asal kita bekali diri dengan pengetahuan, rajin membaca, enjoy, dan happy alhamdulillah tidak ada masalah yang berarti. Apalagi jujur LDR ini membuat tingkat kerentanan akan stress tinggi. Rasanya sangat berbeda dengan pada saat sebelum hamil.

Kemudian, pada saat terjadi bencana tsunami palu kabupaten majene adalah salah satu kabupaten terdampak gempa yang lumayan kencang.

Sore itu, waktu hampir maghrib ku baru tiba di kamar kosan dan sedang menyapu dan mengepel lantai melihat pintu berbunyi jedug jedug dan tampak gantungan baju di pintu goyang-goyang, agak lama sadar ternyata itu gempa sebelum akhirnya bergegas berlari keluar kamar begitu kencangnya sampai lupa kalau hamil. Begitu sampai di tempat aman, badan kaki berasa lemas jantung terasa berdegup kencang dan badan gemetaran ketakutan. Sadar yang barusan terjadi tarik nafas, cari tempat duduk karena merasa hampir pingsan.

Alhamdulillah, Tuhan masih melindungiku dan janin yang ada di rahimku. Salah satu momen yang tidak akan pernah terlupa di masa kehamilan pertamaku. Disini ku belajar pasrah, berserah, ikhlas adalah koentji utama selain positive thinking. 

Sampai masa cuti hamil datang, ku melewati semua tanpa hambatan. Sangat penting menjaga asupan makanan dan mengenali sinyal yang diberikan tubuh. Jangan memaksakan diri, enjoy, dan happy. ^_^

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

152 Cikita Kalista

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Cerita Kehamilan dan Melahirkan Mom Devita

Moms, yuk simak cerita kehamilan dan melahirkan Mom Devita berikut ini.

Cerita Promilku di Usia 35 Tahun

Moms sedang merencanakan program hamil? Simak yang satu ini yuk!

Aku Ngidam Belut, Amankah Di Konsumsi Saat Hamil?

Amankah ibu hamil mengonsumsi belut? Baca yang berikut ini.

Pengalaman Kuretase di Usia Kehamilan 11 Minggu

Salah satu resiko yang dapat terjadi pada Ibu hamil adalah keguguran. Setelah itu biasanya Mom akan dianjurkan untuk kuretase.

Pengalaman Program Hamil dengan Memiliki Myoma di Rahim

Di awal pernikahan aku dan suami sudah berencana ingin segera memiliki momongan. Karena kami sudah berpacaran 4 tahun, jadi rasanya sudah cukup [...]

7 Langkah Persiapan Persalinan Penuh Cinta

Ternyata perkara melahirkan bukan terjadi begitu saja. Tanpa persiapan, maka tak jarang kenangan buruk yang akan tersimpan dalam waktu yang [...]

Ceritaku Hampir Khilaf Saat Hamil

Siapa Moms yang pernah merasa galau ketika tahu hamil? You're not alone. Baca cerita ini yuk.

Proses Persalinan Anak Kedua Lebih Cepat, Benarkah?

Kata orang melahirkan anak kedua akan jauh lebih mudah dan lebih cepat dari anak pertama. Benarkah demikian?

Tips Jarak Kehamilan Antara Kakak dan Adik

Berapa jarak kehamilan yang ideal? Setiap orang pasti punya alasannya masing-masing ya. Berikut ini cerita dari Mom Ngel Zhuang.

7 Hal Penting yang Harus Dipersiapkan Sebelum Persalinan

Memasuki trimester ketiga, ibu hamil biasanya akan merasakan dag dig dug antara bahagia karena akan segera bertemu dengan sang buah hati dan [...]

Hindari Perkataan Negatif Terhadap Ibu Hamil

Yuk hindari mom-shaming dan bersama-sama memberikan dukungan terhadap para orang tua lainnya. Simak cerita berikut ini ya.

Tips Mengatasi Perut Gatal Saat Hamil

Ibu hamil sering mengalami gatal-gatal di kulit karena berbagai hal. Apa pun penyebabnya, berikut ini beberapat tips mengatasi perut gatal saat hamil.

Perbedaan USG 2D, 3D dan 4D

Bagi Moms yang tengah hamil tentunya USG sudah tidak asing lagi, ya. Seiring perkembangan zaman USG untuk memeriksa kondisi janin pun semakin [...]

5 Tanda Awal Kehamilan yang Dapat Dideteksi Tanpa Testpack

Apakah Moms mengalami telat haid? Atau merasa eneg mual ingin muntah setiap pagi dan bertanya-tanya jangan-jangan Moms sedang hamil? Jika memang [...]

Couvade Syndrome: Suami Ngidam saat Istri Hamil Ternyata Bukan Mitos

Salah satu hal yang sering dianggap tidak masuk akal adalah suami yang ikut ngidam saat Moms hamil. Di dunia medis, hal ini disebut sebagai [...]

3 Manfaat Jeruk Lemon bagi Kehamilan

Ibu hamil disarankan untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya termasuk vitamin C. Oleh karena itu, jeruk lemon juga baik untuk kesehatan ibu hamil.

Berhubungan Intim Terbukti Berhasil Memancing Kontraksi

Kata orang berhubungan intim di kala hamil tua dapat memicu kontraksi. Betulkah demikian?

Sounding ke Bayi, Mempermudah Persalinanku

Waktu 2 garis di test pack itu muncul, betapa bahagianya hati Saya dan Suami. Kami memang tidak menunda punya momongan dan diberikan kepercayaan [...]

My First Pregnancy Story (Part 1)

Saya menikah pada bulan Januari 2017 di usia 24 tahun. Sebelum menikah, saya tidak pernah melakukan Premarital Check-Up.

Galau Masalah KB? Berikut Pengalaman Pribadi Saya

Permasalahan KB buat para ibu yang baru melahirkan ini susah-susah gampang ya Moms.