Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Hamil Kembar Tanpa Program dan Tanpa Adanya Riwayat Kembar

MY STORY  |  PREGNANCY  |  16 May '19

Hi, perkenalkan nama saya Karina Theresia. Di sini saya ingin berbagi kisah mengenai kehamilan kembar yang saya alami. Selamat membaca :)

Selang dua bulan setelah saya menikah, saya dinyatakan positif hamil oleh dokter dan dokter menyatakan bahwa usia kandungan saya baru memasuki 6 minggu. Ketika di USG yang terlihat hanya kantung kehamilannya saja, sehingga dokter menyarankan untuk kembali 2 minggu kemudian. Dua minggu kemudian, saat dokter memeriksa kandungan saya, tiba- tiba di layar muncul dua kantung kehamilan yang samar sehingga dokter memutuskan untuk melakukan USG Transvaginal.

Saat dilakukan USG Transvaginal, barulah terlihat jelas ada dua kantung yang masing-masing berisikan satu janin. Alangkah terkejutnya saya dan suami karena tidak pernah terbesit di benak kami untuk memiliki anak kembar karena kami berdua sama-sama tidak memiliki keturunan kembar baik dari saudara dekat maupun jauh.

Tapi rasa terkejut itu berganti dengan rasa bahagia dan rasa syukur yang tak terbendung karena kami berdua merasa ini benar-benar mukjizat dari Tuhan. Banyak yang menyangka bahwa kehamilan yang saya alami merupakan program bayi tabung. Padahal, kami berdua baru saja menikah dan kondisi kami berdua baik-baik saja, jadi kehamilan yang saya alami benar-benar tidak direncanakan.

Dari awal kehamilan hingga saat ini, saya tidak mengalami kesulitan yang berarti. Saya tidak mengalami mual-mual, pusing atau muntah. Saya malah merasa lapar hampir setiap jam dan ingin makan terus. Sehingga di kandungan saya yang sudah memasuki 29 minggu ini berat badan saya sudah bertambah 12 kg. Untungnya menurut dokter plasenta saya bagus, sehingga makanan yang saya makan tersalurkan dengan baik jadi bayi-bayi saya tumbuh sesuai dengan semestinya.

Memasuki usia kehamilan 29 minggu saya mulai mudah lelah, karena perut saya sudah terlihat seperti 9 bulan. Selain itu juga nafas saya terasa lebih pendek sehingga mudah merasa ngos-ngosan. Dokter pun sudah menyarankan untuk tidak banyak jalan dan lebih sering untuk bedrest karena rawan untuk terjadinya kontraksi lebih awal.

Sekian cerita kehamilan kembar saya, doakan semoga persalinan saya lancar dan tepat waktu.

331 Karina Theresia Megantara

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Selang 2 Bulan Kuret, Aku Hamil Lagi

Sedikit berbagi cerita di masa-masa indah kehamilanku Alhamdulillah kini kehamilanku yang ke 2 anak pertamaku.

Perjalanan Panjangku untuk Melahirkan Part II

Ketika pertama kali mengandung dan akan melahirkan seorang anak, pastinya sangat deg-degan seperti Mom Marcella.

Perjalanan Panjangku untuk Melahirkan

Ketika pertama kali mengandung dan akan melahirkan seorang anak, pastinya sangat deg-degan seperti Mom Marcella.

Pengalaman Hamil Pertamaku: Sensitif Sama Semua Aroma Makanan

Siapa di sini yang masa kehamilannya sangat sensitif? Yuk simak cerita kehamilan Mom Annisa berikut ini

Lahiran Caeser Karena Air Ketuban Kering

Bisakah melahirkan secara normal jika air ketuban kering? Yuk simak cerita dari Mom Hanny berikut ini

Cerita Kehamilan dan Melahirkan Anak Pertama: Eneg Sama Uang!

Kehamilan merupakan hal yang sangat ditunggu-tunggu oleh pasangan suami istri. Lalu bagaimana pengalaman Mom Syifa?

Tidak Morning Sickness Bukan Berarti Tidak Sehat

Apakah hamil dan tidak mengalami morning sickness berart masa kehamilannya tidak sehat?

Apa itu Inseminasi?

Hai Moms, saya tahu banyak sekali moms yang sedang berjuang untuk mendapatkan keturunan.

Kehamilan Dengan Placenta Previa

Rutin melakukan check kehamilan seperti USG, pada usia kehamilan 6 bulan, ternyata dinyatakan placenta previa.

Diare Karena Makanan Pedas

Apakah Moms mengalami sakit perut berupa diare ketika kehamilan? Hati-hati, dikehamilan muda banyak resikonya loh!

Kantong Hamil Pecah di Mall

Apa yang harus dilakukan ketika pecah ketuban saat sedang berada di luar rumah?

Berbesar Hati Melahirkan Caesar

Apakah Moms sudah memiliki rencana untuk proses persalinan kelak? Bagaimana jika tidak sesuai dengan ekspektasi?

Perlukah Dilakukan Pemeriksaan Hemoglobin Darah Saat Hamil?

Pemeriksaan hemoglobin/hb merupakan salah satu pemeriksaan penting selama kehamilan

Hamil Tua Boleh Naik Kereta Perjalanan Jauh Tidak Ya?

Tahukah Moms bahwa ada aturan dari PT. KAI mengenai penumpang kereta api yang sedang hamil?

Amankah USG Selama Kehamilan? Lalu Apa Manfaat USG Saat Kehamilan?

Pemeriksaan USG adalah pemeriksaan dengan menggunakan gelombang suara ultra untuk menghasilkan gambar di bawah kulit

Mengonsumsi Durian Selama Kehamilan?

Banyak pro dan kontra tentang mengonsumsi buah ini selama masa kehamilan. Jadi bolehkah ibu hamil mengkonsumsi durian?

Perlukah Didampingi Doula Saat Melahirkan?

Keeksistensian doula kini makin menyebar ke beberapa bagian daerah di Indonesia. Jadi, apa itu doula?

Menyusui Saat Hamil? Bagaimana Mengatasinya?

Apakah Moms sedang hamil tetapi harus tetap menyusui? Bagaimana cara yang tepat untuk menjaga kesehatan kedua buah hati?

Diabetes Gestasional Di Usia Kehamilan 32 Minggu

Pernah dengar Diabetes Gestasional pada ibu hamil? Apa sih Diabetes Gestasional itu?

Sakit Pinggang Saat Hamil? Begini Cara Mengatasinya

Kekhawatiran yang sering di alami bumil adalah mengapa dan apakah berbahaya jika sering sakit pinggang?