Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Hamil Dan Tetap Menyusui, Bolehkah?

FEEDING  |  MY STORY  |  PREGNANCY  |  07 Sep '19


Hi moms, sebagian besar moms pasti tahu banget adanya Mitos "tidak boleh menyusui lagi saat hamil, karena ASInya sudah ga bagus, (ada yg nyebut ASI basi, ada jg yg nyebut udah campur darah, ada yg ekstrim nyebut susunya bisa jadi kaya racun) kalau tetap di ASI in, nanti anaknya jadi layu, kurus dsbnya".

Saat saya mulai hamil Clarissa, tiap ketemu para orang tua, selalu deh diomongin begitu. Termasuk mama saya sendiri yg bolak balik nyuruh nyapih Mora. Sebelumnya, saya hamil anak ke2 saat anak pertama saya masih berusia 6 bulan ya Moms.

Maka dari itu, saya langsung googling mencari berbagai artikel dan sumber informasi lainnya di Internet, dan pastinya saya selektif memilih artikel tersebut, saya cek dulu Web nya, penulisnya, apakah sumber tsb cukup kompeten. Dan mostly artikel yg saya baca memang artikel resmi dgn narasumber para dokter dan atau Tanya jawab dengan dokter, dan artikel yg memang ditulis oleh dokter, dan yang ditulis oleh para peneliti kehamilan. Dan juga saya bertanya mencari informasi ke ibu ibu lain digrup yg memiliki pengalaman hamil sambil menyusui.

Kesimpulannya Hamil sambil menyusui diperbolehkan, dengan kondisi ibu hamil tersebut tidak memiliki riwayat keguguran dan ataupun kandungan lemah sebelumnya. Kemudian harus cermat dan waspada terhadap tanda-tanda bahaya, karena ketika menyusui terjadi kontraksi pada rahim, untuk ibu menyusui kontraksi tersebut baik karena membantu rahim mengecil lebih cepat, akan tetapi untuk ibu Hamil kontraksi tersebut jika terlalu kencang bisa mengakibatkan keguguran pada kehamilan trimester awal, dan dapat mengakibatkan bayi lahir prematur di trimester akhir.

Jika ingin tetap menyusui ketika hamil, jaga asupan makan. Maka porsi makan ibu hamil wajib ditambah, karena selain makan untuk ibu dan janin, juga utk ASI. Kemudian, jika merasakan tanda tanda bahaya, segera hubungi dokter kandungan dan atau segera ke IGD.

Setelah cukup informasi, ketika kontrol pertama kali ke dokter kandungan saya, hal ke2 yang saya tanyakan adalah, Bolehkah saya tetap menyusui dok?

Dokter kandungan saya salah satu dokter Senior di RS tersebut. Dan beliau menjawab dengan bijak. Pada awalnya beliau agak terdiam dan sedikit ragu, beliau agak keberatan. Tetapi karena saya sampaikan saya ingin sekali tetap menyusui, beliau mengijinkan dengan kondisi, cermat dan waspada terhadap kontraksi, dan jaga asupan makanan.

Di trimester awal, proses menyusui berjalan lancar, kontraksi yg terjadi relative kecil dan masih aman utk janin. Begitu juga di trimester kedua dilewati dengan aman. Begitu tiba di trimester ketiga, kontraksi semakin terasa, lebih kencang dibanding sebelumnya. Saya pernah merasakan keram yg lumayan hebat beberapa kali. Waktu itu malam hari sekitar pukul 9-10 an, saya menghubungi Spog saya, lalu beliau menyuruh saya segera minum penguat kandungan. Beliau meresepkan Duvadilan. Dan suamipun langsung ke apotik. Dan dokter saya kembali mengingatkan, jika masih sakit juga, segera ke IGD. Dan saya sangat khawatir, dan merasa bersalah jika seandainya terpaksa harus lahir prematur.

Setelah kejadian keram tsb, saya mulai mengurangi frekuensi menyusui Mora, jadi hanya sekali sehari pada malam hari karena Mora terbiasa nenen utk tidur malam. Dan saya tambah Susu Formula disiang hari utk pengganti sementara. Saya terus berdoa setiap hari mohon diberi keselamatan dan kelancaran kehamilan sampai hari jadwal SC.

Dan di trimester ke 3 tsb, janin lebih cepat masuk panggul karena pengaruh dari kontraksi yg membantu mendorong janin ke panggul. Jadi seharusnya pada saat itu lebih baik saya langsung stop ASI ketika memasuki trimester ke 3. Karena riwayat saya sebelumnya melahirkan dgn Caesar, jadi harus lebih berhati-hati, lebih cermat dan waspada jika hamil sambil menyusui. Mungkin untuk moms lain dgn riwayat lahiran normal, sebagian bisa tetap menyusui sampai lahiran.

Tetapi kalau dari informasi yg saya baca, memang disarankan begitu masuk trimester ke 3 sebaiknya dihentikan dulu menyusuinya Dan atau dikurangi. Tapi lebih aman dihentikan dulu. Walau ada beberapa teman yang bisa tetap menyusui sampai lahiran. Demikian sharing saya mengenai Hamil sambil menyusui, semoga bermanfaat untuk moms lain diluar sana. Sampai bertemu lagi di story lainnya.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

441 Wenny fatma

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Amankah Tetap Menyusui Saat Sedang Hamil?

Hamil lagi saat masih menyusui si Kecil? Amankah tetap menyusui si kakak?