Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Hamil Bisa Menular, loh kok Bisa?

MY STORY  |  PREGNANCY  |  19 Aug '19


Mungkin terdengar tidak masuk akal bila dikatakan bahwa hamil bisa menular. Namun faktanya berdasarkan riset ilmiah dan penelitian yang dilakukan sejumlah peneliti, disimpulkan bahwa hamil memang bisa menular, loh kok bisa ya? Sejatinya proses kehamilan terjadi akibat kontak biologis antar lawan jenis yang mengakibatkan bertemunya sel sperma dengan sel telur sehingga terjadi kehamilan. Namun, perlu digarisbawahi bahwa penularan yang dimaksud di sini bukan penularan secara fisik namun penularan secara emosional.

Berdasarkan hasil penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal The American Sociological Association tahun 2014, disimpulkan bahwa seorang wanita yang hamil secara positif bisa mempengaruhi teman dekatnya untuk hamil. Dalam penelitian yang dilakukan selama 10 tahun antara tahun 90-an hingga tahun 2000-an dengan melakukan wawancara rumah dan menganalisis data 1720 wanita. Hasilnya dari penelitian tersebut ditemukan tren yang sangat menarik bahwa lebih dari setengah wanita yang terlibat dalam penelitian memiliki anak di akhir percobaan. Mereka menyebutkan pertemanan dan persahabatan menjadi alasan yang mungkin paling kuat dalam penularan kehamilan. 

Teman semasa SMA atau kuliah dan berusia sebaya memiliki pengaruh paling besar dalam menularkan kehamilan. Terlebih bila sosok yang hamil tersebut adalah sosok yang dikagumi dan jadi panutan. Jadi dapat disimpulkan bahwa keinginan wanita untuk bisa hamil akan meningkat bila melihat teman dekatnya hamil.

Aura teman yang sedang hamil akan memberikan motivasi teman dekatnya untuk juga bisa segera hamil. Namun, pengaruh ini hanya dalam jangka waktu pendek sampai dua tahun setelah sang teman memiliki anak. Setelahnya keinginan tersebut akan menurun. Namun penularan secara emosional tidak serta merta menjadikan peluang tertular kehamilan meningkat tanpa didukung oleh faktor-faktor sebagai berikut: 

  • Masih dalam usia masa subur
  • Memiliki pasangan seks yang sehat 
  • Mampu melakukan hubungan seksual
  • Tidak memiliki penyakit yang berhubungan dengan sistem reproduksi dan kesuburan


Peneliti juga menemukan tren bahwa unsur penularan tidak terjadi pada saudara kandung
seperti kakak, adik, maupun sepupu yang hamil. Hal ini dikarenakan di zaman sekarang banyak orang yang beranggapan bahwa pertemanan jauh lebih penting daripada persaudaraan. Terkadang ikatan batin dirasa lebih kuat antar teman ketimbang antar saudara. Sehingga faktor menular lebih banyak terjadi pada wanita yang memiki banyak teman serta memiliki ruang lingkup pergaulan yang luas.

Jadi dapat disimpulkan bahwa kehamilan memang bisa menular secara psikis, namun bukan dengan cara menginjak jempol ibu hamil, menggendong bayi yang baru lahir, menduduki bangku bekas wanita hamil ataupun mengusap-ngusap perut wanita hamil kemudian menempelkannya ke perut sendiri agar tertular hamil seperti mitos yang berkembang selama ini di masyarakat.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

6233 Kurniati Solekha

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Cerita Kehamilan dan Melahirkan Mom Devita

Moms, yuk simak cerita kehamilan dan melahirkan Mom Devita berikut ini.

Cerita Promilku di Usia 35 Tahun

Moms sedang merencanakan program hamil? Simak yang satu ini yuk!

Aku Ngidam Belut, Amankah Di Konsumsi Saat Hamil?

Amankah ibu hamil mengonsumsi belut? Baca yang berikut ini.

Pengalaman Kuretase di Usia Kehamilan 11 Minggu

Salah satu resiko yang dapat terjadi pada Ibu hamil adalah keguguran. Setelah itu biasanya Mom akan dianjurkan untuk kuretase.

Pengalaman Program Hamil dengan Memiliki Myoma di Rahim

Di awal pernikahan aku dan suami sudah berencana ingin segera memiliki momongan. Karena kami sudah berpacaran 4 tahun, jadi rasanya sudah cukup [...]

7 Langkah Persiapan Persalinan Penuh Cinta

Ternyata perkara melahirkan bukan terjadi begitu saja. Tanpa persiapan, maka tak jarang kenangan buruk yang akan tersimpan dalam waktu yang [...]

Ceritaku Hampir Khilaf Saat Hamil

Siapa Moms yang pernah merasa galau ketika tahu hamil? You're not alone. Baca cerita ini yuk.

Proses Persalinan Anak Kedua Lebih Cepat, Benarkah?

Kata orang melahirkan anak kedua akan jauh lebih mudah dan lebih cepat dari anak pertama. Benarkah demikian?

Tips Jarak Kehamilan Antara Kakak dan Adik

Berapa jarak kehamilan yang ideal? Setiap orang pasti punya alasannya masing-masing ya. Berikut ini cerita dari Mom Ngel Zhuang.

7 Hal Penting yang Harus Dipersiapkan Sebelum Persalinan

Memasuki trimester ketiga, ibu hamil biasanya akan merasakan dag dig dug antara bahagia karena akan segera bertemu dengan sang buah hati dan [...]

Hindari Perkataan Negatif Terhadap Ibu Hamil

Yuk hindari mom-shaming dan bersama-sama memberikan dukungan terhadap para orang tua lainnya. Simak cerita berikut ini ya.

Tips Mengatasi Perut Gatal Saat Hamil

Ibu hamil sering mengalami gatal-gatal di kulit karena berbagai hal. Apa pun penyebabnya, berikut ini beberapat tips mengatasi perut gatal saat hamil.

Perbedaan USG 2D, 3D dan 4D

Bagi Moms yang tengah hamil tentunya USG sudah tidak asing lagi, ya. Seiring perkembangan zaman USG untuk memeriksa kondisi janin pun semakin [...]

5 Tanda Awal Kehamilan yang Dapat Dideteksi Tanpa Testpack

Apakah Moms mengalami telat haid? Atau merasa eneg mual ingin muntah setiap pagi dan bertanya-tanya jangan-jangan Moms sedang hamil? Jika memang [...]

Couvade Syndrome: Suami Ngidam saat Istri Hamil Ternyata Bukan Mitos

Salah satu hal yang sering dianggap tidak masuk akal adalah suami yang ikut ngidam saat Moms hamil. Di dunia medis, hal ini disebut sebagai [...]

3 Manfaat Jeruk Lemon bagi Kehamilan

Ibu hamil disarankan untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya termasuk vitamin C. Oleh karena itu, jeruk lemon juga baik untuk kesehatan ibu hamil.

Berhubungan Intim Terbukti Berhasil Memancing Kontraksi

Kata orang berhubungan intim di kala hamil tua dapat memicu kontraksi. Betulkah demikian?

Sounding ke Bayi, Mempermudah Persalinanku

Waktu 2 garis di test pack itu muncul, betapa bahagianya hati Saya dan Suami. Kami memang tidak menunda punya momongan dan diberikan kepercayaan [...]

My First Pregnancy Story (Part 1)

Saya menikah pada bulan Januari 2017 di usia 24 tahun. Sebelum menikah, saya tidak pernah melakukan Premarital Check-Up.

Galau Masalah KB? Berikut Pengalaman Pribadi Saya

Permasalahan KB buat para ibu yang baru melahirkan ini susah-susah gampang ya Moms.