Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Hamil 7 Bulan Janin Kurang Aktif? Waspadai Risiko Janin Mati!

PREGNANCY  |  29 Sep '18


Moms pasti merasa bahagia sekali ketika merasakan gerakan janin yang aktif di dalam perut. Entah itu tendangan atau hanya gerakan kecil saja. Meskipun kadang merasa kurang nyaman, tapi ini bisa menjadi salah satu tanda janin dalam keadaan sehat.

Gerakan janin mulai bisa Moms rasakan di usia kehamilan 4 bulan ke atas. Gerakan ini ditandai dengan sensasi seperti ada kupu-kupu di permukaan kulit atau biasa dikenal dengan butterfly effect. Seiring dengan bertambahnya usia janin, Moms akan merasakannya menendang atau memukul sehingga kadang membuat sedikit terkejut.

Jadi tidak heran kalau Moms khawatir ketika kehamilan sudah berusia 7 bulan, tapi janin kurang aktif, gerakannya tidak seaktif di trimester kedua. Nah, apakah ini masih bisa dibilang normal?

Normalkah Jika Janin Kurang Aktif di Usia Kehamilan 7 Bulan?

Seiring dengan bertambahnya usia si Kecil, pembesaran ukuran janin akan membatasi ruang geraknya karena ruangan di dalam rahim jadi lebih sempit. Jadi bila janin kurang aktif, sebenarnya hal ini normal saja, Moms tidak perlu khawatir. Di samping itu, kurang aktifnya bayi juga bisa dikarenakan janin yang tidur, Moms melakukan banyak aktivitas atau belum makan. Kondisi ini bisa saja terjadi.

Kapan Pergerakan Tak Aktif Ini Perlu Dicurigai?

Meski demikian, tetap saja ada kondisi yang patut dicurigai saat janin jadi kurang aktif. Misalnya ukuran perut tidak bertambah besar, berat badan turun dan sebagainya. Beberapa kecurigaan terhadap kondisi bayi ini bisa berupa fungsi plasenta, janin terkena lilitan tali pusar, IUFD (janin mati di dalam kandungan), gawat janin, dsb.

Hitungan aman untuk pergerakan janin adalah setidaknya 10 gerakan dalam 2 jam saat berbaring. Apabila hal ini membuat Moms gelisah, sebaiknya segera hubungi dokter spesialis kandungan dan lakukan USG untuk mengetahui kondisi lebih lanjut. Lakukan juga pemeriksaan rutin agar kondisi terkini bisa Anda pantau. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, Moms bisa melakukan beberapa hal berikut:

  • Tidak melakukan aktivitas berat
  • Mengontrol tekanan darah
  • Konsumsi makanan berserat dan bergizi seimbang.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1551 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Yang Perlu Diminum Setelah Melahirkan Agar Badan Sehat

Setiap budaya memiliki resepnya tersendiri supaya ibu yang setelah melahirkan segera pulih. Berikut adalah minuman kesehatan ala Tionghoa.

Tes Sekret dan Kultur Swab Vagina untuk Masalah Keputihan

Saat memasuki usia kehamilan 7 bulan, tiba-tiba Saya mengalami keputihan yang cukup banyak, namun tidak berwarna, berbau, ataupun gatal. Lalu [...]

Hal yang Wajib Anda Ketahui Pada Usia Kehamilan 32 Minggu

Apa yang terjadi saat usia kehamilan memasuki 32 minggu?

Mengenal Perkembangan Janin 30 Minggu

Apa saja yang terjadi pada janin berusia 3 minggu? Dan apa saja kekhawatiran calon ibu?

Tes Skrining saat Hamil Trimester Ketiga

Antenatal care didefinisikan sebagai pemeriksaan kesehatan kehamilan oleh dokter terhadap ibu hamil.

Melahirkan Normal dengan Mata Minus

Apakah pernah dengar kalau memiliki mata minus tidak boleh melahirkan normal?

Tas Melahirkan hanya Perlu 3 Kategori Ini saja

Setelah memasuki trisemester ketiga, sebaiknya Bumil sudah perlu mempersiapkan tas melahirkan.

Mengenal Lebih Jauh tentang Gentle Birth

Siapa sih di sini yang tidak mau melahirkan dengan normal dengan mudah dan menyenangkan?

Perubahan yang Terjadi Pada Kehamilan di Minggu ke-41

Perlu diketahui, beberapa ibu mungkin akan melahirkan setelah melewati minggu ke-40 kehamilan.

4 Hal yang Perlu Moms Perhatikan pada Perkembangan Kehamilan Minggu ke-40

Memasuki usia kehamilan ke-40 minggu, ada beberapa hal yang perlu Moms perhatikan.

3 Keluhan Memasuki Perkembangan Kehamilan di Minggu ke-39

Pada usia 39 minggu kehamilan, posisi janin tidak banyak mengalami perubahan.

Moms, Inilah Perkembangan Kehamilan di Minggu ke-38

 Memasuki usia kehamilan di minggu ke-38, janin akan mengalami proses penyempurnaan.

Ini Bahaya Hamil 42 Minggu Namun Belum Melahirkan

Perlu diketahui, jika Moms belum melahirkan padahal sudah waktunya, Moms bisa mengalami komplikasi kehamilan.

Tips Anti Panik Menjelang Persalinan

Mom Nimas punya tips bagi Moms yang mudah panik dan galau menjelang persalinan. Yuk ikuti tipsnya!

Apa yang Dirasakan Saat Hamil Memasuki Trimester 3?

Morning sickness & perubahan berat badan sudah dialami saat trimester 1-2. Lalu apa yang terjadi di trimester 3?

Tips Mencegah Bayi Lahir Prematur

Ga mau kan Moms si Kecil lahir prematur? Yuk cari tahu cara mencegah agar bayi tidak lahir prematur!

Suasana Hati Mulai Sensitif, Berikut Perkembangan Kehamilan di Minggu 30

Memasuki kehamilan minggu ke-30, perubahan suasana hati akan semakin sering terasa. Apakah mempengaruhi janin?

Persiapan Persalinan Normal

Sebelum menjalani proses persalinan, ada baiknya Moms mempelajari terlebih dahulu tips-tips berikut ya.

Perkembangan Kehamilan di Minggu 36 yang Penting untuk Moms Ketahui

Memasuki usia kehamilan timester yang ketiga, apa saja perubahan yang dialami janin?

Kehamilan Usia 29 Minggu: Janin Sudah Bisa Memukul-mukul Perut Moms

Di usia kehamilan 29 minggu, perkembangan janin akan semakin terasa, salah satunya menjadi semakin aktif.