Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Hal Penting Sebelum Menyapih si Kecil

FEEDING  |  31 Oct '18


Menyusui adalah salah satu momen terbaik antara Moms dan si Kecil. Meskipun mungkin di awal-awal proses menyusui ini terasa sulit namun kesulitan itu menjadi tidak ada artinya dibandingkan dengan banyaknya manfaat menyusui. Menyusui bahkan menjadi kegiatan yang menyenangkan karena membuat bonding antara Moms dan si Kecil menjadi lebih dekat.

Seperti yang kita ketahui, Moms disarankan menyusui si Kecil hingga berusia 2 tahun. Namun, kadang kala timbul keinginan ingin menyapih lebih awal karena berbagai alasan. Namun, kita masih bimbang karena usia seringkali dijadikan patokan. Baikkah apabila si Kecil disapih sebelum berusia 2 tahun? Sebelum Moms mengambil keputusan, pertimbangkan beberapa hal berikut ini:

Apakah si Kecil siap disapih?

Seringkali Moms tidak sadar bahwa sangatlah egois ketika menjadikan kepentingan dan kenyamanan kita sebagai alasan menyapih si Kecil. Misalnya karena ingin kembali bekerja, ingin diet, malu menyusui di depan umum, persoalan outfit dan lain-lain. Bukankah ketidaknyamanan dan ambisi akan karier dapat dibantu oleh berbagai macam pompa ASI yang kini sudah semakin canggih? Bukankah seharusnya kita sudah persiapkan ini sejak awal?

Sebab, yang sangat penting dalam menyapih si Kecil ialah ANAK KITA, apakah ia siap atau tidak.

Apabila si Kecil terlihat menjadi uring-uringan, tidak bersemangat, menjadi lebih pemarah, cenderung stress atau bahkan jatuh sakit pasca disapih bisa jadi itu pertanda bahwa sesungguhnya ia belum siap disapih. Namun, sebaliknya ketika ia hanya menunjukkan reaksi sewajarnya seperti rewel menjelang tidur siang dan malam namun masih bisa diatasi hingga ia berhasil disapih, meskipun usianya belum 2 tahun maka si Kecil dapat dikatakan siap disapih.

Apakah nutrisinya sudah cukup terpenuhi melalui asupan yang ia konsumsi?

Seperti yang kita ketahui, ASI merupakan sumber makanan utama si Kecil hingga usianya mencapai 6 bulan. Namun, di atas usia itu pun ASI masih sangat direkomendasikan agar tetap diberikan kepada si Kecil hingga usianya dua tahun ditambah dengan Makanan Pelengkap ASI (MPASI). Hal ini berarti bahwa ASI yang diberikan pada si Kecil usia di atas 6 bulan pun masih cukup mendukung kebutuhan nutrisi harian anak.

Jika si Kecil bukan tipe anak yang susah makan, maka rasanya tidak begitu persoalan apabila ia lekas disapih. Sebab, nutrisinya sudah tercukupi melalui asupan makanan yang ia konsumsi. Lalu, bagaimana jika si Kecil sulit makan? Bukankah pemberian ASI akan sangat menolong sambil Moms terus berjuang memperbaiki nafsu makan si Kecil?

Semoga bermanfaat.

By: Sarah Brahmana

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

469 Sarah Brahmana

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Perbedaan Susu Sapi, Susu Soya, dan Formula Soya

Apa bedanya susu sapi, susu soya dan formula soya? Yuk simak berikut ini.

Kastengel Keju Wajan

Siapa yang suka kastengel? Coba resep anti gagal berikut ini yuk!

Traditional Weaning vs Baby Led Weaning (BLW)

Memasuki tahap MPASI, apakah Moms bingung menentukan metode traditional weaning atau baby-led weaning? Simak berikut ini yuk!

Camilan Keluarga : Cireng isi Keju

Ketika #dirumahaja, bawaanya jadi pengen ngemil mulu ga sih Moms? Bikin sendiri yuk cireng isi keju. Ini resepnya.

Tips Mengatasi Kolik pada si Kecil

Kolik adalah kondisi yang terjadi pada bayi sehat yang menangis tiada henti selama lebih dari 3 jam sehari.

Yuk! Cegah si Kecil Sakit Mulai dari Peralatan Makannya

Masuk diusia Zayn yg ke 1 tahun, pertama kali nya aku coba memberikan dia Sufor.

Nasi Goreng Salmon ala MamaUna

Dikarenakan BabyU sudah genap setahun, MamaUna mau coba kasih makanan masakan rumah, biar papa nya juga kebagian 🤪 hehehe. Nasi Goreng jadi sa [...]

4 Komposisi Penting ASI Booster untuk Keberhasilan ASI Eksklusif

Ternyata, peran ASI Booster sebagai penunjang keberhASIlan ASI eksklusif sangatlah penting.

Akhirnya Ku Menemukan Jodoh Botolku

Mencari botol susu yang cocok untuk si Kecil itu ternyata seperti memilih jodoh! Yuk simak berikut ini.

Creamy Cheesy Chicken Liver, MPASI yang Kaya akan Zat Besi

Hati ayam merupakan salah satu sumber zat besi yang baik bagi bayi.

Tips Menjaga Kadar Vitamin dalam ASI

Saat ASI sudah dipompa, ASI dapat segera didinginkan dalam waktu kurang dari 1 jam.

10 Finger Foods Kesukaan Si Kecil

Finger foods atau camilan yang dapat dimakan sendiri oleh si Kecil dapat mengurangi rasa laparnya di antara jam makan

Tips Memberikan Snack Sehat untuk Gigi pada Si Kecil

Berikut tips memberikan snack sehat untuk camilan si Kecil. Yuk simak Moms

Resep MPASI Beef Rolade

Menu favorit Kenneth, baru pertama kali coba dan berhasil! Ini anti gagal loh Moms. Selamat mencoba.

Onion Rings Bisa Jadi Snack untuk si Kecil

Onion rings mudah dibuat dan juga bisa dipakai untuk jadi cemilan si Kecil disaat senggang loh Moms!

Oats, Menu Andalan si Kecil

Jangan lupa variasikan menu makanan si Kecil agar tidak bosan dan tetap nafsu makan ya Moms! Simak resep berikut.

Resep Tahu Daging Cincang

Apakah si Kecil sudah berusia 20 bulan? Yuk, variasikan menu MPASI dengan coba resep tahu daging cincang ala mom Arlina.

Ikan Tuna Orak Arik Telur

Menu ini bukan hanya menjadi andalan si kecil loh Moms tapi semua anggota keluarga juga suka. Mari dicoba resepnya.

Menu MPASI: Chicken Rice Singapore

Apakah Moms sedang mencoba untuk menaikkan berat badan si Kecil? Resep chicken rice singapore ini cocok loh!

Nasi Brokoli Udang

Apakah Moms sedang mencari resep yang bergizi namun mudah dibuat? Cocok untuk si Kecil yang menyukai menu seafood.