Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Hal-Hal Yang Terjadi pada Awal Menyusui

FEEDING  |  26 Jun '18

ASI dipercaya memiliki kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi perkembangan bayi. Seorang bayi dapat disusui langsung oleh ibunya, bisa juga dengan menggunakan alat penyedot ASI dan disusui melalui botol. Mom dianjurkan memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama sejak bayi dilahirkan. Kemudian dilanjutkan hingga bayi berumur dua tahun dengan makanan pendukung ASI (MPASI).

Hal yang Terjadi pada Awal Menyusui

Untuk Mom and Dads juga perlu mengetahui informasi seputar bayi, ASI dan menyusui. Apalagi pasangan  yang baru pertama kali memiliki bayi. Apa saja hal yang perlu diketahui mengenai menyusui pada awal kelahiran dan awal menyusui? Mari simak beberapa penjelasannya di bawah ini:

1. Inisiasi Menyusui Dini

IMD adalah proses di mana bayi ditempatkan di dada ibu dan mencari sendiri secara alami sumber air susu ibu (ASI) dan kemudian menyusui. Inisiasi menyusui dini juga bermanfaat agar bayi mendapatkan kolostrum (air susu pertama) yang sangat kaya akan nutrisi dan menghindari bayi dari segala penyakit. Kemudian sentuhan bayi dengan Mom juga dapat membangun ikatan batin, Anda bisa merasakan detak jantung bayi dan bayi juga relatif tenang tidak rewel.

2. Belajar Menyusui

Saat bayi baru dilahirkan, tentu baik pada ibu dan bayi juga akan belajar beradaptasi. Cara belajar untuk saling mengenal yaitu salah satunya dengan menyusui. Dalam hal pertama belajar menyusui adalah menempatkan mulut bayi pada payudara. Pelekatan mulut bayi yang salah akan meningkatkan risiko yang Mom alami seperti puting lecet, payudara ibu bengkak, bayi sering menangis dan kurang atau tidak naik berat badan bayi. Jadi ibu bisa mengetahui cara menyusui yang benar seperti apa.

3. Rawat Gabung

Penting dalam inisiasi menyusui dini (IMD) ialah mendekatkan seorang Mom dengan bayinya dan mengutamakan kontak kulit. Jarak antara Mom dan bayi yang baru dilahirkan seharusnya tidak terlalu jauh, bahkan seharusnya dalam satu ruangan, kecuali keadaan bayi prematur atau mengalami penyakit. Mom juga harus tahu bahwa tanda bayi haus bukan hanya menangis saja tapi juga mengeluarkan reaksi tarikan nafas yang berubah rubah atau bayi meregangkan tubuhnya. Oleh karena itu, jika karak antara ibu dan bayi terlalu jauh, maka Anda tidak bisa langsung menyusui, alih-alih harus berjalan beberapa meter.

4. Baby Blues Syndrom

Babay blues syndrome adalah kondisi seorang ibu yang mengalami gangguan pada mood pribadinya setelah melahirkan. Kondisi ini normal dialami ibu dan cukup sering sekitar 60-80 % setiap ibu melahirkan mengalami baby blues. Pada umumnya terjadi hanya beberapa hari setelah melahirkan. Baby blues ini bisa mempengaruhi proses menyusui. Tingkat stres saat baby blues lebih besar, seperti merasa sedih, tertekan dan kelelahan. Bayi juga tidak akan menikmati proses menyusui, bahkan produksi ASI bisa menurun.

Untuk mencegah baby blues, Mom disarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan nutrisi, istirahat dan tentunya mendapatkan dukungan dari keluarga dan kerabat terdekat. Kemudian Mom juga bisa membuat jadwal kegiatan prioritas sehari-hari.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

 

601 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories