Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Gumoh pada Bayi, Berbahayakah?

BABY  |  HEALTH TIPS  |  22 Jun '19


Pengertian Gumoh

Gumoh, dalam bahasa Inggris disebut spitting up, merupakan kondisi keluarnya susu atau makanan yang baru saja ditelan. Kondisi ini umum ditemui pada bayi berusia di bawah satu tahun. Penyebabnya adalah karena kerongkongan bayi belum berkembang sempurna dan ukuran lambungnya masih sangat kecil.

Apabila si Kecil gumoh, Moms hendaknya tidak perlu terlalu khawatir. Kondisi ini seharusnya sedikit demi sedikit menghilang saat dia sudah berusia di atas satu tahun. Pada usia tersebut, cincin otot bagian dasar kerongkongan sudah bisa berfungsi dengan baik sehingga makanan yang masuk ke dalam perut tidak akan mudah keluar.

Selain karena belum sempurnanya sistem pencernaan bayi, gumoh dapat disebabkan juga karena minum susu terlalu banyak, menelan banyak udara, dan bersendawa. Gumoh pada bayi umumnya tidak menyakitkan, selama bayi sehat dan berat badan terus meningkat.

Membedakan Muntah dan Gumoh

Sekilas, gumoh mirip dengan muntah. Namun, keduanya memiliki latar belakang kondisi berbeda sehingga berbeda pula penanganannya. Perbedaan gumoh pada bayi dan muntah adalah bayi tidak sengaja mengeluarkan isi perutnya saat gumoh sedangkan bayi sengaja berusaha mengeluarkan isi perutnya, karena hal tertentu, saat muntah. Bayi muntah bisa disebabkan karena merasa tidak nyaman, kesakitan, rewel, masuk angin, keracunan makanan, infeksi telinga, infeksi usus, infeksi par, radang otak, dan alergi protein.

Mengatasi Bayi yang Sering Gumoh

Gumoh pada bayi bisa diatasi dengan beberapa hal dan kebanyakan tidak membutuhkan penanganan khusus, misalnya:

  1. Pastikan posisi si Kecil dalam kondisi tegak saat dan setelah menyusui. Biarkan dia tegak sekitar 30 menit atau lebih usai disusui. Jangan lupa untuk membuat si Kecil sendawa usai memberikan ASI atau susu formula. Tujuannya, agar angin tidak masuk ke dalam organ pencernaannya.
  2. Hindari tekanan pada perut bayi terutama dalam kurun waktu 30 menit setelah makan. Jangan memakaikan baju dan popok terlalu ketat agar perut si Kecil tidak tertekan.

Jika Moms menemukan kondisi gumoh yang tidak normal sebaiknya Moms segera membawa si Kecil ke dokter. Gumoh pada bayi yang tidak normal ditandai dengan gangguan pernapasan seperti tersedak, batuk, atau napas mengi, gumoh bayi lebih banyak atau lebih dari 2 sendok makan setiap gumoh, dan yang terakhir berat badan sulit naik.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

437 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Belajar Dari Kekhawatiran Temanku Di Masa Pandemi Dengan 5 Tips Ini

Moms yang memiki newborn babies, yuk simak tips menjaga kesehatan si Kecil di masa pandemi berikut ini.

Imunisasi Saat Pandemi, Perlu Ditunda atau Tidak ya?

Di masa pandemi ini, perlukah imunisasi dilakukan? Atau sebaiknya ditunda? Simak bersama berikut ini.

Tips Penggunaan AC di Kamar Bayi

Bagaimana sebaiknya mengatur AC di kamar bayi? Simak berikut ini.

Bayi Bisa Diare Kalau Busui Puasa, Mitos Atau Fakta?

Benarkah Ibu berpuasa bisa menyebabkan si Kecil diare? Simak berikut ini.

Imunisasi untuk Bayi Usia 0-12 Bulan

Apa saja vaksin yang diperlukan untuk bayi usia 0-12 bulan dan apa kegunaannya? Yuk simak cerita Mama Una berikut ini.

Kapan Sebaiknya Memperkenalkan Sikat Gigi pada si Kecil?

Kapan sih sebaiknya si Kecil diperkenalkan dengan sikat gigi? Yuk, simak cerita berikut ini.

Imunisasi Tambahan untuk Perlindungan Maksimal Si Kecil

Selain dari imunisasi wajib, ada beberapa imunisasi tambahan yang penting untuk kesehatan si Kecil. Yuk simak imunisasi tambahan tersebut!

Mengenal Dermatitis Atopik pada Bayi

Atopic Dermatitis (dermatitis atopik) adalah peradangan kronis penyakit kulit.

Alergi Susu Sapi pada Anak

Alergi susu sapi banyak terjadi di 1 tahun pertama kehidupan anak. Bagaimana solusinya?

Mengenal Alergi Susu Sapi

Alergi susu sapi sering ditemukan pada anak di bawah usia 1 tahun.

Jenis-Jenis Alergi pada si Kecil

Alergi adalah kondisi kronis yang melibatkan reaksi abnormal terhadap zat asing yang disebut sebagai alergen.

SLS pada Sabun si Kecil, Bahaya Gak sih?

Bayi baru lahir memiliki kulit yang masih sangat sensitif dan tipis dibandingkan orang dewasa. 

Apa itu Alergi dan Bagaimana Mencegahnya?

Alergi pada bayi dan anak merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dikeluhkan.

Segera Periksakan Mata si Kecil ke Dokter apabila Terdapat Gejala Berikut

Karena mata si Kecil memegang peranan penting, maka Moms perlu untuk melakukan beberapa hal terkait pertumbuhannya

Imunisasi Usia 18 Bulan: Efek Samping dan Manfaatnya

Memasuki usia 18 bulan, pemberian vaksin masih terus berlanjut. Imunisasi apakah yang si Kecil perlukan?

Sindrom Aspirasi Mekonium, Kelainan di Cairan Ketuban yang Membahayakan Bayi

Sindrom aspirasi mekonium (meconium aspiration syndrome) adalah gangguan pernapasan yang dialami bayi sesaat setelah lahir.

Seperti Apa Karakteristik Kotoran Bayi yang Minum ASI?

Karakteristik kotoran bayi yang minum ASI tergantung dari usia. Apa saja perbedaan karakteristiknya?

Night-Weaning Metode Jay Gordon

Menerapkan night weaning dpat membantu menstabilkan pola tidur anak loh Moms. Mari simak night weaning metode Jay Gordon

Bayi Batuk Hingga Muntah, Berbahayakah?

Apa yang terjadi jika si Kecil batuk hingga muntah? Berikut ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat si Kecil batuk.

2 Penyebab Bayi Sering Muntah Berkepanjangan

Bayi muntah adalah hal biasa, tapi Moms harus membedakan kondisi sering muntah yang wajar dengan yang abnormal.