Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Gigi Susu dan Cara Merawatnya

HEALTH TIPS  |  02 Oct '17


Gigi susu adalah gigi yang tumbuh pada awal dimana itu merupakan pertanda bahwa anak anda sudah siap untuk makanan yang lebih padat. Gigi susu ini akan tumbuh sampai anak usia 2 tahun. Pada umumnya jumlah gigi susu ada 20, yakni 4 gigi seri di depan (atas dan bawah ), 4 gigi seri yang terletak di samping, 4 gigi taring dan 8 gigi geraham.

Seringkali gigi susu tumbuh terlambat, hal ini biasanya tergantung dari nutrisi yang terdapat pada anak. Misalnya kekurangan Vitamin D akan membuat gigi susu tumbuh lebih lama. Akan tetapi kasus ini amat sangat jarang terjadi dan biasanya gigi susu pada anak perempuan akan tumbuh lebih dulu dibanding anak laki-laki.

Pada proses pertumbuhannya sering juga ditemukan posisi yang tidak lurus atau berantakan. Tapi anda tidak usah khawatir karena hal ini wajar, mungkin saja dikarenakan pertumbuhan gigi sebelumnya tertekan atau terhambat oleh gigi sebelahnya atau mungkin juga disebabkan kebiasaan anak mengisap ibu jari. Posisi gigi akan lurus dengan sendirinya seiiring dengan pertumbuhan dan pergantian dengan gigi permanen.

Gigi susu juga perlu perawatan sama hal nya dengan gigi permanen, karena gigi susu ini akan dipakai oleh anak untuk mengunyah makanan sampai usia anak 6 tahun dan terganti dengan gigi permanen.

Bagaimana cara yang tepat untuk merawat gigi susu pada anak, mari kita simak beberapa tips berikut ini:

1. Pilih sikat gigi dengan kepala sikat kecil dan bulu sikat yang halus (beberapa brand ternama sudah memiliki product sikat gigi khusus anak). Selalu ganti sikat gigi anak apabila bulu sikat sudah mulai rusak atau sudah dipakai lama.

2. Pilih pasta gigi khusus untuk anak (biasanya pasta gigi ini tidak mengandung fluoride atau kalaupun terdapat fluoride biasanya kadarnya sangat kecil sekali), karena ada studi yang menjelaskan apabila terlalu banyak dan terus menerus menelan fluoride dapat menyebabkan keracunan atau bahkan kerusakan organ tubuh.

3. Mulailah menyikat gigi anak anda seperti anda menyikat gigi anda dan pastikan seluruh areanya tersikat secara sempurna. Ajarkan anak anda untuk menyikat giginya sendiri dengan memberikan contoh atau ajak anak anda untuk sikat gigi bersama. Selain hal ini bisa melatih habit-nya, kegiatan ini juga bisa meningkatkan bonding anda dengan anak.

4. Hindari keseringan mengkonsumsi makanan manis, ataupun makanan yang tidak baik bagi gigi (makanan yang terlalu keras) dan selalu ajarkan anak anda untuk sikat gigi sebelum tidur untuk menghindari bakteri perusak gigi bersarang pada gigi anak.

5. Ajak anak ke dokter gigi untuk melakukan pemeriksaan setiap 6 bulan sekali.

By: Babyologist Team 

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

730 Babyologist Team

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

[REVIEW MOMWID] BRAND'S Saripati Ayam, Essence of chicken

Ada yang pernah mendengar tentang sari pati ayam atau essence of chicken? Ternyata Saripati Ayam ini sangat bermanfaat untuk Ibu Menyusui [...]

Kenali Gejala Dan Penanganan Anemia Pada Si Kecil

Apa gejala anemia pada si Kecil? Apa yang harus dilakukan jika si Kecil terkena anemia?

Hal-Hal Sederhana Untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona Ala Mom Risny

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keluarganya dari virus Corona.

What is Eczema?

What is Eczema?

Perhatikan Hal Berikut untuk Mencegah Virus Corona

Maraknya virus corona banyak membuat orang tua panik. Simak tips berikut agar si Kecil terhindar dari virus ini yuk Moms and Dads!

Penting untuk Diperhatikan Pasca Persalinan

Momen setelah bersalin tentu membahagiakan ya Moms and Dads. Tapi ada hal-hal penting yang perlu diperhatikan loh! Yuk, simak berikut ini.

Tips Mengenakan Masker untuk Si Kecil Demi Mencegah Coronavirus

Mengenakan masker merupakan salah satu cara pencegahan si Kecil tertular virus Corona. Tapi bagaimana jika si Kecil menolak masker?

Mengatasi Sinusitis Pada Balita

Pernah mendengar balita terkena sinusitis? Apa tandanya? Bagaimana cara mengatasinya? Yuk simak berikut ini!

Pengalamanku Alami Wasir Stadium 3 Pasca Melahirkan

Wasir setelah melahirkan? Pasti ga nyaman ya Moms. Yuk simak cerita berikut ini.

Mengenal Kulit Bayi dan Cara Menjaganya

Atopic dermatitis adalah kelainan kulit kronis yang menyerang 15-20% anak-anak serta 3% orang dewasa.

Cara Membuat Mosquito Spray Repellent dengan Variasi Essential Oil

Salah satu fungsi minyak esensial adalah dapat digunakan sebagai anti nyamuk. Bagaimana cara membuatnya?

Apakah Suntik TT Aman? Bagaimana Jika Tidak Suntik TT Sebelum Menikah?

Vaksin TT akan membantu dalam pencegahan tetanus dan sangat diperlukan bagi calon pengantin.

Sindrom Marfan: Kelainan Genetik pada Jaringan Ikat Manusia

Kelainan genetik pada jaringan ikat ini paling umum memengaruhi mata, pembuluh darah, tulang & jantung.

Mengenal Gejala Sindrom Bipolar, Gangguan Kepribadian Ganda Serius

Sindrom bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati ekstrem dan fluktuasi tinggi.

Mengenal Sindrom Behcet, Kelainan Langka yang Menyerang Pembuluh Darah

Sindrom Behcet merupakan kelainan langka yang menyebabkan pembuluh darah di seluruh tubuh mengalami peradangan.

Sindrom Asherman, Sindrom Langka yang Pengaruhi Menstruasi

Apa itu sindrom asherman yang mempengaruhi menstruasi pada wanita? Yuk kenali lebih dekat sindrom langka ini

Campak Jerman Pada Busui Apakah Berbahaya?

Campak jerman atau yang dikenal dengan campak 3 hari, sebenarnya berbeda dengan campak pada umumnya loh Moms.

Sindrom Klinefelter dan Dampaknya Terhadap Kesuburan Pria

Sindrom Klinefelter adalah kondisi genetik yang cukup umum ditemukan hanya pada pria. Bagimana dampaknya pada kesuburan?

9 Gejala Diabetes Tipe 2 yang Harus Diwaspadai

Mengenali tanda-tanda dan gejala awal dari kondisi kronis ini sangat perlu agar penderita dapat segera dirawat.

Pengertian, Penyebab dan Gejala Penyakit Kista

Benjolan berbentuk kantung yang dapat muncul di mana saja di tubuh ini dapat dialami oleh semua kalangan usia.