Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Gigi Permanen Tumbuh Sebelum Gigi Susu Tanggal?

GROWTH & DEVELOPMENT  |  OTHERS  |  05 Oct '18


Moms, pernah mendengar "Gigi Hiu"? Gigi hiu di sini bukan gigi hiu dalam arti sebenarnya ya Moms, mari kita bahas lebih dalam apa itu gigi hiu?

Pada umumnya anak-anak akan mulai mengalami kehilangan gigi susunya di usia 4-6 tahun dan berlangsung beberapa tahun hingga semua gigi susunya tanggal. Prosesnya pun dapat dikatakan mudah yakni gigi susu tanggal dan digantikan gigi permanen, namun terkadang dapat juga terjadi masalah dengan prosesnya.

Gigi hiu disebut sebagai istilah gigi permanen yang muncul ketika gigi susu belum tanggal dan posisinya di belakang gigi susu. Gigi permanen yang muncul sebelum gigi susu tanggal, membuat anak memiliki 2 baris gigi sekaligus. Dikatakan gigi hiu karena faktanya hiu memiliki 2 baris gigi.

Penyebab gigi permanen muncul sebelum gigi susu tanggal

Ketika anak-anak berkembang, gigi permanen biasanya membuang akar gigi susu mereka. Setelah akar hampir habis mulai lah gigi susu tersebut mengalami kelonggaran dan akhirnya rontok. Sebagian besar anak ada yang mempercepat proses tanggalnya gigi susu tersebut.

Bisa dengan menariknya sendiri, ada pula yang ke dokter gigi sehingga gigi permanen dapat tumbuh di tempat yang kosong. Gigi hiu ini muncul karena akar gigi susu tidak cepat luntur, sehingga gigi susu tetap pada tempatnya dan gigi permanen muncul di belakang gigi susu tersebut.

Gigi hiu bisa terjadi kapan saja?

  1. Pertama kali sekitar usia 5 tahun, ketika gigi depan bawah biasanya tumbuh.
  2. Yang kedua adalah sekitar usia 11 tahun, ketika geraham belakang atas muncul.

Idealnya, gigi permanen si Kecil akan berada tepat di belakang gigi utama mereka. Jika gigi benar-benar sejajar, gigi permanen secara bertahap akan mendorong ke arah akar gigi susu, menyebabkan gigi menjadi longgar dan akhirnya copot sehingga gigi permanen dapat menggantikannya.

Namun, jika gigi si Kecil terlalu penuh atau tidak sejajar, gigi permanennya mungkin tumbuh di belakang atau ke samping gigi utama, menciptakan tampilan seperti hiu. Ini kadang-kadang juga dapat terjadi jika, karena alasan apa pun, gigi permanen tidak secara efektif melarutkan akar gigi bayi cukup cepat, memaksanya untuk tumbuh ke arah yang berbeda.

Kapan Anda Harus Datang Menemui Dokter Gigi?

  1. Gigi susu nya tidak mengendur, bahkan setelah beberapa waktu berlalu
  2. Gigi hiu menyebabkan ketidaknyamanan fisik si Kecil atau kesulitan dalam bentuk apa pun
  3. Salah satu gigi yang terlibat tampaknya mengalami pembusukan
  4. Gusi si Kecil mengalami iritasi, radang, atau infeksi di sekitar gigi hiu

Ketika Anda membawa anak Anda untuk perawatan gigi hiu, dokter gigi akan terlebih dahulu menilai mulut anak Anda untuk memeriksa tanda-tanda infeksi periodontal, gigi berlubang, atau masalah kesehatan mulut lainnya di sekitar gigi yang terkena.  Jika ini ada, dia akan membuat rencana perawatan untuk mengatasinya.

Untuk membantu gigi permanen anak Anda tumbuh dengan benar, dokter gigi akan menggoyangkan gigi susu. Ini akan membantu proses penaggalan gigi susu nya secara alami. Untuk kasus yang lebih parah, ia mungkin perlu melakukan ekstraksi, menghilangkan gigi sulung sehingga gigi permanen dapat berkembang.

Semoga bermanfaat.

By: Nathania felisia

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

679 Nathania felisia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Hal yang Tak Perlu Dikhawatirkan Jika Terjadi pada Bayi

Perkembangan bayi harus diperhatikan, tapi ada hal yang sebenarnya bukanlah masalah besar

Si Kecil Cenderung Meniru Pertanyaan daripada Menjawab, Normalkah?

Anak berusia 2 tahun lebih selalu menjawab pertanyaan dengan sebuah pertanyaan atau mengulang pertanyaan kita apakah normal? Yuk simak [...]

Indonesia Krisis Stunting, Cegah Sekarang!

Moms, penting sekali untuk mengetahui fakta-fakta seputar stunting dan tindakan pencegahannya. Yuk pelajari bersama di sini.

Tips Memilih Mainan untuk si Kecil

Agar dapat memilih mainan yang aman untuk si Kecil, yuk perhatikan beberapa tips dari Mom Titis berikut ini.