Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Gendong Takkan Membuatnya Menjadi Manja

MY STORY  |  OTHERS  |  15 Jun '19


Mom, ada yang pernah denger orang-orang bilang “Jangan gendong terus, nanti bau tangan”? Aku yakin ada. Bahkan mungkin semua Ibu baru pernah denger tentang hal ini. Menjadi Ibu baru, pasti semuanya juga baru. Apalagi untuk anak pertama. Mulai dari persiapan persalinan, memilih metodenya, bahkan mengurus bayi baru lahir pasti akan sangat menguras tenaga.

Mom, salah satu aktivitas untuk Ibu dengan bayi yang baru lahir adalah proses menyusui dan menggendong. Belum lagi menghadapi nyeri pasca persalinan, jahitan yang belum kering (baik persalinan normal ataupun operasi caesar), hingga menghadapi baby blues dan intimidasi dari berbagai pihak. Tapi kita tetap harus semangat dan fokus pada bayi kita saja ya, Mom.

Mengenai menggendong dan mitos “bau tangan”, ini juga terjadi padaku dan bayiku. Berawal karena asi baru keluar 2 hari pasca persalinan, si bayi kuning hingga harus minum obat diusianya yang baru 1 minggu, tentang bagaimana dia tidur juga jadi masalah. Awal mulanya aku menyusui dengan posisi duduk, otomatis tangan akan menyangga badan bayi agar proses menyusui bisa maksimal. Setelah dia terlelap, mau diletakkan dikasurnya, eh matanya langsung terang benderang, kemudian nangis. Kembali diangkat lagi, disusui lagi, tertidur lagi, diletak nangis. Begitu seterusnya sampai Esmeralda bertemu Antonio, hehehe.

Kemudian, aku tak punya pilihan lagi, Mom. Anakku bisa tertidur berjam-jam jika berada dalam gendonganku, tetapi kalau diletakkan dibawah pasti terbangun. PASTI. Lalu, solusinya apa? Ya, gak ada solusinya selain gendong. Karena aku juga takut dengan penggunaan ayunan, saat itu tidak memiliki bouncer baby, jadi pilihan terbaik ya gendong, hehehe.

Aktivitas ini kulakukan hingga bayiku hampir berusia 2 bulan. Alhamdulillah si bayi paham kalau malam, dia mau tidur dikasur Mom. Jadi aktivitas stand by gendong ini hanya untuk siang hari saja. Selain itu, si bayi juga mudah sekali terbangun karena suara motor, suara pintu dibuka, suara apapun. Kalau dia tidur dikasur, pasti akan langsung kaget dan terbangun akibat refleks moro bayi yang masih tinggi. Tapi kalau digendongan, bisa digoyang-goyang sedikit dan lanjut tidur lagi.

Untukku pribadi, ini ribet. Iya. Karena membuat kita jadi gak bisa ngapa-ngapain, bahkan mandi pun susah. Apalagi mau sisiran, hehehe. Sampai pernah gantian gendong sama ayahnya dan neneknya, demi tercukupinya tidur si bayi, untuk kesehatannya juga kan.

Ada yang nyinyir gak Mom? Pastilah ada. Tetangga bahkan saudara yang datang dengan niat menjenguk, begitu lihat aku duduk sambil gendong anakku yang tertidur, auto ceramah mengenai bau tangan, nanti akan minta digendong terus, dan lain-lain. Cuma satu aja mom tetangganya? Oh tentu tidak, ratusan, hehehe. Tapi aku kasih senyum termanis aja, sambil banyak-banyak istigfar biar diberikan banyak stok kesabaran.

Aku baca banyak artikel mengenai penting dan bagusnya menggendong. Dan hal inilah yang menguatkanku untuk terus menggendong anakku, sampai kapan dia mau. Keadaan seperti ini akan berangsur membaik. Menuju usia 3 bulan keatas, si bayi sudah mulai pinter. Refleks moro nya mulai berkurang, dan sudah bisa tidur dikasur biasa. Untungnya memang kalau malam dia tidak rewel dan bisa tidur nyenyak, jadi Ibu dan Ayahnya juga bisa sekalian istirahat.

Intinya apa Mom? Gendonglah. Menggendong tidak membuat anak kita menjadi manja. Dia yang dulu didalam rahim dibuai oleh air ketuban, membutuhkan kehangatan dari kita, salah satu caranya dengan menggendong itu tadi.

Kalau ada Mommy-mommy yang anak bayinya anteng tidur dikasur tanpa perlu digendong, bersyukurlah karena bisa lebih santai. Tapi buat Mommy-mommy yang bayinya gak mau diletak, tapi anteng banget kalau digendong, tenang, dikau tak sendirian Mom, hehehe. Aku juga dulu mengalami apa yang dikau alami. Maka gendonglah. Dengan menggendong pasti akan menambah bonding kita dengan anak dan membuat dia menjadi lebih nyaman dan percaya diri. Dulu aku menggendong bisa sambil nonton drama korea atau sambil main handphone sandaran disofa, hehehe.

Percayalah drama ini akan berlalu. Kelak dia akan menjadi dewasa. Mungkin suatu saat nanti, kita yang akan menawarkan diri untuk menggendong dia, meski raga ini sudah tak sanggup lagi karena dia sudah semakin besar.

Semangat untuk semua Mommy-mommy pejuang diluar sana. Spread the love.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

211 Nadira Nadira

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Ini Cara Kami Mewujudkan Pernikahan Sehat Di Masa Pandemi

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keharmonisan rumah tangga di saat pandemi ini.

Lakukan 4 Hal Ini Untuk Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga Selama Pandemi

Moms and Dads, selama pandemi ini jaga keharmonisan rumah tangga yuk. Simak bersama yang berikut ini.

Inspirasi Nursery Room

Para bumil sedang mencari inspirasi untuk mendekor kamar si Kecil? Bisa lihat yang satu ini ya.

Menjaga Kesehatan Pernikahan Selama Di Rumah Aja

Selama di rumah aja, apa yang Moms and Dads lakukan untuk menjaga kesehatan rumah tangga? Baca cerita berikut ini ya.

Komunikasi Suami Istri Saat WFH

Apabila suami istri sedang tegang, apa yang sebaiknya dilakukan? Simak cerita berikut ini ya.

Daddies Cook on Vals Day with Nutribaby+

Babymoov menyelenggarakan acara Daddies cook on Valentines Day!

Tips Sederhana untuk Mengurangi Sampah Rumah Tangga

Mengurangi sampah bisa dilakukan dari hal-hal kecil yang sederhana ya Moms, apa sajakah itu?

Yang Perlu Dipersiapkan saat Jadi Mama Muda di Perantauan

Apa saja yang harus dipersiapkan saat memutuskan untuk tinggal sendiri alias jauh dari keluarga?

Membereskan Baju dengan Menggunakan Konmari Method

Gerah banget ga sih Moms, tiap buka lemari liat baju anak awut2an. Perlu ngumpulin niat yang banyak buat rapihin semua.

Habis Melahirkan, Tetapkan Aturan Berikut

Jangan sungkan untuk menerapkan aturan aturan ya, untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan

Tips Menghempaskan Mom Shaming!

Yuk ikuti tips berikut ini untuk mengatasi mom shaming

Bahaya Baby Blues

Ternyata 80% Ibu yang baru melahirkan mengalami dan merasakan yang namanya Baby Blues

Tips Menghadapi Mom Shaming dan Baby Shaming

Moms pasti pernah mengalami Mom shaming ataupun Baby shaming, "Kok anaknya nangis mulu, ASI kamu pasti dikit tuh!"

Pentingnya Bahasa Cinta dalam Pernikahan

Pernikahan merupakan sebuah ikatan antara dua orang yang memerlukan kerja sama antara keduanya.

Hindari Kalimat Ini jika Bertemu Ibu Baru

Menjadi seorang ibu tentu tidaklah mudah. Terlebih bagi seorang ibu baru.

Rekomendasi Kado yang Bermanfaat untuk Teman yang Baru Melahirkan

Ketika dapet kabar dari temen kalo dia udah melahirkan, pasti kita juga ikutan seneng ya, moms.

Ini Dia Manfaat dan Tips Mengajak si Kecil Liburan Ke Museum

Moms butuh referensi untuk liburan bersama si Kecil? Museum bisa jadi salah satu ide yang pas

Me Time Sederhana ala Mom Risny

Moms sedang butuh referensi untuk melakukan me time? Yuk simak tips simpel berikut ini

Keputusan yang Tepat untuk Resign

Bagi working Mom, keputusan untuk resign bukanlah suatu hal yang mudah. Banyak hal yang harus siap ditinggalkan

My One Year Journey with Babyologist

Kali ini agak berbeda dengan artikel2 yang aku buat sebelumnya, aku mau sharing perjalananku selama 1 tahun join Babyo!