Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Gejala Intoleransi Fruktosa pada Anak

FEEDING  |  12 Jul '18

Beberapa anak tidak bisa mencerna gula fruktosa, kondisi ini juga biasa disebut dengan intoleransi fruktosa. Lalu apa itu fruktosa? Fruktosa merupakan jenis gula sederhana yang secara alami terdapat dalam buah-buahan, sayuran dan madu. Jenis gula ini mempunyai tingkat kemanisan 1,2 kali lebih besar dibanding dengan gula sukrosa atau gula meja. Sehingga kebanyakan produsen makanan atau minuman menambahkan gula fruktosa. Dalam kondisi bagaimana anak tidak bisa mencerna fruktosa? lalu apakah penyebabnya?

Intoleransi fruktosa pada anak adalah sebuah gangguan di mana anak tidak bisa mencerna fruktosa, hal ini dikarenakan di dalam tubuhnya tidak terdapat enzim yang dibutuhkan untuk memecah dan menyerap fruktosa. Enzim yang diperlukan tubuh untuk mencerna fruktosa bernama aldolasebe atau satu phofructaldolase/fructosephosphatealdolase.

Intoleransi fruktosa dapat terjadi karena diturunkan melalui keluarga sehingga kelainan ini lebih sering dikenal dengan nama intoleransi fruktosa herediter. Anak yang memiliki intoleransi fruktosa jika mengonsumsi makanan yang mengandung fruktosa atau sukrosa, maka di dalam tubuhnya akan terjadi perubahan kimia yang rumit. Tubuh anak tidak bisa mencerna fruktosa, sehingga terjadi penumpukan fruktosa pada hati, ginjal, dan usus kecil. Hal ini kemudian dapat menyebabkan kerusakan pada hati dan ginjal.

Selain itu, tubuhnya juga dapat mengubah glikogen atau bentuk cadangan gula yang disimpan dalam tubuh menjadi glukosa karena penumpukan fruktosa yang terjadi di dalam tubuh. Akibatnya kadar gula darah menurun atau hipoglikemia.

Ciri-ciri gejala intoleransi fruktosa pada anak, gejala ini dapat dilihat pada saat bayi mulai makan atau mengonsumsi jus, buah-buahan, atau makanan bayi yang mengandung fruktosa, gejala awal yang ditimbulkan dari intoleransi fruktosa adalah lemah, pusing, lelah dan suka mengantuk karena gula darah rendah, tremor dan kejang karena gula darah rendah, hati bengkak, kulit kuning atau mata menjadi kuning. Kondisi ini dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Bahkan jika tidak ditangani dengan baik, maka dapat menyebabkan koma bahkan kematian.

Jenis makanan apa yang harus dihindari oleh penderita intoleransi fruktosa? Cara agar intoleransi fruktosa tidak bertambah buruk adalah dengan menghindari setiap makanan yang mengandung fruktosa termasuk sirup jagung yang berfruktosa tinggi, sorbitol sukrosa. Beberapa hal tersebut yang harus dihindari oleh anak antara lain: buah-buahan, gula bubuk, minuman bersoda, minuman berenergi, susu dengan pemanis, madu.

Sangat penting bagi Anda sebagai orang tua untuk mengawasi setiap makanan yang dikonsumsi oleh anak terutama makanan dalam kemasan yang biasanya mengandung gula fruktosa. Oleh karena itu sebaiknya membaca label makanan kemasan sebelum membeli dan mengonsumsinya, hindari sirup jagung yang memiliki fruktosa tinggi dan turunan gula. Anda juga harus menghindari kandungan bahan apapun dari produk yang berakhiran –ose.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

BACA JUGA: Pola Makan Gluten Free pada Anak?

27 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories