Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Gejala Demam berdarah pada si Kecil - tes server baru

MY STORY  |  16 Aug '17


Hai Moms, sekarang lagi musim demam berdarah, nih! Demam berdarah dengue atau DBD bisa menyerang siapa saja, termasuk si Kecil. DBD adalah salah satu jenis penyakit menular yang disebabkan oleh virus. Biasanya virus tersebut dibawa oleh nyamuk. Dulu, penyakit ini disebut juga dengan istilah break-bone. Sebab saat terkena DBD, sendi dan otot terasa nyeri, serta tulang yang terasa retak.

Lalu, apa saja, sih, gejala-gejala jika si Kecil terkena DBD?

Demam tinggi hingga mencapai 40 derajat celcius

Mual

Nyeri di bagian belakang mata

Nyeri pada tulang, otot, dan sendi

Sakit kepala

Pembengkakan pada kelenjar

Bintik-bintik merah pada kulit (tidak semua anak mengalaminya)

Mimisan atau muntah berwarna hitam akibat pembuluh darah yang bocor (gejala penyakit DBD yang parah)

Segera bawa si Kecil ke rumah sakit jika dia mengalami gejala-gejala di atas, ya, Moms!

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

78 Dummy Indonesia

Comments

LATEST POSTS

Japanese Curry Cube

Kali ini mau buat sesuatu yang berbeda. Kalau biasanya rasa curry itu gurih, nah kali ini rasa currynya super seger loh Moms.

Pengalamanku Melahirkan Yura

Kalau udah flashback waktu lahiran Yura, ada suka dan dukanya, sukanya karena yang ditunggu-tunggu akhirnya lahir, dukanya karena pelayanan [...]

Manfaat Empeng bagi Baby Carine

Penggunaan empeng memang merupakan topik kontroversial. Yuk simak cerita Mom Juktristy tentang penggunaan empeng.

Review Product i-Angel Baby Carrier by Mom Editha

Kadang pegal rasanya ketika harus gendong si Kecil seharian. Apa, ya, solusinya agar tidak cepat pegal?

Perlukah Bayi Mengkonsumsi Probiotik setelah Operasi Sesar?

Setelah melahirkan sesar, si Kecil wajib diberi probiotik. Apa itu probiotik dan apa fungsinya?

Menu Tunggal Membuat Anak GTM?

14 hari menu tunggal ternyata tidak direkomendasikan WHO dan tenyata bisa membuat anak GTM. Yuk simak cerita Mom Editha!