Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Gavin's Food Allergy - Part 2

MY STORY  |  09 Aug '17


Mari simak kelanjutan kisah Mom Cindy mengenai food allergy yang dialami oleh Gavin.

Kasus alergi kedua yang dialamai Gavin adalah alergi terhadap buncis prancis. Waktu sesi pertama kasih makanan ini (waktu itu selama seminggu), tidak ada reaksi apapun yang timbul. Nah, baru-baru ini sekitar pertengahan Juli, saya masukkan lagi buncis prancis dalam menu. Kemudian dimulailah reaksi poop yang berlebihan itu.

Menurut DSA Gavin, kemungkinan karena food intolerance. Lalu, sebenarnya mengapa bisa terjadi alergi terhadap makanan? Alergi makanan merupakan suatu reaksi klinis yang tidak diinginkan terhadap makanan secara imunologis. Tubuh bayi maupun dewasa memiliki antibodi yang disebut IgE, yang merupakan protein pendeteksi zat makanan yang masuk ke dalam tubuh. Ketika zat makanan tertentu yang menyebabkan alergi masuk, antibodi ini akan melepaskan zat-zat seperti histamin.  Nah, inilah yang menyebabkan reaksi alergi, baik ringan maupun berat.  

Ada beberapa jenis makanan yang menurut penelitian berpotensi untuk menimbulkan alergi baik terhadap bayi maupun orang dewasa, antara lain :

  • Telur, terutama putih telur (karenanya DSA saya menyarankan untuk mengkonsumsi telor di usia 9 bulan dan dimulai dari kuning telurnya dulu)
  • Susu sapi (disarankan untuk dikonsumsi di atas usia 1 tahun)
  • Kacang-kacangan (kacang tanah, kacang kedelai, dll)
  • Gandum
  • Seafood (ikan air laut, kerang, udang, kepiting)  
  • Beberapa jenis sayuran dan buah bahkan bisa berpotensi menimbulkan alergi juga loh seperti tomat, jeruk, jambu biji dan oyong (seperti pada kasus Gavin).

Jadi kalau alergi, apakah harus di-stop saja pemberian jenis makanan tersebut? Belum tentu! Berikut ini tips yang saya dapatkan (dan saya praktekkan dari pengalaman saya sendiri) :

  • Pada saat didapati alergi jenis makanan tertentu dengan muncul reaksi alerginya, misalnya daging ayam, stop dulu pemberian pada saat itu. Tunggu sampai reaksi alerginya menghilang, maka boleh di-tes untuk diberikan kembali
  • Jika ternyata pada pemberian kedua kali masih muncul reaksi alergi yang sama, maka stop dan tunda pemberian jenis makanan tersebut selama 2-3 bulan
  • Setelah 2-3 bulan, boleh tes lagi kasih jenis makanan tersebut. Jika ternyata masih muncul reaksi alergi namun tidak sebanyak sebelumnya, boleh terus berikan sambil terus dipantau. Namun kalau reaksi alerginya tidak hilang-hilang dan masih berlanjut, maka disarankan untuk stop pemberiannya dan ditunda sampai bayi berusia di atas 1 tahun.  

Jadi, Gavin baru bisa makan Salmon dan Ayam lagi nanti pas 1 tahun neh, hihi

By: Valent Cindy 

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

638 Valent Cindy

Comments

LATEST POSTS

Check List Perlengkapan MPASI Baby Salma

Buat Moms yang sedang mempersiapkan untuk memasuki tahap MPASI, perlu untuk baca tips berikut ini ya.

Gavin's Food Allergy - Part 1

Food allergy adalah salah satu hal penting yang Moms perlu perhatikan ketika memulai MPASI. Berikut cerita dari Mom Cindy.