Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Gara-Gara Tak Ada Suami di Sampingku, Aku Terkena Baby Blues

MY STORY  |  OTHERS  |  02 Sep '19


Pengalaman hamil pertama ku memang tak sebahagia pasangan pasangan lain dimana saat hamil 5 bulan aku dikhianati oleh suamiku sendiri sampai akhirnya rumah tanggaku hancur, di situ memang aku stres tapi di satu sisi aku tidak boleh egois karna ada nyawa yg sedang tumbuh di dalam perutku yg hanya membutuhkan aku 

Tiba saat nya anakku lahir ke dunia awalnya aku happy aja tapi saat 3 hari setelah melahirkan asi ku seret disitu aku stres anakku nangis terus setiap malam begadang ga ada yg menemani memang cobaan yg berat sampai akhirnya aku stres disitu aku sering memarahi bayi ku saat dia manangis sampai aku ga mau gendong ga mau nyusuin anakku aku acuhkan anakku setiap aku denger tangisannya aku stres aku selalu memikirkan mantan suamiku saat aku lahiran tak ada yg menyemangati aku tak ada yg menemaniku begadang temenin si kecil tak seperti istri istri lain yg mempunyai sosok suami saat mempunyai anak pertama, disitu aku bener bener stres berat, aku merasa aku benci sama anakku karna meliahat anakku sperti melihat mantan suamiku dulu. Pokonya perasaan yg campur aduk ada juga perasaan aku takut tak bisa membesarkan anakku karna anakku tak punya sosok ayah

Sampai akhirnya ibu dan kakak kakakku datang kepada ku mereka terus menyemangati aku sampai ibuku bilang kamu bisa nak kamu harus kuat kamu harus semangat demi anak mu dan akhirnya kecemasan ketakutan kekesalan itu perlahan pergi tapi aku masih tak mau menemui si kecil sampai akhirnya ibuku membawa seorang usdtzah beliau menemuiku beliau membrikan siraman rohani yg sangat menyentuh beliau menceritakan pengorbanan beliau yg membesarkan anakknya tanpa sosok suaminya ternyata beliau juga sama seperti saya hanya saja suaminya telah meninggal 

Sampai akhirnya saya di bekali ilmu yg sangat bermanfaat untuk menghilangkan baby blues ini:

1. Yang saya lakukan saya lebih lebih mendekatkan diri pada yg maha kuasa berserah diri dan selalu bersyukur itu yg di katakan beliau tidak boleh menyalahkan takdir

2. Keluarga yg selalu ada yg selalu menyemangatin yg selalu membantu aku mengurus si kecil 

3. Me time yah, me time bisa mengatasi baby blues pada ibu. Dulu me time saya saya habiskan untuk ke sanggar senam untuk melakukan yoga karna olahraga yoga bisa membantu menghilangkan stres dan baby blues

Kalo ingat ingat kejadian itu rasanya sedih banget merasa bersalah sudah menelantarkan si kecil selama 1 minggu tapi aku tidak boleh melihat ke belakang lagi karna sekarang aku punya sebuah masa depan yg indah bersama putra ku.

Alhmdulilah aku mempunya keluarga yg sangat sayang padaku yg selalu mensuport aku yg selalu membantu aku sampai akhirnya aku bisa melewati baby blues itu..

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

12054 Samitri Nurbahagia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Manfaat Air Purifier untuk Pencegahan Virus

Partikel udara kotor ternyata dapat mempercepat penyebaran virus. Air purifier efektif untuk membantu menghilangkan partikel udara kotor.

Waspadai Banjir Bersama si Kecil Saat Musim Hujan

Salah satu masalah besar yang tidak bisa dihindari saat musim hujan adalah bencana banjir.

Tidak Hanya Melembabkan Udara, Berikut Manfaat Humidifier Lainnya

Humidifier tidak hanya berguna untuk melembapkan udara lho Moms, masih banyak manfaat yang bisa didapat dari humidifier

Pentingnya Mengatur Kelembapan Ruangan

Udara yang panas dan penggunaan AC yang sering menyebabkan kulit kering. Maka dari itu Moms perlu alat yang satu ini

Perlukah Air Humidifier untuk si Kecil?

Apa saja sih manfaat yang dapat dirasakan setelah menggunakan air humidifier bagi kesehatan si Kecil dan keluarga?

Ruangan Ber-AC Membuat Kulit Kering? Yuk Moms Pakai Humidifier!

Penggunaan AC setiap hari bisa membuat kulit kering, tapi tenang Moms ada solusinya untuk mengatasi kulit kering

Tidak Hanya Ibu, Ternyata Ayah Juga Rentan Mengalami Baby Blues

Baby blues yang biasa kita tau dapat menyerang seorang Ibu baru, tapi ternyata suami saya juga mengalaminya

Suami Jadi Tak Humoris? Jangan-Jangan Baby Blues

Baby blues selalu menjadi perbincangan hangat di dunia parenting dan ternyata suami juga berpotensi mengalaminya lho

Syndrome Baby Blues yang Dialami oleh Suamiku

Baby blues pada ayah berbeda dengan baby blues yang terjadi pada ibu akibat perubahan hormon pada wanita.

Baby Blues yang Terjadi pada Suamiku

Saat si Kecil lahir, tentu saya banyak sekali melihat perubahan yang terjadi dalam diri suami saya.

Ketika Suami Baby Blues, Ini Cara Saya Menanganinya

Aku ingin berbagi pengalaman tentang bagaimana awal suamiku terkena baby blues dan bagaimana aku menyikapinya.

Cerita Syndrom Baby Blues yang Menimpa Suamiku

Lain anak, lain cerita. Saat anak kedua kami lahir, justru suami sayalah yang mengalami sindrom baby blues.

Baby Blues yang Dialami Ayah saat Kelahiran Anak Keduaku

Halo moms, sedikit cerita, saya ibu dari dua orang anak dimana umur saya dan suami berbeda 4 tahun.

Mengalami Baby Blues secara Bersamaan, Aku dan Suamiku Menjadi Semakin Mesra

Setelah menikah, saya memilih meninggalkan comfort zone saya di rumah orangtua, untuk ikut dengan suami

Waspada Pre-Baby Blues pada Suami!

Sepuluh tahun saya berpacaran dan akhirnya sampai di jenjang pernikahan.

Tipsku agar Daddy Blues Tidak Berujung Depresi

Memiliki anak adalah life changing moment bagi para pasangan. Mereka memiliki title baru, sebagai "orang tua".

Aku Tidak Baik-baik Saja

Ada perasaan takut ketika aku hanya sendirian di rumah bersama bayiku. Bayiku berusia dua minggu saat itu.

Mari Kita Pahami Kondisi Psikis Ibu yang Baru saja Melahirkan

Menjadi seorang Ibu merupakan suatu hal yang menurut saya ajaib

Pengalaman Baby Blues Dan Beberapa Faktor Penyebabnya

Baby blues pernah dirasakan sebagian besar ibu. Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan baby blues

Cemburu Sama Anak Akibat Baby Blues

Sempurna: lahiran normal, pembukaan cepat, ASI lancar, keluarga besar siap membantu, tapi tetap alami baby blues?