Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Fungsi, Manfaat, Dan Efek Samping Imunisasi MMR

HEALTH TIPS  |  21 Apr '18


Imunisasi MMR adalah imunisasi yang termasuk kedalam kelompok imunisasi yang diwajibkan oleh pemerintah, imunisasi ini diberikan pada bayi dan anak-anak. Imunisasi MMR ini sangat dianjurkan mengingat resiko yang ditimbulkannya berbahaya bagi kesehatan. MMR merupakan singkatan dari mumps (gondong), measles (campak) dan rubella (campak biasa). Berarti vaksin tersebut memiliki kombinasi tiga komponen. Selain itu, fungsi imunisasi MMR mencegah timbulnya penyakit yang disebabkan dari tiga jenis penyakit tersebut.

Imunisasi MMR ini memiliki fungsi yang sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Penyakit MMR ini sangat berbahaya, terutama pada ibu hamil. Bahkan imunisasi MMR sendiri akan menimbulkan efek samping saat sudah melakukan suntik MMR. Tetapi gejala yang ditimbulkan tidak berbahaya dan hanya menimbulkan efek samping ringan saja. Namun ada beberapa orang yang mengalami reaksi alergi, maka jika seseorang mempunyai riwayat alergi, sebaiknya konsultasikan atau periksa ke dokter terlebih dahulu.  

Fungsi imunisasi MMR yaitu meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga merangsang dan membentuk imunitas terhadap penyakit gondong, campak dan campak jerman. Penyakit gondong dapat menimbulkan gejala seperti demam, nyeri di bagian sendi, sakit kepala dan pembengkakan di bagian leher. Campak merupakan penyakit yang berasal dari virus yang menimbulkan gejala demam, batuk, pilek, merah di bagian mata, disertai bintik-bintik merah di bagian kulit. Sedangkan campak jerman juga disebabkan dari virus sehingga menimbulkan demam, nyeri sendi, pilek, batuk, pembengkakan di bagian kelenjar dan bintik-bintik merah pada kulit. Jadi, melakukan imunisasi MMR itu penting guna mencegah dan melindungi tubuh dari ketiga penyakit tersebut.

Pemberian vaksin MMR dianjurkan untuk anak usia 15-18 bulan. Selanjutnya pemberian imunisasi vaksin tambahan pada usia 6 tahun. Cara memberikan vaksin MMR yaitu dengan cara menyuntikan vaksin kebagian otot lengan sehingga vaksin tersebut akan masuk kedalam tubuh. Cara pemberian dosis vaksin MMR yaitu 0,5 mm untuk satu orang.

Beberapa anak akan mengalami efek yang bermacam-macam. Bahkan ada yang tidak mengalami gejala apapun. Tetapi gejala yang sering ditemukan oleh anak yang sudah melakukan imunisasi MMR seperti demam dan pembengkakan pada kulit bekas suntikan. Sedangkan efek samping seperti gejala muntah, sakit kepala, nyeri di bagian tangan atau beberapa bagian tubuh lainnya mengalami kekakuan masih jarang ditemukan.  

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

3276 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

[REVIEW MOMWID] BRAND'S Saripati Ayam, Essence of chicken

Ada yang pernah mendengar tentang sari pati ayam atau essence of chicken? Ternyata Saripati Ayam ini sangat bermanfaat untuk Ibu Menyusui [...]

Kenali Gejala Dan Penanganan Anemia Pada Si Kecil

Apa gejala anemia pada si Kecil? Apa yang harus dilakukan jika si Kecil terkena anemia?

Hal-Hal Sederhana Untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona Ala Mom Risny

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keluarganya dari virus Corona.

What is Eczema?

What is Eczema?

Perhatikan Hal Berikut untuk Mencegah Virus Corona

Maraknya virus corona banyak membuat orang tua panik. Simak tips berikut agar si Kecil terhindar dari virus ini yuk Moms and Dads!

Penting untuk Diperhatikan Pasca Persalinan

Momen setelah bersalin tentu membahagiakan ya Moms and Dads. Tapi ada hal-hal penting yang perlu diperhatikan loh! Yuk, simak berikut ini.

Tips Mengenakan Masker untuk Si Kecil Demi Mencegah Coronavirus

Mengenakan masker merupakan salah satu cara pencegahan si Kecil tertular virus Corona. Tapi bagaimana jika si Kecil menolak masker?

Mengatasi Sinusitis Pada Balita

Pernah mendengar balita terkena sinusitis? Apa tandanya? Bagaimana cara mengatasinya? Yuk simak berikut ini!

Pengalamanku Alami Wasir Stadium 3 Pasca Melahirkan

Wasir setelah melahirkan? Pasti ga nyaman ya Moms. Yuk simak cerita berikut ini.

Mengenal Kulit Bayi dan Cara Menjaganya

Atopic dermatitis adalah kelainan kulit kronis yang menyerang 15-20% anak-anak serta 3% orang dewasa.

Cara Membuat Mosquito Spray Repellent dengan Variasi Essential Oil

Salah satu fungsi minyak esensial adalah dapat digunakan sebagai anti nyamuk. Bagaimana cara membuatnya?

Apakah Suntik TT Aman? Bagaimana Jika Tidak Suntik TT Sebelum Menikah?

Vaksin TT akan membantu dalam pencegahan tetanus dan sangat diperlukan bagi calon pengantin.

Sindrom Marfan: Kelainan Genetik pada Jaringan Ikat Manusia

Kelainan genetik pada jaringan ikat ini paling umum memengaruhi mata, pembuluh darah, tulang & jantung.

Mengenal Gejala Sindrom Bipolar, Gangguan Kepribadian Ganda Serius

Sindrom bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati ekstrem dan fluktuasi tinggi.

Mengenal Sindrom Behcet, Kelainan Langka yang Menyerang Pembuluh Darah

Sindrom Behcet merupakan kelainan langka yang menyebabkan pembuluh darah di seluruh tubuh mengalami peradangan.

Sindrom Asherman, Sindrom Langka yang Pengaruhi Menstruasi

Apa itu sindrom asherman yang mempengaruhi menstruasi pada wanita? Yuk kenali lebih dekat sindrom langka ini

Campak Jerman Pada Busui Apakah Berbahaya?

Campak jerman atau yang dikenal dengan campak 3 hari, sebenarnya berbeda dengan campak pada umumnya loh Moms.

Sindrom Klinefelter dan Dampaknya Terhadap Kesuburan Pria

Sindrom Klinefelter adalah kondisi genetik yang cukup umum ditemukan hanya pada pria. Bagimana dampaknya pada kesuburan?

9 Gejala Diabetes Tipe 2 yang Harus Diwaspadai

Mengenali tanda-tanda dan gejala awal dari kondisi kronis ini sangat perlu agar penderita dapat segera dirawat.

Pengertian, Penyebab dan Gejala Penyakit Kista

Benjolan berbentuk kantung yang dapat muncul di mana saja di tubuh ini dapat dialami oleh semua kalangan usia.