Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Flek Pada Kehamilan,Bahaya Atau Biasa?

PREGNANCY  |  27 Nov '17

Flek pada kehamilan sebenarnya sudah banyak terjadi pada ibu hamil terutama pada trisemester pertama. Flek ini merupakan bercak-bercak darah yang keluar akibat embrio yang menempel pada Rahim. Flek ini disebut juga dengan implantasi. Tidak semua wanita mengalami implantasi karena beberapa factor lainnya yang mempengaruhi seperti ketidak stabilan hormon, dan lain-lain.

Penyebab Munculnya Flek Pada Kehamilan

Ada beberapa penyebab yang dapat menyebabkan terjadinya flek pada kehamilan pada setiap wanita. Beberapa diantaranya tidak perlu ditakuti karena tidak membahayakan. Penyebab paling umum ialah ketika janin menempel pada dinding rahim atau disebut juga dengan implantasi. Hal ini sangat lumrah terjadi pada wanita hamil dan tidak membahayakan. Meskipun flek tidak muncul, pendarahan bisa juga terjadi di dalam. Munculnya bercak darah ketika masa kehamilan juga dapat disebabkan karena pembuahan terjadi beberapa hari sebelum periode bulanan datang. Pada masa ini,darah dikeluarkan seperti halnya ketika menstruasi. Akan tetapi hanya berlangsung singkat saja tidak seperti haid yang bisa memakan waktu seminggu. Biasanya juga disertai dengan kram perut yang tidak lama pula.

Hal yang harus diwaspadai ialah jika flek terjadi karena adanya masalah pada Rahim atau janin. Mulut Rahim dapat iritasi karena faktor eksternal maupun internal. Ketika terjadi iritasi pada mulut Rahim atau saluran Rahim, dapat keluar darah berwarna kecoklatan seperti ketika implantasi. Akan sangat sulit dibedakan jika tidak memeriksakannya ke dokter kandungan. Selain itu, tanda janin mati atau dikenal dengan istilah keguguran juga dapat menimbulkan flek. Ini sangat berbahaya terutama untuk ibu. Flek karena keguguran dapat diketahui dengan mudah karena pendarahan yang terjadi biasanya berlangsung lama selama beberapa hari karena Rahim membersihkan diri secara alami dari janin yang telah mati sampai Rahim kembali bersih.

Pada trisemester awal kehamilan, kandungan harus benar-benar dijaga karena masih sangat rentan. Keguguran terjadi lebih banyak pada saat usia kandungan masih sangat muda. Oleh karena itu pemeriksaan secara berkala sangat diperlukan agar dapat terpantau kondisi kandungan dari waktu ke waktu. Kemunculan flek saat hamil muda memang tidak dapat dianggap enteng.

Untuk membedakan mana flek biasa, mana flek yang berbahaya perhatikan beberapa hal. Flek biasa yang umum terjadi periodenya sangat singkat hanya beberapa jam dan terlama 2 hari. Apabila lebih dari itu maka harus segera diperiksa ke dokter kandungan. Selain itu, flek hanya berupa bercak darah kecoklatan dan tidak terlalu banyak. Apabila jumlahnya banyak seperti menstruasi maka harus diwaspadai.

Jadi, flek pada kehamilan muda memang perlu diwaspadai meskipun tidak sepenuhnya membahayakan. Namun, tindakan pencegahan berupa pemeriksaan kandungan secara rutin tetap harus dilakukan agar kandungan tetap sehat.

By: Babyologist Editor

2060 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories