DAILY FEED

Memulai MPASI Saat 6 Bulan atau 5,5 Bulan? Memulai MPASI Saat 6 Bulan atau 5,5 Bulan?
18 Feb '19

Trik Mudah Menyiapkan Makanan Pelancar ASI Trik Mudah Menyiapkan Makanan Pelancar ASI
18 Feb '19

Makanan Benar = ASI Lancar Makanan Benar = ASI Lancar
18 Feb '19

Tips Anti Sembelit Murah dan Mudah untuk Bumil Tips Anti Sembelit Murah dan Mudah untuk Bumil
18 Feb '19

Share, Earn & Enjoy with Mom Niha Share, Earn & Enjoy with Mom Niha
18 Feb '19

Makanan Ampuh yang Membuat ASI Makin Deras Makanan Ampuh yang Membuat ASI Makin Deras
18 Feb '19

Review Scoora Odin Baby Bath 2 in 1 by Mom Vynditan Review Scoora Odin Baby Bath 2 in 1 by Mom Vynditan
18 Feb '19

Roti Abon Keju Camilan Bergizi untuk si Kecil Roti Abon Keju Camilan Bergizi untuk si Kecil
18 Feb '19

Babyo Review Cheers360 Cup Babyo Review Cheers360 Cup
18 Feb '19

Perlukah Mengonsumsi ASI Booster? Perlukah Mengonsumsi ASI Booster?
18 Feb '19

Mengapa Ada Gula dalam Susu Formula? Mengapa Ada Gula dalam Susu Formula?
18 Feb '19

Sayur Bening ASI Boosterku Sayur Bening ASI Boosterku
18 Feb '19

Review: High Chair 3 in 1 Kursi Makan Bayi dari Baby Safe Review: High Chair 3 in 1 Kursi Makan Bayi dari Baby Safe
18 Feb '19

Benarkah Memompa ASI dapat Mengubah Bentuk Payudara? Benarkah Memompa ASI dapat Mengubah Bentuk Payudara?
18 Feb '19

5 Jenis Makanan Pelancar ASI dan Saran Pengolahannya 5 Jenis Makanan Pelancar ASI dan Saran Pengolahannya
18 Feb '19

Review Dot Comotomo by Mom Joeia Review Dot Comotomo by Mom Joeia
18 Feb '19

Penyebab Kanker Serviks pada Perempuan Penyebab Kanker Serviks pada Perempuan
17 Feb '19

Benarkah Napas Berbunyi pada Bayi akibat Tidak Disedot? Benarkah Napas Berbunyi pada Bayi akibat Tidak Disedot?
17 Feb '19

Chocolate Banana Oatmeal Chocolate Banana Oatmeal
17 Feb '19

Menjaga Badan Bayi Tetap Hangat dengan Buds Organics Calming Rub Cream Menjaga Badan Bayi Tetap Hangat dengan Buds Organics Calming Rub Cream
17 Feb '19

Share, Earn, & Enjoy with Mom Feimi Wijaya Share, Earn, & Enjoy with Mom Feimi Wijaya
17 Feb '19

Melahirkan Tanpa Adanya Rasa Sakit Melahirkan Tanpa Adanya Rasa Sakit
17 Feb '19

WHO Tidak Pernah Merekomendasikan MPASI Menu Tunggal WHO Tidak Pernah Merekomendasikan MPASI Menu Tunggal
17 Feb '19

Dermatitis Atopik pada Bayi Dermatitis Atopik pada Bayi
17 Feb '19

5 Manfaat ASI bagi si Kecil 5 Manfaat ASI bagi si Kecil
17 Feb '19

Yuk Buat French Toast untuk Sarapan si Kecil Yuk Buat French Toast untuk Sarapan si Kecil
17 Feb '19

Anakku Speech Delay hingga Usia 27 Bulan Anakku Speech Delay hingga Usia 27 Bulan
17 Feb '19

Ciri-Ciri Pria yang Mengalami Azoospermia Ciri-Ciri Pria yang Mengalami Azoospermia
16 Feb '19

Tips Berkendara Bersama dengan Bayi Tips Berkendara Bersama dengan Bayi
16 Feb '19

Jangan Memberikan TV atau Gadget pada Anak sebelum Waktunya Jangan Memberikan TV atau Gadget pada Anak sebelum Waktunya
16 Feb '19

READ MORE

Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Faktor Penyebab ADHD

HEALTH TIPS  |  24 Jan '18

Anak kecil agresif atau terlalu aktif memang bukanlah sesuatu hal yang aneh, namun apabila anak sudah melebihi batas itu baru dikatakan aneh. Mengapa aneh? Karena akhir-akhir ini ada sebuah penyakit yang disebut ADHD. ADHD atau singkatan dari Attention Deficit Hyperatctivity Disorder merupakan sebuah penyakit yang menyerang anak-anak bahkan orang dewasa. ADHD ini merupakan gangguan yang terjadi pada otak yang mengakibatkan penderitanya menjadi hiperaktif, kehilangan perhatian,serta implusif atau sering bertindak tanpa berfikir terlebih dahulu.

Ciri anak ADHD secara umum banyak sekali, diantaranya yaitu :

  • Tidak bisa fokus
    Apabila seorang anak tidak bisa fokus atau mudah terganggu dengan gerakan atau suara-suara kecil, itu merupakan ciri anak ADHD. Anak ADHD biasanya tidak bisa mengerjakan pekerjaan sekolah dengan selesai, tidak mampu fokus melakukan suatu pekerjaan, serta tidak mampu fokus mendengarkan seseorang yang berbicara kepadanya.
  • Hiperaktif
    Anak menjadi lebih hiperaktif alias tidak bisa diam, bahkan pada saat duduk, ia tidak mampu duduk dengan tenang. Melakukan sesuatu hal yang tidak seharusnya, misalnya pada saat di sekolah, anak tersebut tiba-tiba lari-lari bahkan memanjat sesuatu.
  • Implusif
    Implusif disini artinya, ciri anak ADHD cenderung akan melakukan tindakan tanpa berfikir terlebih dahulu. Anak yang terkena gangguan ADHD biasanya cenderung ceroboh. Dia tidak mampu mengikuti intruksi dengan tuntas.
  • Menghilangkan barang
    Anak ADHD cenderung sering menghilangkan barang atau tidak mampu mengingat benda-benda kecil, seperti mainan,buku, pensil dll. bahkan anak ADHD  tidak bisa mengingat apa saja kegiatan yang ia lakukan selama sehari, karena ciri anak ADHD pelupa.
  • Sering gelisah
    Anak ADHD mudah bosan, cenderung memiliki rasa percaya diri yang rendah, susah untuk bersosialisasi, serta sering menunjukan sikap menentang atau melanggar aturan.

Berdasarkan penelitian banyak yang mengatakan bahwa penyebab anak ADHD karena 3 faktor, yaitu :

  1. Faktor genetik 
    Faktor genetik atau keturunan menjadi salah satu penyebab utama anak ADHD, karena sebagian besar penderitanya mendapatkan kondisi ini dari orang tuanya.

  2. Ketidakseimbangan kimia
    Bahwa ketidakseimbangan kimiawi pada otak menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi gejala ADHD.

  3. Kinerja otak
    Didapati bahwa area otak pada penderita ADHD disebabkan karena otak yang mengontrol perhatian tidak terlalu aktif.

Semoga bermanfaat.

 

By: Babyologist Editor

711 Babyologist Indonesia Send Message to Writer

Related Stories