Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Fakta Tentang Anak Autis Yang Harus Di Sadari

OTHERS  |  19 Jan '18

Saat ini autis bukan lagi hal yang tabu untuk dibicarakan karena sudah semakin banyak orangtua dengan anak autis yang menyadari pentingnya informasi mendalam mengenai fakta-fakta tentang anak autis. Bahkan ada khusus hari sadar autis sedunia atau World Autism Awareness yang diperingati setiap tanggal 2 April. Ini menunjukan bahwa memiliki kesadaran akan anak autis sangatlah penting. Bukan hanya untuk anak itu sendiri tapi juga orangtua.

Untuk lebih mengenal lebih jauh bagaimana sebenarnya kondisi dan hal-hal yang berhubungan dengan kondisi autis pada anak, berikut fakta-faktanya yang bisa anda ketahui:

  • Saat ini autisme merupakan gangguan yang diprediksi akan semakin berkembang dibandingkan dengan jenis penyakit lain. Gangguan perkembangan ini termasuk yang paling cepat meningkat dari tahun ke tahun. Menurut penelitian dan survey, 1 dari 68 anak didunia merupakan penyandang autis.
  • Dulu, bahkan mungkin sampai saat ini masih ada orangtua yang tidak menyadari jika anaknya menderita autisme. Padahal autisme sendiri menunjukkan berbagai gejala yang cukup jelas. Gangguan autisme memang belum ada solusi pastinya namun semakin dini terdeteksi maka penanganan akan lebih mudah untuk orangtua. Sehingga penting untuk memperhatikan gejala-gejala anak autis sedini mungkin.
  • Fakta selanjutnya ialah bahwa sebagian besar penderita autisme ialah laki-laki. Menurut penelitian dan survey, satu dari 48 anak laki-laki adalah penderita gangguan autisme. Ditambahkan, anak laki-laki memiliki resiko menderita autisme bahkan lima kali lipat dari anak perempuan.
  •  Ada yang berpendapat bahwa salah satu faktor penyebab anak menderita autis ialah karena pemberian vaksin tertentu ketika masih bayi. Namun sampai saat ini belum ada bukti ilmiah yang membuktikan pendapat tersebut. Sampai saat ini, faktor penyebab autisme pada anak yang paling kuat ialah faktor genetik dan lingkungan. Karena pendapat tersebut akhirnya banyak orangtua yang meragukan vaksin saat imunisasi. Padahal pendapat tersebut belum terbukti kebenarannya.
  • Anak autis mengalami kesulitan saat berkomunikasi dengan orang lain. Jadi, memaksakan pendapat saat berkomunikasi dengan anak autis adalah hal yang tidak dianjurkan. Penanganan yang tepat untuk merawat anak autis haruslah disertai dengan arahan dari dokter beserta psikolog. Dengan begitu, perlahan anak bisa belajar berkomunikasi secara lebih efektif.

Fyi, Tidak semua orangtua menyadari ketika anaknya ternyata menderita autisme. Maka, ketika anak mengalami masalah dalam hal berkomunikasi, bersosialisasi, ataupun bermasalah dalam belajar sebaiknya orangtua mulai memberikan perhatian lebih dan memeriksa secara seksama apakah ada gejala-gejala yang ditunjukkan anak yang mengarah pada gangguan autisme. Dengan begitu, anak autis bisa mendapat penanganan yang lebih baik. Penanganan ini berguna untuk membangun karakter anak hingga ia dewasa nanti.

 

Semoga bermanfaat.

 

By: Babyologist Editor

BACA JUGA: Pentingnya Mengatur Makanan Anak Autis

257 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories