Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Epidural, Yes or No?

MY STORY  |  27 Jul '17


Ketika saya hamil 9 bulan, banyak yang berkata “nanti jangan pake epidural yah, bisa sakit pinggang”. Terus terang saat itu saya culun (read: bodoh) karena saya tidak mengikuti kelas pre-natal atau senam melahirkan atau kelas-kelas kehamilan lainnya. Selain bekerja, saya merasa tidak perlu. Saya pikir ‘kan kodrat wanita untuk melahirkan, masa sih perlu belajar di kelas segala? Jaman dulu ngga ada kelas, dan semua wanita yang melahirkan baik-baik saja.

Jadi ketika orang memberikan advice untuk tidak menggunakan epidural, saya iya-iya saja. Sampai saatnya dimana air ketuban saya pecah dan saya masuk ruangan khusus melahirkan. Saya memang ingin melahirkan normal, jadi saya sudah mempersiapkan mental bahwa saya akan kesakitan. Tetapi bodohnya, saya sama sekali tidak mempersiapkan metode pain-killer. Saya biasanya tahan sakit, jadi saya anggap enteng sakit melahirkan. Bahkan ketika bidan bertanya mengenai apa yang saya rencanakan untuk pain-killer, saya dengan pe-de menjawab bahwa saya ingin semuanya berjalan dengan natural, no pain killer.

Akan tetapi, setelah 8 jam saya kesakitan, mengerang, muntah-muntah dan memukul-mukul tembok, saya akhirnya menyerah. Saat itu saya baru bukaan 3, dan dokter waktu itu menyarankan untuk saya menggunakan epidural. Dokter meyakinkan saya bahwa proses epidural itu aman, bahkan istrinya sendiri melahirkan 3 anak dan tiga-tiganya menggunakan epidural. Setelah proses epidural selesai, saya bisa istirahat. Di kala saya tidur, tubuh saya yang tidak lagi stres dan mengalami tekanan, bekerja dengan sendirinya. Ketika saya dibangunkan oleh bidan, itu adalah saat dimana kepala bayi sudah siap untuk didorong keluar. 20 menit kemudian, Elle sudah ada di dekapan saya.

Jujur, tanpa epidural saya tidak akan bisa bertahan. Saya sangat bersyukur kepada dokter yang menyarankan metode ini karena saat itu saya sudah kelelahan, dan kalau dilanjutkan saya tidak akan mungkin bisa mendorong bayi keluar. Apakah ada efek epidural setelah melahirkan? Apakah saya sakit pinggang? Tidak sama sekali. Sampai hari ini saya tidak merasakan dampak negatif dari epidural.

So, Moms yang sedang hamil, pelajarilah baik-baik semua metode pain killer yang tersedia, jika anda ingin melahirkan secara normal. Jangan seperti saya yang bodoh dan harus menderita selama 8 jam haha… Apapun pilihan anda, pasti adalah pilihan yang terbaik bagi anda sendiri. Tidak usah merasa terintimidasi dengan pilihan-pilihan orang lain. You know what’s best for you =)

By: Sherlly Yusuf

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1148 Sherlly Yusuf

Comments

LATEST POSTS

Lahiran Normal vs Sesar

Apa perbedaan melahirkan dengan normal dan sesar? Yuk simak pengalaman Mom Jenny

Ibu Menyusui Sering Haus, Mengapa Begitu?

Saat menyusui Moms sering mengalami haus yang berlebihan. Wajarkah hal ini terjadi? Mari temukan jawabannya berikut ini.

Mastitis-Abses Sembuh Tanpa Obat Kimia

Apakah Moms adalah penderita mastisis? Moms, yuk simak pengalaman Mom Riri berikut dalam mengatasi mastitis yang Ia alami.

Babyo Talk with Mom Jovanzka Mengenai Kehamilan dan Baby Blues

Yuk simak cerita dari Mom Jovanzka seputar kehamilan dan baby blues serta bagaimana ia mengatasinya.

Manfaat Bertelanjang Kaki Pada Bayi

Tahukah Moms, Si Kecil dibiasakan bertelanjang kaki jauh lebih baik daripada beralas kaki, Kenapa?

Baby-O-Talk With Doctor and Mom, Nurul Hidayati

Apa rahasia Mom sekaligus Dokter Nurul menjalani kehidupannya sebagai ibu dan juga dokter umum? Bagaimana cara beliau membagi waktu? Yuk, simak [...]

Baby-O-Talk With Working Mom, Michelle Gouw

Menjadi seorang ibu adalah tanggung jawab yang besar apalagi di iringi dengan bekerja. Yuk, simak cerita dari Mom Michelle Gouw berikut ini.

Baby-O-Talk With Mom Tita Seputar Pengalaman Menjadi Seorang Ibu

Mom adalah pekerjaan yang tidak mudah, mari kita simak pengalaman Mom Tita menjadi seorang ibu.

Baby-O-Talk With Mom Adhitya Seputar Stimulasi Kandungan

Adhitya Putri memiliki cara tersendiri untuk menstimulasi kandungannya, seperti apakah itu?

Babyo Talk With Mom Jessica Forrester Seputar Stimulasi Kandungan

Stimulasi ternyata juga penting bagi ibu yang sedang hamil. Yuk Moms, mari kita simak pendapat Mom Jessica Forrester mengenai Stimulasi berikut ini.

Tips Menghadapi Gender Disappointment

Pernahkah Anda mengalami kekecewaan karena jenis kelamin janin tidak sesuai dengan yang diharapkan? Yuk, simak pengalaman Mom Sylvia berikut ini.

Baby-O-Talk with Mom Gisel Seputar Vaksin

Vaksinasi ternyata juga penting bagi ibu yang akan hamil. Yuk Moms, mari kita simak pendapat Mom Gisel mengenai vaksin!

Baby-O-Talk with Mom Silvia Seputar Vaksin

Vaksinasi ternyata juga penting bagi ibu yang akan hamil. Yuk Moms, mari kita simak pendapat Mom Silvia mengenai vaksin! Yuk, disimak.

Baby-O-Talk with Mom Lina Seputar Menyusui

Pembahasan mengenai menyusui tidak ada habisnya. Kali ini, Babyologist bertanya-tanya kepada Mom Lina seputar menyusui.

Mama Takut Menyusui Anak?

Bayi tidak bisa menyusu? Emang ada? Ini yang dialami oleh Mom Marlisa dan Baby Eegan. Mari simak ceritanya berikut ini.

Jaga Sendiri or Pakai Suster?

Mom Michelle Gouw berbagi cerita dan suka duka selama masa kehamilan dan merawat bayi dengan bantuan suster. Yuk simak bersama.

Kenapa Anak Mimisan?

Kenapa anak bisa mimisan? Apa yang sebaiknya dilakukan ketika anak mimisan? Berikut pengalaman dari Mom Sherlly.

Strawberry Hemangioma Awareness

Strawberry Hemangioma? Apa itu? Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi hemangioma? Mari simak cerita dari Mom Tita.

Baking Bersama Kathleen

Baking bersama di dapur bisa menjadi kegiatan yang educative dan fun loh Moms! Yuk simak cerita Mom Sarah berikut ini.

Steps to Recovery After Miscarriage

Bagi pasangan yang mengharapkan seorang anak, keguguran merupakan kesedihan yang sangat mendalam. Berikut cerita dari Mom Ricka.