Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Efek Samping Vaksin Rubella

HEALTH TIPS  |  21 Jun '18


Rubella atau lebih dikenal dengan campak jerman, merupakan penyakit berbahaya disebabkan dari virus rubella yang dapat menular. Biasanya gejala yang ditimbulkan dari penderita penyakit rubella yaitu demam dan bintik – bintik kemerahan di bagian kulit. Ada 8.185 kasus penyakit rubella di Indonesia, berita ini disampaikan oleh kementerian kesehatan. Penyakit ini biasanya menyerang pada bayi dan anak – anak yang tidak pernah melakukan imunisasi. Penyakit campak jerman ini tidak dapat disembuhkan, bahkan tidak bisa diobati. Penyakit ini hanya dapat dicegah dengan pemberian vaksin rubella.

Walaupun ada beberapa orangtua yang masih ragu melakukan vaksinasi rubella yang memiliki resiko efek samping vaksin rubella yang efek sampingnya dapat menyebabkan kecacatan bahkan kematian pada bayi. 

Apakah vaksin rubella itu?

Vaksin rubella merupakan salah satu imunisasi yang berperan dalam mencegah dan melindungi tubuh dari virus rubella. jika penyakit rubella menyerang pada ibu hamil, masalah ini harus lebih diperhatian. Mengingat sangat berbahaya bila menyerang ibu hamil dan berisiko pada janin seperti menyebabkan keguguran dan kematian. Maka disarankan untuk ibu hamil juga melakukan vaksinasi, yaitu pada saat sebelum merencanakan kehamilan.

Yang membutuhkan vaksin rubella yaitu anak – anak dari usia 9 bulan sampai 15 tahun, dengan cara menyuntikan vaksin ke bagian otot lengan atau paha lengan agar vaksin tersebut masuk kedalam tubuh. Meskipun anak tersebut pernah melakukan imunisasi campak, maka tetap melakukan vaksinasi MR atau rubella. hal ini untuk meningakatkan kekebalan tubuh dari penyakit rubella. tentunya vaksin ini disarankan untuk ibu yang berencana hamil.

Vaksin MR atau rubella apakah aman?

Pada dasarnya, pemerintah mengadakan program vaksinasi MR sebelumnya sudah ada rekomendasi dari badan kesehatan sehingga program ini disepakati oleh 141 negara terutama Indonesia. Jadi, vaksin MR sangat aman digunakan. Selain itu, para ulama di Indonesia menyatakan bahwa vaksin tersebut halal dan memperbolehkan melakukan vaksinasi.

Efek samping vaksin rubella

Pada dasarnya vaksin MR tidak mempunyai efek samping yang berat. Efek yang ditimbulkan jika sudah melakukan vaksinasi hanya menyebabkan demam dan bengkak dibagian kulit bekas suntikan. Hal ini normal, karena reaksi tersebut akan hilang sendiri dan berlangsung sekitar 1-2 hari saja. Bahkan ada beberapa orang mengalami reaksi seperti alergi terhadap obat, hal ini termasuk pada efek samping. Bila kondisi ini ditangani dengan cepat, maka akan membaik. Maka dari itu, sebelum melakukan pemberian vaksin MR kondisi tubuh harus sehat. Bahkan seseorang yang memiliki riwayat alergi disarankan agar berkonsultasi dengan pihak kesehatan seperti dokter atau bidan untuk menghindari gejala alergi terhadap efek samping.  

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

2742 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

[REVIEW MOMWID] BRAND'S Saripati Ayam, Essence of chicken

Ada yang pernah mendengar tentang sari pati ayam atau essence of chicken? Ternyata Saripati Ayam ini sangat bermanfaat untuk Ibu Menyusui [...]

Kenali Gejala Dan Penanganan Anemia Pada Si Kecil

Apa gejala anemia pada si Kecil? Apa yang harus dilakukan jika si Kecil terkena anemia?

Hal-Hal Sederhana Untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona Ala Mom Risny

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keluarganya dari virus Corona.

What is Eczema?

What is Eczema?

Perhatikan Hal Berikut untuk Mencegah Virus Corona

Maraknya virus corona banyak membuat orang tua panik. Simak tips berikut agar si Kecil terhindar dari virus ini yuk Moms and Dads!

Penting untuk Diperhatikan Pasca Persalinan

Momen setelah bersalin tentu membahagiakan ya Moms and Dads. Tapi ada hal-hal penting yang perlu diperhatikan loh! Yuk, simak berikut ini.

Tips Mengenakan Masker untuk Si Kecil Demi Mencegah Coronavirus

Mengenakan masker merupakan salah satu cara pencegahan si Kecil tertular virus Corona. Tapi bagaimana jika si Kecil menolak masker?

Mengatasi Sinusitis Pada Balita

Pernah mendengar balita terkena sinusitis? Apa tandanya? Bagaimana cara mengatasinya? Yuk simak berikut ini!

Pengalamanku Alami Wasir Stadium 3 Pasca Melahirkan

Wasir setelah melahirkan? Pasti ga nyaman ya Moms. Yuk simak cerita berikut ini.

Mengenal Kulit Bayi dan Cara Menjaganya

Atopic dermatitis adalah kelainan kulit kronis yang menyerang 15-20% anak-anak serta 3% orang dewasa.

Cara Membuat Mosquito Spray Repellent dengan Variasi Essential Oil

Salah satu fungsi minyak esensial adalah dapat digunakan sebagai anti nyamuk. Bagaimana cara membuatnya?

Apakah Suntik TT Aman? Bagaimana Jika Tidak Suntik TT Sebelum Menikah?

Vaksin TT akan membantu dalam pencegahan tetanus dan sangat diperlukan bagi calon pengantin.

Sindrom Marfan: Kelainan Genetik pada Jaringan Ikat Manusia

Kelainan genetik pada jaringan ikat ini paling umum memengaruhi mata, pembuluh darah, tulang & jantung.

Mengenal Gejala Sindrom Bipolar, Gangguan Kepribadian Ganda Serius

Sindrom bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati ekstrem dan fluktuasi tinggi.

Mengenal Sindrom Behcet, Kelainan Langka yang Menyerang Pembuluh Darah

Sindrom Behcet merupakan kelainan langka yang menyebabkan pembuluh darah di seluruh tubuh mengalami peradangan.

Sindrom Asherman, Sindrom Langka yang Pengaruhi Menstruasi

Apa itu sindrom asherman yang mempengaruhi menstruasi pada wanita? Yuk kenali lebih dekat sindrom langka ini

Campak Jerman Pada Busui Apakah Berbahaya?

Campak jerman atau yang dikenal dengan campak 3 hari, sebenarnya berbeda dengan campak pada umumnya loh Moms.

Sindrom Klinefelter dan Dampaknya Terhadap Kesuburan Pria

Sindrom Klinefelter adalah kondisi genetik yang cukup umum ditemukan hanya pada pria. Bagimana dampaknya pada kesuburan?

9 Gejala Diabetes Tipe 2 yang Harus Diwaspadai

Mengenali tanda-tanda dan gejala awal dari kondisi kronis ini sangat perlu agar penderita dapat segera dirawat.

Pengertian, Penyebab dan Gejala Penyakit Kista

Benjolan berbentuk kantung yang dapat muncul di mana saja di tubuh ini dapat dialami oleh semua kalangan usia.