Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Efek Samping KB Spiral/IUD

HEALTH TIPS  |  OTHERS  |  16 Sep '18


Akhir-akhir ini penggunaan KB spiral mulai banyak diminati di Indonesia. Menurut beberapa tanggapan perempuan yang menggunakan KB jenis ini, selain pemasangannya yang lebih mudah, juga tidak menyebabkan gendut seperti yang terjadi jika menggunakan KB suntik, atau KB dengan meminum pil KB.

Namun ternyata tanpa disadari, penggunaan KB spiral ini menimbulkan beberapa efek samping yang justru lebih berbahaya. Berdasarkan cara kerjanya, KB spiral ini mempunyai 2 jenis yaitu spiral tembaga yang dibuat dari tembaga dan mencegah sperma masuk pada mulut rahim, dan spiral hormonal yaitu spiral yang bekerja secara hormon yang mencegah pelepasan sel telur keluar rahim.

Penggunaan KB spiral ini mempunyai efektivitas paling tinggi dibandingkan dengan alat kontrasepsi lain, keberhasilannya bisa mencapai 99 % dalam mencegah kehamilan.

Efek Samping

Ternyata ada beberapa efek samping dari KB spiral yang harus Anda waspadai:

  • Nyeri punggung
    Beberapa jam setelah memasang spiral, Anda akan merasakan sakit punggung dan kram pada perut seperti ketika Anda sedang mengalami haid. Namun efek samping ini juga akan menghilang dengan sendirinya.

  • Gangguan menstruasi
    Jenis spiral tembaga juga bisa berdampak pada peningkatan darah haid, jika hal ini terjadi, maka sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter. Karena bisa jadi Anda akan disarankan untuk mengganti jenis spiral dengan spiral hormonal yang tidak akan memicu jenis efek samping ini.

  • Kista
    Meskipun efek samping dari KB spiral jenis hormonal bisa mencegah peningkatan nyeri pada haid dan peningkatan darah haid, namun efek samping yang paling menakutkan dari spiral jenis hormonal adalah tumbuhnya tumor kecil atau kista.

  • Radang panggul
    Pemasangan spiral yang tidak benar dan tidak higienis bisa menimbulkan radang pada panggul. Oleh karena itu, pastikan dokter yang akan memasang spiral Anda memang sudah ahli.

  • Perforasi uterus
    Perforasi uterus adalah kondisi ketika spiral terjebak di dalam rahim, menusuk dan kemudian akan menyebabkan kebocoran pada rahim. Jika terjadi hal seperti ini, segera hubungi dokter agar dapat melepaskan spiral yang terpasang pada rahim. Karena jika dibiarkan, bisa menjadi masalah terhadap kesuburan Anda.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1057 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Sering Menjatuhkan Sesuatu Tanpa Sengaja? Waspada Gejala Sindrom Carpal Tunnel!

Seseorang dengan sindrom carpal tunnel mungkin mengalami kesulitan mengetik di komputer atau bermain game.

Mengatasi Anak Overweight dan Underweight

Seperti apa ciri anak kelebihan dan kekurangan berat badan? Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Sindrom Brugada: Gangguan Serius Terkait Irama Jantung

Sindrom Brugada merupakan gangguan irama jantung yang berpotensi mengancam jiwa.

Cara Mengobati Sifilis pada Wanita

Sifilis bisa menyerang siapa saja baik tua, muda, wanita, pria hingga anak-anak. Berikut penanganannya.

Mengenal 3 Gejala Diabetes yang Hanya Dialami Wanita

Khusus pada wanita, ada setidaknya tiga gejala diabetes yang perlu diketahui. Apa saja gejala tersebut?

Hal Berikut Perlu Diperhatikan Penderita Asma Sebelum Memutuskan Hamil

Apakah Moms memiliki riwayat asma? Jika ingin mencoba memiliki keturunan disarankan konsultasi terlebih dahulu.

Daftar Gejala Kanker Rahim yang Harus Moms Waspadai

Meskipun penyebab pastinya tidak diketahui, ada beberapa faktor yang menyebabkan risiko kanker rahim meningkat.

Cara Paling Efektif Memperlancar Haid yang Tidak Teratur

Untuk mengatasi haid yang tidak teratur, Moms bisa mempraktikkan cara paling efektif untuk memperlancar haid berikut ini.

10 Tips Merawat Diri Setelah Melahirkan

Apakah Moms sudah merawat diri pasca kelahiran si Kecil? Hal tersebut dapat mengurangi beberapa penykit loh!

Moms, Perhatikan Tanda dan Gejala Hipertensi Berikut!

Hampir sepertiga orang di dunia memiliki tekanan darah tinggi. Namun, gejalanya terkadang tidak tampak.

Cara Merawat Anak yang Berpuasa

Saat merawat si Kecil yang sedang berpuasa, Moms harus mengingat hal-hal berikut ini.

Serba-serbi Kanker Serviks: Definisi, Gejala, Diagnosis, Pencegahan & Pengobatan

Kanker serviks terjadi ketika sel-sel abnormal di lapisan serviks tumbuh dengan cara yang tidak terkontrol.

Waspada, Moms! Ini Gejala Sakit Tipes pada Anak

Penyakit tipes merupakan penyakit yang berbahaya bagi kesehatan. Penyakit ini tidak hanya menyerang orang dewasa tetapi juga anak-anak.

5 Gaya Hidup Berikut Pengaruhi Kesuburan Pria

Gaya hidup ini termasuk apa yang dimakan dan diminum hingga aktivitas sehari-hari.

Premarital Check Up: Apa Saja Fungsinya dan Mengapa Penting?

Mari kita simak 9 tes penting sebelum nikah dengan alasan mengapa masing-masing pemeriksaan perlu dilakukan.

Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi Perut Kembung & Mencret pada Anak

Yuk Moms, mari kita kenali penyebab dan gejala perut kembung & mencret yang dialami bayi beserta cara mengatasinya!

Gejala, Penyebab dan Penanganan Defisiensi Kalsium pada Bayi

Tidak hanya orang dewasa yang dapat kekurangan kalsium. Ternyata bayi juga bisa kekurangan kalsium lho Moms!

Interaksi Asam Folat dengan Zat Lain

Jika Moms sedang mengonsumsi obat asam folat, sebaiknya hindari interaksi dengan beberapa zat berikut ini.

Anak Bisa Tertular Sakit Tanpa Kontak Langsung?

Anak bisa tertular penyakit tanpa kontak fisik langsung lho Moms. Lalu bagaimana penularannya?

Cara Ampuh Merawat Gigi si Kecil

Kapan harus mulai menyikat gigi bayi? Perlukah membeli sikat gigi bayi? Pasta gigi jenis apa yang terbaik?