Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Efek Samping Dan Bahaya Kuret

OTHERS  |  04 Jan '18

Kuret dalam dunia medis merupakan nama lain dari dilatase atau kuritase. Arti dari kuret itu sendiri yaitu suatu tindakan bedah dimana bagian dalam dinding rahim atau endometrium ini akan dikeruk. Tindakan kuret ini dilakukan untuk membantu mendiagnosis suatu penyakit yang bisa terjadi pada rahim wanita. Meskipun tujuan dari kuret ini adalah melakukan diagnosis suatu penyakit dan membersihkan rahim, ternyata bisa saja terjadi bahaya kuret rahim bagi wanita.

Beberapa penyakit pada rahim wanita yang bisa diatasi dan dibersihkan dengan cara kuret yaitu:

  • Pendarahan tidak teratur pervaginam
  • Timbulnya pendarahan dalam waktu yang lama
  • Adanya kemungkinan terjadi infeksi atau kanker rahim
  • Terdapat sisa-sisa jaringan plasenta setelah persalinan
  • Membuang blighted ovum (kondisi dimana dalam kandung telur tidak ada janin)

Keputusan untuk melakukan kuret juga bisa dilakukan saat seorang wanita mengalami keguguran di kehamilan. Hal ini bertujuan untuk membuang sisa-sisa keguguran yang bisa menyebabkan terjadinya infeksi jika tidak dibersihkan dengan cepat. Sebelum proses kuret berlangsung, dokter akan melakukan berbagai pemeriksaan terhadap pasien, meskipun demikian kenalilah beberapa efek samping dan bahaya kuret rahim bagi wanita.

Berikut ini adalah beberapa efek samping dan bahaya kuret rahim yang mungkin dirasakan oleh wanita:

  • Terjadi kram perut
    Hal ini bisa terjadi pada wanita dimana merasakan kram pada bagian bawah perut. Kondisi ini berlangsung selama 30 menit bahkan lebih parahnya bisa 1 jam. Untuk sebagian wanita ada juga yang mengalami efek samping dan bahaya kuret berlangsung selama berhari-hari.
  • Muncul bercak darah
    Keluarnya bercak darah atau pendarahan ringan akan terjadi selama beberapa hari bahkan sampai satu minggu. Kondisi ini sebenarnya tidak terlalu berbahaya, yang paling berbahaya adalah pendarahan hebat yang merupakan salah satu bahaya kuret.
  • Tidak teraturnya siklus menstruasi
    Seorang wanita yang sudah mengalami kuret akan mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur. Jadi mereka bisa mengalami menstruasi terlalu awal atau bahkan terlambat. Pada kondisi ini juga sering terjadi penggumpalan darah.
  • Resiko terjadi sobek uterus
    Mengalami resiko sobek uterus memang jarang terjadi pada wanita setelah dirinya melakukan kuret, akan tetapi kondisi ini juga tidak menutupkemungkinan bisa terjadi.
  • Sindrom asherman
    Proses kuret yang terlalu agresif bisa menyebabkan terbentuknya jaringan ikat di bagian dindin rahim. Kondisi ini bisa menyebabkan seorang wanita susah mengalami keturunan dan tidak mengalami menstruasi.

Jika dilihat dari 5 poin diatas sebenarnya tidak terlalu berbahaya, yang paling umum hanyalah banyak efek samping yang kemungkinan terjadi. 

 

Semoga bermanfaat.

 

By: Babyologist Editor

3435 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories