Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Dilema Ketika Anak First Molar

MY STORY  |  14 Sep '19


Minggu lalu anak pertama saya baru saja mengalami fase first Molar atau tumbuhnya gigi geraham yang pertama. Karena first molar ini saya jadi absen di babyo session bersama Pure baby. Awalnya saya tidak tau karena Gejala awal yang muncul saat itu adalah anak saya demam hingga suhu tubuh 38,7°c. Saya pikir itu demam biasa karena flu.

Suhu tubuh naik turun selama 2 hari, tapi tidak ada tanda-tanda batuk atau ingusan, yang ada malah nafsu makan si kakak hilang dan produksi air liur jadi meningkat. Tidak sampai disitu, si kakak juga jadi over rewel. Maunya diperhatikan terus. Gak boleh salah satu hal pasti langsung nangis. Wah pusing juga kepala saya kala itu. Apalagi kan ada si adek juga yang masih asi eksklusif.

Di hari ketiga si kakak juga masih agak demam, susah tidur nyenyak, masih gak mau makan, maunya minum susu aja, dan masih rewel banget. Akhirnya saya dan suami bawalah ke DSA agar drama ini segera berakhir ya minimal berkurang lah. Saat di periksa dokter si kakak nolak buka mulut sampai nangis-nangis, sampai di bujuk rayu dahulu barulah dia bersedia buka mulut dan saat di senter mulutnya ketemulah penyebabnya. Yaitu gusi bawah si kakak kiri kanan bengkak seperti sariawan.

Dan dokter menjelaskan kalau si kakak masuk fase first molar, sebentar lagi gigi geraham depannya akan tumbuh. Gejala-gejala yang dialami kakak tiga hari itu dikatakan normal oleh dokter, memang ada sebagian anak yang pasti mengalami demam, gusi bengkak, malas makan dan tantrum saat akan tumbuh gigi. Tumbuh gigi sebelum-sebelumnya si kakak gak sempat mengalami hal sampai seperti ini, makanya aku ga curiga sama sekali kalau penyebabnya adalah akan tumbuh gigi.

Dan berikut cara aku meringankan efek si first molarnya kakak :

1. Pemberian obat asetaminofen sesuai resep dokter untuk meredakan nyeri pada gusinya.

2. Sering kompres gusi si kakak dengan kapas yang di rendam air dingin, cara ini agak susah sih, karena si kakak gak mau buka mulut jadi aku kasih bongkahan kecil es batu untuk di isap-isap kakak. Ini fungsinya untuk mengurangi bengkak pada gusi.

3. Kasih makanan yang lunak dan dingin, selama gusinya sakit cara ini cukup berhasil untuk membuat kakak mau makan. Saya memberikan pepaya, pisang dingin dan membiarkan si kakak pegang sendiri dan memakannya. Cara ini di bolehkan dokter agar selalu ada asupan makanan atau gizi yang masuk ke perut kakak, bukan hanya susu saja.

Dan setelah 6 hari, demamnya hilang, rewelnya meredah, nafsu makannya mulai ada lagi, benar saja pas saya cek di gusi gigi bawah ada putih-putih muncul. Ah rasanya lega sekali. Drama tumbuh gigi telah berakhir.

 

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

219 Ulan Sapitri

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Asisten Rumah Tangga, Perlu atau Tidak?

APA KATA MOMS? Sayangnya, kadang anak malah jadi lebih dekat pada asisten rumah tangga atau pengasuhnya daripada bersama dengan Moms. Bagaimana [...]

Mom, Aku Lelah!

Setiap Selasa, Babyo ingin memberikan kesempatan Moms untuk curhat seputar kehamilan dan parenting. Akan ada curhat Moms yang akan Babyo post [...]

Suka Duka Bersama Mertua

APA KATA MOMS? Berhubung harus di rumah aja, minggu ini Babyo ingin mendengar pendapat Moms tentang tinggal bersama dengan mertua, nih.

Masih Waras di Rumah, Moms?

Moms yang saat ini masih tinggal bersama dengan mertua, mana suaranyaaaa?

Sudahkah Moms ‘Merdeka’ Memilih untuk si Kecil?

Sudahkah Moms merasa ‘merdeka’ dalam memilih barang untuk Moms maupun si Kecil?

Kenapa ya Anakmu Tidak Seperti yang Lain?

Moms, pernah merasakan mompetition? Saat anak dibanding-bandingkan perkembangannya oleh orang lain dan membuat Moms merasa insecure.

Tips Pernikahan Selama Pandemi Covid19

Di masa pandemi ini, yuk Moms kita bangun hubungan yang semakin erat dengan suami dan si Kecil.

Pengalamanku Mengenal Babyo Hingga Redeem Point Pertama

Yuk Moms simak cerita dan pengamalan berikut ini.

Aku dan Babyologist

Apa sih Babyologist? Apa manfaatnya bergabung dengan Babyo? Yuk, simak pengalaman dari Mom Sasika berikut ini.

Beef Steak with Mashed Potato

Moms, ingin masakan bintang lima tetapi low budget? Coba masak sendiri Beef Steak with Mashed Potato dengan resep dari Mom Julia berikut ini.

Quality Time, Kunci Menjaga Hubungan

Siapa yang disini setuju kalau quality time adalah salah satu kunci kebahagiaan rumah tangga? Yuk simak yang berikut ini.

Redeem Point Pertamaku Di Babyologist: B.Box Insulated Food Jar

Setelah bergabung sejak bulan Juli 2019, akhirnya ngerasain juga redeem point pertama di Babyologist

Menikah dan Jadi Mama di Usia Muda, Bagamana?

Menikah muda dan menjadi ibu dalam usia yang masih muda? Yuk simak cerita Mom Risny berikut ini

Ketika Suamiku Cemburu dengan si Kecil

Mengurus newborn memang tidak ada habisnya ya Moms, seperti main tamagotchi, tapi tidak bisa di-pause.

Rahim Turun Setelah Melahirkan? Kok Bisa?

Rahim turun atau disebut prolapsus uteri adalah kondisi dimana rahim tidak pada tempatnya. Bagaimana cara mengatasinya?

Kolak Pisang Ubi (18 M+)

Kebetulan hari ini hujan, pengen ngemil yang hangat-hangat. Langsung saja bikin kolak pisang dan ubi Moms!

Nasi Goreng Tomat (18M+)

Rata-rata anak kecil pasti suka nasi goreng. Yuk, variasikan masakan nasi goreng Moms! Salah satunya nasi goreng tomat.

Sudah Waktunya Me Time Lho Moms

Kapan terakhir kali mommy punya waktu untuk me time? Berikut ini ada beberapa tips me time yang bisa moms lakukan

Tips ME TIME ala Working Mom

Saya ibu pekerja yang memiliki anak hiperaktif. Kadang membuat saya lelah, mood berubah & selalu ingin marah.

Redeem Point Babyologist Pertamaku

Saya tahu Babyologist sudah lama, waktu itu memang hanya melihat-lihat informasi di Instagramnya saja.