Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Diet Alergi B-S-T-I-K untuk Mengatasi Alergi pada Anak

HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  20 Mar '19


Halo Moms, di sini saya mau sharing pengalaman saya dalam menangani masalah kulit pada anak pertama saya, Baby C. Mungkin yang pernah baca sharing saya sebelumnya sudah tahu bahwa anak saya memiliki riwayat dermatitis atopik yang cukup parah.

Ketika kami berkonsultasi dengan dokter anak spesialis alergi di Surabaya, dr. Anang Endaryanto, SpA. , menyarankan saya untuk diet alergi untuk mencari penyebab alergi dari anak saya ini. Karena baby C merupakan anak ASI eksklusif, sehingga baby C kemungkinan memiliki alergi terhadap makanan yang saya konsumsi dan terserap dalam ASI saya. Diet alergi/eliminasi ini biasa dikenal dengan istilah diet B-S-T-I-K (Buah, Susu, Telur, Ikan serta Kacang-kacangan). Karena 5 hal tersebut merupakan jenis makanan yang sering memicu terjadinya alergi.

Menjalankan diet ini tidaklah mudah Moms, karena banyak sekali pantangannya dan Moms harus benar-benar mencermati satu per satu bahan makanan yang dikonsumsi. Akan tetapi, diet ini merupakan hal yang paling sering disarankan oleh dokter-dokter untuk mengetahui pemicu alergi pada anak, dibandingkan dengan tes alergi atau tes darah. Karena selain hasilnya lebih akurat, tes darah untuk mengetahui alergi anak umumnya dapat dilakukan setelah anak usia 3 tahun ke atas agar hasilnya akurat dan biayanya juga cukup mahal.

DIET B-S-T-I-K

B (Buah)

Pantangan (tidak boleh dimakan):
Semua buah termasuk bahan makanan yang mengandung buah misalnya:

  • Sayur asam, rawon, sayur nangka, gudeg, sayur labu
  • Saos tomat, sambal, santan
  • Cokelat, emping, permen

Pengganti (boleh dimakan):
Semua sayur dari daun-daunan & umbi-umbian: kentang, wortel, ketela pohon, ubi jalar, lobak, bengkoang, bawang.

S (Susu)

Pantangan:
Susu sapi dan bahan makanan yang mengandung susu sapi seperti biskuit, keju, es krim, kue, permen.

Pengganti:
Bila anak mengonsumsi sufor, sufor yang disarankan adalah susu formula hidrolisat whey/casein: Nan HA, Nutrilon HA, Enfamil HA, Pepri Junior. Sedangkan susu formula berbahan dasar kedelai adalah: Nutrilon soya, Nursoy, Prosoben.

Untuk anak ASI, Moms hanya perlu menghindari makanan minuman yang mengandung susu sapi saja. Tidak disarankan untuk mengganti ASI ke susu formula.

T (Telur)

Pantangan:
Telur ayam/bebek/burung & daging ayam/bebek/burung, termasuk bahan makanan yang mengandung telur seperti bakmi/mie, mie instan, roti/kue.

Pengganti:
Tahu, tempe dan produknya serta kue yang tidak mengandung susu sapi dan telur seperti kue mangkok, kue lapis, kue bikang.

I (Ikan)

Pantangan:
Ikan air laut & tawar, udang, kepiting, kerang dan sebagainya. Termasuk bahan makanan yang mengandung ikan/udang seperti petis, terasi, kerupuk.

Pengganti:
Daging sapi atau kambing boleh digoreng atau disate dengan bumbu kecap.

K (Kacang)

Pantangan:
Kacang tanah, kacang hijau, termasuk kecambah & bahan makanan yang mengandung kacang tanah/hijau: hunkwe, su’un, bumbu pecel/gado-gado.

Pengganti:
Kedelai, buncis, kacang panjang,  kacang merah, mie berah (bihun)

Cara melakukan diet:

  • Selama 3 minggu, hindari makanan pantangan, termasuk makanan dengan MSG, pewarna & pengawet (misal: mie instan, snack-snack ringan, dsb).
  • Setelah berpantang 3 minggu dan gejala alergi hilang, maka setiap minggu dapat mencoba 1 jenis makanan pantangan (misalnya: susu sapi) diberikan setiap hari sedikit-sedikit.
  • Bila muncul gejala alergi, berarti anak alergi dengan jenis makanan tersebut. Hentikan makanan yang dicoba dan obati gejala alergi.
  • Bila tidak muncul gejala alergi, berarti anak tidak alergi dengan jenis makanan tersebut dan makanan tersebut boleh dikonsumsi.

Nah, untuk Moms yang memiliki anak dengan riwayat alergi/dermatitis atopik, bisa menerapkan diet alergi B-S-T-I-K ini ya Moms. Saran saya, Moms bisa membuat semacam buku harian atau notes tentang apa saja yang Moms konsumsi setiap harinya, dan mencermati satu per satu bagaimana reaksi dari anak saat Moms atau si Kecil mengonsumsi jenis makanan tertentu.

Semoga bermanfaat.

By: Feny Yuvita

Copyright by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1166 Feny Yuvita

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Me Time Ibu Rumah Tangga di Masa New Normal

Sebagai IRT, apa yang sebaiknya dilakukan di masa new normal ini? Yuk, simak tips berikut ini.

Sudah Siapkah Survival Kit Suami Menyambut New Normal, Moms?

Suami sudah harus kembali bekerja di kantor di masa new normal? Pastikan survival kit ini lengkap untuk suami ya!

Persiapan Sehat Dalam Menyambut New Normal

Moms, yuk simak tips agar kita semua sehat selalu dalam masa new normal ini.

Persiapanku Menghadapi The New Normal Besok

Apa saja persiapan yang sebaiknya dilakukan untuk tetap sehat dalam menjalani masa the new normal? Yuk simak berikut ini.

Siap Menjalani New Normal Setelah WFH

Buat para orang tua yang harus kembali beraktivitas di luar rumah setelah WFH 3 bulan ini, tips berikut ini sangat membantu.

Bagaimana Upaya Pengguna Transportasi Umum dalam Menghadapi New Normal?

Di masa new normal ini, apa yang sebaiknya dilakukan oleh para pengguna transportasi umum? Yuk, simak berikut ini.

Re-Opening Usaha Kuliner di Masa New Normal, Mungkinkah?

Bagi pengusaha kuliner, yuk simak tips berikut ini agar usaha bisa berjalan kembali di periode new normal.

Memaksimalkan Kesehatan Keluarga Di Masa New Normal

Bagaimana caranya memaksimalkan kesehatan keluarga di masa new normal ini? Yuk, simak tips berikut ini.

Bagaimana Sebaiknya Ibu Pekerja Menyambut The New Normal?

Buat para working Moms, apa sebaiknya yang dilakukan di masa new normal ini? Simak tips berikut ini ya.

Jaga Nutrisi ASI di Masa Pandemi

Bagaimana cara memastikan kebutuhan nutrisi si Kecil terjaga dengan baik selama pandemi ini? Yuk, simak berikut ini.

Jaga Gizi Si Kecil Selama Pandemi dengan Tips Berikut Ini

Moms and Dads, yuk simak tips jaga gizi si Kecil berikut ini.

Menjaga Agar Nutrisi Makanan si Kecil Tetap Terpenuhi Selama Pandemi

Moms, yuk jaga asupan nutrisi si Kecil selama masa pandemi ini agar daya tahan tubuhnya terbentuk dengan baik.

Menjaga Asupan Nutrisi Si Kecil Selama Pandemi Ala Saya

Moms, sudahkah Anda memastikan gizi si Kecil terjaga dengan baik? Yuk simak tips berikut ini.

Hand Sanitizer atau Baby Wipes?

Apakah aman jika kita menggunakan hand sanitizer untuk membersihkan tangan mungilnya yang notebenenya sangat sensitif?

Baby Wipes vs Hand Sanitizer: Mana yang Lebih Aman?

Menjaga kebersihan sangatlah penting, bukan hanya kebersihan diri pribadi. Sebagai orang tua, Moms pasti lebih mengutamakan menjaga kebersihan [...]

5 Penyakit Berbahaya yang Dapat Dicegah dengan Penggunaan Air Purifier

Penggunaan air purifier sangat dianjurkan oleh banyak praktisi kesehatan untuk menetralkan polutan di udara saat kita berada di rumah. Air [...]

Tips agar si Kecil Tidak Mudah Sakit Saat Musim Hujan

Sebagai Ibu, tentu kita harus mempersiapkan agar si Kecil bisa terus sehat meskipun sedang musim hujan.

Tips agar Mommy dan Baby Tetap Sehat Meski Musim Penghujan Tiba!

Ini tahun pertamaku bersama baby kamayel di musim hujan. Hal-hal yang aku waspadai dan siapkan untuk mengatasinya:

Pakai Minyak Telon dari Newborn

Saya selalu balur badan Syeron dengan minyak telon bayi setiap habis mandi. Kenapa ya?

Ketahui Kandungan dan Segudang Manfaat Minyak Telon

Tahukan Moms bahwa minyak telon juga memiliki ragam manfaat khusus ketika digunakan?