Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Demam Tak Biasa Itu Ternyata Roseola

HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  TODDLER  |  25 Jan '20


Meningkatnya suhu tubuh atau biasa kita kenal dengan istilah demam, sering kali menjadi hal yang membuat kita khawatir, cemas sekaligus menerka-nerka ada apa dengan kondisi tubuh kita. Terlebih, jika demam terjadi pada anak maka semua perasaan itu terasa dua kali lipat adanya.


Hari ke-1 Demam.
Pasca melakukan perjalanan jauh lintas kota & provinsi, demam mulai menyelimuti tubuh Raka. Awalnya, kami mengira hanya efek peralihan suhu udara dari kota sebelumnya yakni panas ke kota dengan suhu lebih dingin. Tak hanya itu, nafsu makannya pun jauh menurun, rewel sudah pasti. Plus, ada pembeda dari demam-demam biasanya yakni bercak dalam kulit di area kedua lengan-siku Raka.

Hari ke-2 Demam.
Kami pulang ke rumah dan demam Raka cenderung naik, meski ada beberapa waktu demamnya turun namun tidak signifikan. Akhirnya, kami putuskan untuk menunggu hingga hari ke-3 jika masih demam maka kami akan bergegas ke dokter. Sembari memberikannya obat penurun demam & pereda nyeri badan. Bercak di lengannya masih ada, masih di area lengannya saja.

Hari ke-3 Demam.
Suhu badan naik kembali, kami pun datangi dokter. Raka sempat diberi obat via (maaf) dubur sembari diperiksa. Saat itu kekhawatiran kami & dokter sama yakni DBD. Perasaan tidak tega karena Raka dianjurkan cek darah pun harus saya lawan demi mendapatkan kepastian. Hasilnya, setelah 1,5 jam menunggu, alhamdulillah negatif DBD hanya memang leukositnya rendah. Dokter pun mendiagnosa Raka terkena virus dan versi kami mungkin ada efek kelelahan juga.

Hari ke-4 Demam.
Raka terlihat lebih aktif, demamnya pun cenderung menurun. Hingga akhirnya di sore hari selepas ia mandi, saya menemukan bercak merah yang cukup banyak menyebar di area dada-perut hingga punggung. Firasat kami mengarah pada campak atau roseola, kerabat pun mengiyakan. Dokter menenangkan bahwa bercak tersebut memang efek dari virus.

Hari ke-5 Demam.
Semakin normal dan ceria kembali. Hanya memang bercaknya bertambah ke area wajah, saya infokan kembali ke Dokter via WhatsApp sambil bertanya juga ke support system andalan (komunitas ibu), disimpulkanlah bahwa Raka memang terkena Roseola. Di hari ini, bercak yang ada warnanya perlahan memudar. Semoga Raka segera pulih sehat 100%.

TREATMENT

Belum ada vaksin atau obat khusus dalam pencegahan & penyembuhannya. Hasil sharing dengan Moms lainnya pun self-treatment adalah pilihan yang dijalankan. Yang terpenting adalah:
1. Anak mendapat waktu lebih untuk beristirahat.
2. Selalu pantau demamnya tiap 4 jam sekali.
3. Beri ia minum yang banyak (bisa susu/ air putih). Sebab dalam kasus Raka, ada disertai diare ringan.
4. Konsultasikan selalu perkembangan kesehatan anak dengan dokter atau rekan Moms.

Stay happy, stay healthy ya all Moms & kiddos!

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

431 Ranty Nilandiny

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Tips Menerapkan Visual Hygiene Pada Anak Di Masa Pandemi

Menggunakan gadget di masa pandemi ini tentu bukanlah suatu hal yang asing. Yuk pastikan kesehatan mata si Kecil terjaga dengan baik.

Pijat Sebelum Tidur Membuat Tidur Anak Nyaman dan Nyenyak

Si Kecil aktif dan ga bisa diam? Coba dipijat Sebelum tidur agar tidurnya nyaman dan nyenyak.

Cacar Air Diusia 18 Bulan yang Dialami Gabriel

Bagaimana pengalaman Mom Leny saat menghadapi si Kecil yang cacar diusianya yang baru 18 bulan?

Mencegah Demam & Flu dengan Resep Tradisional

Walaupun hidup di era milenial tapi pengobatan untuk keluarga tidak jauh dari pengobatan tradisional

Solusi Atasi Demam pada Anak

Jangan panik jika si Kecil demam, ada beberapa cara yang bisa kita lakukan di rumah sebagai cara pertolongan pertama.

Mengenal Demam pada Anak

Moms, sebelum memberikan penanganan demam pada si Kecil, kenali demam secara menyeluruh dulu yuk!

Ternyata Gigi Susu Juga Membutuhkan Flouride lho Moms!

Faktanya, banyak Moms yang takut memberikan pasta gigi berflouride dengan alasan anaknya belum bisa berkumur.

Anak 17 Bulan Kok Sudah Dibawa Ke Dentist?

Bagaimana pengalaman Mom Feliciana membawa si Kecil periksa gigi di usianya yang baru 17 bulan?

Jangan Salahkan ASI!

Berat badan cha masih dalam batas normal berdasarkan grafik, tapi batas bawah.

Selain Flu Singapura, Waspadai Juga Virus Herpangina

Yuk waspada terhadap virus herpangina yang mudah sekali menular

Ternyata Konsumsi Vitamin Kalsium Mempercepat Pertumbuhan Gigi Loh!

Penting bagi bumil untuk konsumsi kalsium karena saat hamil, kalsium kita akan terserap untuk pertumbuhan si baby.

Tips Agar si Kecil Mau Minum Obat dengan Mudah

Siapa yang merasakan hal sama? Kalau mau meminumkan obat ke si kecil pasti banyak dramanya

Flu Pertama pada Anak

Sungguh sedih rasanya bila melihat anak sakit. Apalagi sakitnya diakibatkan oleh diri kita sendiri alias tertular.

Tips Mengajak si Kecil ke Dokter Gigi

Moms, ternyata presentase anak dengan gigi berlubang di Indonesia masih sangat tinggi.

Infeksi Telinga pada Anak

Infeksi telinga merupakan peradangan/penyumbatan cairan akibat infeksi yang terjadi pada bagian telinga tengah.

Yuk! Mari Ajak si Kecil Berenang

Splish-splash, anak-anak kalo main air, rasanya gak mau selesai ya Moms.

Pentingnya Pemberian Obat Cacing pada Anak

Penting ga sih sebenarnya pemberian obat cacing rutin pada anak?

Langkah Mudah Meminumkan Obat si Kecil

Awalnya aku juga kesulitan, bahkan obat yang sudah berhasil masuk mulut malah berakhir dimuntahkan.

Si Kecil Jatuh dan Terluka? Ini Tips Mengobatinya!

Beberapa hari lalu anakku baru terjatuh pada saat keliling di taman depan rumah. Pertamanya dia jalan biasa aja,

Caraku Mencegah dan Mengatasi Biang Keringat Anak

Cuaca di ibukota akhir-akhir ini panas banget ya Moms. Jadi membuat suhu di dalam ruangan menjadi terlalu lembap.