Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Daftar Lengkap Imunisasi Wajib Untuk Bayi

HEALTH TIPS  |  17 Apr '18


Apakah Anda sudah membawa Si Kecil ke dokter untuk imunisasi? Dan apakah ia sudah diimunisasi secara lengkap? Moms, agar anak bisa terlindungi, maka Anda wajib melakukan imunisasi terhadapnya. Imunisasi ini memiliki pernan penting untuk menjaga kondisi tubuhnya serta membantu proses tumbuh kembangnya.

Berdasarkan hasil data riset kesehatan dasar tahun 2016, penyebab utama seorang ibu tidak melakukan imunisasi terhadap anaknya adalah karena mereka tidak menginginkan Si Kecil mengalami panas demam, keluarga yang tidak memberikan izin, tempat untuk melakukan imunisasi yang jauh, orangtua yang sibuk dengan pekerjaan dan masih banyak lagi hal lainnya yang membuat anak tidak memperoleh imunisasi.

Kenyataannya, imunisasi merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan, terutama untuk anak-anak. Karena imunisasi merupakan langkah awal untuk terhindar dari berbagai macam serangan penyakit yang berbahaya.

Mungkin Anda akan bertanya, “mengapa setelah melakukan imunisasi, anak saya menjadi panas demam?” Hal tersebut sebenarnya merupakan salah satu respon tubuh anak terhadap imun yang dimasukkan melalui imunisasi. Dengan begitu, sistem kekebalan tubuh Si Kecil akan jauh meningkat dari sebelumnya.

Alasan Anak Perlu Vaksin:

  • Imunisasi merupakan hal yang cepat, aman dan efektif untuk dilakukan.
  • Ketika anak memperoleh imunisasi, maka tubuhnya mampu melawan berbagai jenis serangan penyakit.
  • Jika tidak memperoleh imunisasi, maka risiko terserangan penyakit yang berbahaya menjadi cukup besar.

Imunisasi Jenis Apa Saja Yang Wajib Di Peroleh Si Kecil?

Berikut adalah beberapa jenis imunisasi yang wajib diperoleh Si Kecil:

  1. Hepatitis B  
    Umumnya jenis vaksin ini akan diberikan dokter atau bidan ketika bayi baru lahir, dan paling baik diberikan sebelum ia berusia 12 jam. Vaksin ini dapat mencegah terjadinya penularan hepatitis B dari ibu ke anak ketika proses persalinan berlangsung.

  2. Polio  
    Untuk vaksin polio sendiri umumnya akan diberikan dokter atau bidan sebanyak 4 kali sebelum berusia 6 bulan. Biasanya vaksin ini diberikan setelah lahir, setelah itu ketika berusia 2 bulan, 4 bulan, dan juga ketika berusia 6 bulan. Vaksin jenis ini memiliki manfaat untuk mencegah terjadinya lumpuh layu pada anak.

  3. BCG  
    Biasanya vaksin BCG hanya diberikan 1 kali saja kepada anak, dan harus sebelum berusia 3 bulan, sehingga vaksin ini ideal ketika usianya menginjak usia 2 bulan. Manfaat dari vaksin ini adalah untuk mencegah menyebarnya kuman tuberculosis yang mana mampu menyerang bagian organ dalam terutama paru-paru dan juga bagian selaput otak. Ketika anak tidak memperoleh vaksin BCG, maka ia akan beresiko mengalami kecacatan bahkan kematian.

  4. Campak  
    Yang selanjutnya adalah vaksin campak, vaksin jenis ini biasanya akan diberikan sebanyak 2 kali saja, yaitu ketika anak berusia 9 bulan dan 24 bulan. Namun jika sudah memperoleh MMR, maka vaksin campak yang kedua tidak wajib untuk dilakukan. Vaksin campak ini memiliki manfaat sebagai pencegah terjadinya penyakit campak berat yang mana bisa menyebabkan radang paru, diare berat, bahkan bisa menyerang bagian otak.

  5. Pentavalen (DPT-HB-HiB)  Pentavalen, adalah salah satu jenis vaksin gabungan antara vaksin DPT, vaksin HB dan juga vaksin HiB. vaksin ini dapat mencegah terjaidnya 6 jenis penyakit, diantaranya yaitu difetri, penyakit pertussis, penyakit tetanus, penyakit hepatitis B, penyakit pneumonia, serta penyakit meningitis. Umumnya jenis vaksin ini akan diberikan sebanyak 4 kali.

Vaksin Tambahan Yang Wajib Diberikan Kepada Si Kecil:

Selain beberapa jenis vaksin atau jenis imunisasi yang kami sebutkan di atas, ada beberapa jenis vaksin lainnya yang memang harus di berikan juga kepada buah hati Anda, diantaranya adalah:

  • Pneumokokus (PCV)
  • Varisela
  • Influenza
  • Hepatitis A
  • HPV (human papilloma virus)

Jika Si Kecil tidak memperoleh jenis-jenis vaksin tersebut, maka besar kemungkinan ia akan terserang berbagai jenis penyakit. Jadi, lebih baik jika Mom mengikuti jadwal imunisasi anak dengan baik, agar perkembangan dan kesehatannya bisa terjaga.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1738 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Kenali Gejala Dan Penanganan Anemia Pada Si Kecil

Apa gejala anemia pada si Kecil? Apa yang harus dilakukan jika si Kecil terkena anemia?

Hal-Hal Sederhana Untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona Ala Mom Risny

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keluarganya dari virus Corona.

What is Eczema?

What is Eczema?

Perhatikan Hal Berikut untuk Mencegah Virus Corona

Maraknya virus corona banyak membuat orang tua panik. Simak tips berikut agar si Kecil terhindar dari virus ini yuk Moms and Dads!

Penting untuk Diperhatikan Pasca Persalinan

Momen setelah bersalin tentu membahagiakan ya Moms and Dads. Tapi ada hal-hal penting yang perlu diperhatikan loh! Yuk, simak berikut ini.

Tips Mengenakan Masker untuk Si Kecil Demi Mencegah Coronavirus

Mengenakan masker merupakan salah satu cara pencegahan si Kecil tertular virus Corona. Tapi bagaimana jika si Kecil menolak masker?

Mengatasi Sinusitis Pada Balita

Pernah mendengar balita terkena sinusitis? Apa tandanya? Bagaimana cara mengatasinya? Yuk simak berikut ini!

Pengalamanku Alami Wasir Stadium 3 Pasca Melahirkan

Wasir setelah melahirkan? Pasti ga nyaman ya Moms. Yuk simak cerita berikut ini.

Mengenal Kulit Bayi dan Cara Menjaganya

Atopic dermatitis adalah kelainan kulit kronis yang menyerang 15-20% anak-anak serta 3% orang dewasa.

Cara Membuat Mosquito Spray Repellent dengan Variasi Essential Oil

Salah satu fungsi minyak esensial adalah dapat digunakan sebagai anti nyamuk. Bagaimana cara membuatnya?

Apakah Suntik TT Aman? Bagaimana Jika Tidak Suntik TT Sebelum Menikah?

Vaksin TT akan membantu dalam pencegahan tetanus dan sangat diperlukan bagi calon pengantin.

Sindrom Marfan: Kelainan Genetik pada Jaringan Ikat Manusia

Kelainan genetik pada jaringan ikat ini paling umum memengaruhi mata, pembuluh darah, tulang & jantung.

Mengenal Gejala Sindrom Bipolar, Gangguan Kepribadian Ganda Serius

Sindrom bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati ekstrem dan fluktuasi tinggi.

Mengenal Sindrom Behcet, Kelainan Langka yang Menyerang Pembuluh Darah

Sindrom Behcet merupakan kelainan langka yang menyebabkan pembuluh darah di seluruh tubuh mengalami peradangan.

Sindrom Asherman, Sindrom Langka yang Pengaruhi Menstruasi

Apa itu sindrom asherman yang mempengaruhi menstruasi pada wanita? Yuk kenali lebih dekat sindrom langka ini

Campak Jerman Pada Busui Apakah Berbahaya?

Campak jerman atau yang dikenal dengan campak 3 hari, sebenarnya berbeda dengan campak pada umumnya loh Moms.

Sindrom Klinefelter dan Dampaknya Terhadap Kesuburan Pria

Sindrom Klinefelter adalah kondisi genetik yang cukup umum ditemukan hanya pada pria. Bagimana dampaknya pada kesuburan?

9 Gejala Diabetes Tipe 2 yang Harus Diwaspadai

Mengenali tanda-tanda dan gejala awal dari kondisi kronis ini sangat perlu agar penderita dapat segera dirawat.

Pengertian, Penyebab dan Gejala Penyakit Kista

Benjolan berbentuk kantung yang dapat muncul di mana saja di tubuh ini dapat dialami oleh semua kalangan usia.

Ini 4 Gejala Penyakit Kanker Payudara yang Dapat Langsung Moms Kenali

Kanker payudara adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh ketidaknormalan pertumbuhan sel-sel di payudara.