Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

C-Section Berarti Bukan Ibu yang Sesungguhnya?

MY STORY  |  06 Sep '17

Saya sering mendengar orang berkata bahwa jika kita memilih untuk operasi Caesar (C-Section) berarti kita belum menjadi ibu yang sesungguhnya. Pernyataan yang benar-benar salah. Sebetulnya ketika kita mengetahui bahwa kita hamil, itulah saat kita sudah menjadi seorang IBU. 

Pengalaman yang saya alami, cukup membuktikan jika tidak benar pernyataan "Memilih C-Section berarti anda belum menjadi ibu yang sesungguhnya"

Dari awal kehamilan, saya bertekad untuk melahirkan secara normal karena banyak masukan dari keluarga dan sekitar.

Semua berjalan normal, aktivitas saya lakukan seperti biasa sampai kehamilan saya memasuki usia 32 minggu. Dokter berkata bahwa kandungan saya memiliki cairan ketuban yang pas (tidak lebih tidak kurang). Saran awal dokter agar saya perbanyak minum air dan perbanyak istirahat.

Saran dokter sudah saya ikuti, bahkan saya bisa minum air 5 liter per hari ditambah air kelapa 1 minggu 2x. Pada 34 minggu, dokter berkata cairan saya tidak bertambah. Saran kedua dokter adalah infus cairan penambah ketuban dan vitamin.

Saya jalani rawat inap untuk infus cairan selama 3x bolak balik rumah sakit. Pertama, kehamilan 34 minggu selama 3 hari diinfus dan disuntik pematangan paru, cairan bertambah. Kedua, kehamilan 36 minggu selama 3 hari diinfus dan disuntik pematangan paru cairan bertambah. Ketiga, kehamilan 37 minggu selama 3 hari diinfus dan disuntik pematangan paru cairan tidak bertambah dan akhirnya dokter memberikan pilihan jalani operasi atau tetap diinfus. 

Pas usia kehamilan 38 minggu saya jalani operasi. Pada rawat inap yang ketiga dokter baru yakin bisa C-Section karena berat bayiku sudah memasuki batas aman (perkiraan 2,5 kg lahir 2,7 kg). 

Setiap ibu yang memilih C-Section atau melahirkan secara normal mempunyai alasan sendiri. Jika orang melihat dari segi perjuangan atau sakitnya, melahirkan secara normal ataupun C-Section itu sama dan tidak bisa dibandingkan. Kita tidak bisa menilai seseorang hanya karena dia memilih melahirkan secara normal atau C-Section. Karena tidak ada ibu yang tidak hebat, semua ibu adalah yang terbaik. Dari awal kehamilan hingga melahirkan banyak proses yang telah dilalui. Pergorbanan setiap ibu berbeda-beda, jadi tidak bisa membandingkan antar ibu.

By: Liana Lie 

1073 Liana Lie

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Infeksi Bakteri

Beberapa waktu lalu si Kecil panas tinggi sampai menyentuh 40.8 derajat. Apa yang sebaiknya Moms lakukan?

Mudik Saat Hamil Tua? Lebih Baik di Rumah Saja!

Apakah Moms sedang hamil tua dan mempunyai rencana untuk mudik ke kampung halaman? Yuk, pertimbangkan sebaik mungkin!

My Own Story, Baby Blues is Real

Apakah Moms mengira bahwa Moms akan terkena baby blues nantinya? Yuk, si simak pengalaman Mom Seftira.

Bintik Merah Diseluruh Tubuh Akibat Virus Roseola

Apakah si Kecil mengalami bintik merah seperti terkena campak? Yuk, simak informasinya!

Share, Earn & Enjoy: Playmat Parklon Gratis

Setiap tulisan yang kita buat diterbitkan, kita akan langsung mendapatkan poin yang nantinya dapat ditukarkan dengan produk-produk bayi.

Reedem Point Pertama di Babyologist: Dr.Brown's On-The-Go Straw Sport Cup

Moms yang sudah bergabung di Babyologist tentu ga asing dengan Reedem Point.

Ceritaku Meninggalkan Karier Demi Menjaga dan Mengurus Anak Sendiri

Bicara tentang menjadi seorang ibu memang tak ada habisnya. Baik bagi working Mom maupun full time Mom pasti memiliki cerita masing-masing.

Senangnya Berlibur Ke Cikole

Beberapa waktu lalu ketika pergi berlibur ke daerah bandung, ada satu tempat baru yang sangat menarik nih Moms.

Baby Nightmare

Si Kecil menangis dan teriak tiba-tiba di malam hari? Apakah Moms pernah mengalaminya?

Tips Mudik dengan Balita Naik Pesawat

Siapa yang tahun ini berencana mau mudik naik pesawat? Berikut tips ala Bunda Q dalam mempersiapkan mudik dengan balita naik pesawat.

Kelebihan dan Kekurangan Memakai Popok Kain

Dari lahirnya anak saya sampai sekarang berumur 16 bulan, saya masih memakai popok kain jika aktivitas hanya di rumah saja.

Di Manakah Nursery Room Terbaik?

Sebagai mama eping, nursery room adalah teman terbaik yang selalu saya cari ketika bepergian. Kebetulan saya bukan fulltime housewife Mommy

I love you, Babyologist!

Awalnya dulu tau web Babyologist dari salah satu selebgram. Terus follow cuma via Instagram (belum tau kalo punya web).

Cara Atasi Susah BAB Pada Anak

Beberapa anak mungkin pernah mengalami yang namanya susah BAB. Apakah si Kecil salah satunya Moms?

Tata Krama Menjenguk Bayi yang Baru Lahir

Apakah Moms sering mengujungi kerabat atau teman yang baru melahirkan? Berikut tataa cara ala Mom Leny.

Tips Bahagia Tinggal Bersama Mertua

Apa tips dari Mom Tara ketika harus tinggal bersama mertua?

Sweating Pospartum, Keringat Mengucur Deras Pasca Operasi Caesar

Apakah setelah melahirkan Moms mengalami pengeluaran keringat yang begitu banyak pasca operasi caesar? Sebenarnya berbahaya tidak?

Kesan-kesan Mengikuti Babyo Session dari Babyologist

Kemarin saya ikut kembali di acara Babyo Session yang Life with Newborn Baby. Di sana dijelaskan apa saja yang terjadi pada bayi

Menyapih untuk Kebaikan

Apakah Moms sudah tidak mengeluarkan ASI dan harus menyapih si Kecil? Yuk, simak pengalaman Mom Calista.

Kedua Anak Saya Lahir dengan Lilitan Tali Pusat

Tidak semua orang melewati persalinan dengan aman. Saya sendiri, 2x melahirkan secara normal dengan lilitan tali pusat