Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Ciri-Ciri dan Cara Mengatasi Baby Blues

MY STORY  |  PARENTING  |  26 Apr '18


Siapa di sini yang setelah melahirkan terkena baby blues? Awalnya saya tidak mengerti istilah ini, tapi setelah saya merasakannya sendiri barulah saya sadar ‘that’s it,’ kayaknya ini yang namanya baby blues syndrome.

Mungkin di sini ada yang pernah merasakan seperti aku (you are not alone yah Moms), atau mungkin saja ada yang terserang baby blues namun tak menyadarinya. Yuk Moms, mari kita kenali dulu yang namanya baby blues.

Transisi jadi new parents adalah salah satu perubahan yang paling drastis dalam hidup. Buat aku sendri perubahan ini terasa sulit karena banyak hal yang harus disesuaikan dalam menjalani peran baru. Antara 60-80% Ibu mengalami baby blues. Jadi kalau saat ini kita baru saja melahirkan, tapi merasa bingung kenapa malah sering menangis, that's normal ya Moms!

Apa sih Baby Blues?

Baby Blues Syndrome disebut juga Postpartum Distress Syndrome yaitu sebuah kondisi yang dialami seorang ibu, berupa munculnya perasaan gundah dan sedih berlebihan yang dialami setelah melahirkan.

Umumnya, kondisi ini memburuk 3-4 hari pasca melahirkan dan hanya terjadi pada 14 hari pertama pasca melahirkan. Untuk itu, Mom sebaiknya segera mendapatkan penanganan dari dokter apabila gejalanya dialami lebih dari 14 hari, karena dikhawatirkan akan mengarah pada kondisi Postpartum Depression (depresi yang lebih parah dan intens).

Apa penyebab Baby Blues?

  • Kadar hormon menurun drastis
  • payudara yang membengkak karena ASI
  • Kelelahan
  • Perubahan tubuh pasca melahirkan
  • Cemas dengan kondisi bayi
  • Penyesuaian dengan rutinitas baru
  • Transisi menjadi seorang ibu

Apa saja gejalanya?

  • Menangis tanpa alasan yang jelas  
    Ini saya rasakan sekali loh Moms. Di minggu-minggu pertama pasca lahiran, saya sering menangis tanpa alasan. Lagi jemur Dila pagi-pagi, tiba-tiba saja saya merasa mellow kemudian menangis. Lagi nyusuin, liat muka Dila lama-kelamaan nangis. Penyebabnya sangat tidak jelas. 
  • Emosi labil (cepat marah, gelisah, tidak sabar, cemas, tidak percaya diri)  
    Kebetulan juga 2 minggu pertama lahiran, saya pulang ke rumah mama saya. Di sana saya merasa  tertekan sampai saya menangis dan mau kembali pulang. Padahal kalau sekarang dipikir-pikir, saya harusnya sangat terbantu di sana. Memang saat itu saya selalu merasa takut Moms, takut tidak bisa jagain Dila dengan maksimal, sedih kalau mengingat harus masuk kerja, dan takut jika tidak bisa berikan yang terbaik buat Dila. Saya selalu saja memikirkan hal-hal yang tidak jelas saat itu. 
  • Merasa kelelahan, sulit tidur dan sering sakit kepala  
    Sudah pasti, jam tidur kita jadi berantakan, kita jadi kurang istirahat, belum lagi new Mom yang masih kaget memasuki masa motherhood. Apalagi buat mama eping (exclusive pumping) seperti aku yah, yang memerlukan effort lebih buat memenuhi ASI untuk Dila, karena dia tidak bisa direct breastfeeding sama sekali.

Bagaimana cara mengatasi Baby Blues?

  • Take your time  
    Simplenya 'me time' ya Moms. Bisa manjain diri ke salon atau sekedar jalan-jalan ke mini market. Bisa juga dengan baca buku, sekedar nonton film kesukaan, atau bercerita dengan teman. Lakukanlah aktivitas yang bisa memberikan rasa rileks. 
  • Ganti suasana baru  
    Untuk menghindari rasa bosan, Mom dapat mengunjungi lokasi-lokasi baru dan yang terjangkau. 
  • Kurangi beban dan berpikir realistis  
    Turunkan ekspetasi terhadap diri sendri, tidak ada manusia yang sempurna, begitu pun juga dengan orang tua. Meski harus "do the best," kita tetap tidak boleh memaksakan diri. 
  • Menangis dan tertawa  
    Jika memang merasa mau menangis, luapkan saja perasaan Anda. Namun, jangan lupa pula untuk tertawa. Mom bisa menonton film komedi atau sekedar bercanda tawa dengan suami. 
  • Perhatikan pola makan dan istirahat yang cukup  
    Moms, cobalah berdamai dengan keadaan. Janganlah terlalu pusing atau membebani pikiran. Tidak masalah jika kita ikut tidur saat anak sedang tidur dan jangan lupa untuk selalu menjaga pola makan. 


Jika ada seseorang yang kita kenal mengalami Baby Blues, yang dapat kita lakukan adalah: 

  • Luangkan waktu untuk ada di sampingnya, dengarkan keluhannya, beri bantuan dan dukungan emosi.
  • Minta ia untuk mengutarakan emosi dan perasaannya. 
  • Katakan kalau ia telah melakukan tugas besar dengan baik.
  • Kurangi tamu yang berkunjung dan berikan ia kesempatan untuk merawat dirinya.

Perbedaan antara Baby Blues syndrome dengan postpartum depression terletak pada frekuensi dan durasinya. Postpartum Depression akan berlangsung lebih lama, lebih kuat, dan lebih keras gejalanya. Kita akan merasakan rasa sedih yang berlebih dan cemas yang sangat dalam dari biasanya. Kalau sudah merasakan gejala lebih dari sekedar baby blues, segera konsultasikan ke psikolog ya Mom.

Saya pribadi hanya sekitar 2 mingguan merasakan Baby Blues. Saat itu saya menceritakan semuanya ke suami, kesulitan, kebutuhan, dan maunya seperti apa, semuanya saya bilang sama dia. Memang sudah seharusnya seperti itu ya moms. Walaupun suami tidak bisa menggantikan kita untuk menyusui, tapi sekedar menjadi teman berbagi atau menggantikan popok tentu sudah sangat membantu meringankan beban pikiran. 

Jadi mommies, kalau ada yang merasakan seperti ini, bisa jadi Mom terserang Baby Blues dan Mom tentu perlu bantuan dari orang lain. You should ask help from others. Tolong jangan dianggap remeh ya Moms. Karena semakin kita depresi, maka pengaruhnya juga akan dirasakan oleh anak dan suami. 

Semoga bermanfaat

By: Mala Sari.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

5762 Mala Sari

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Puasa HP & TV untuk Mengurangi Kecanduan

Apakah si Kecil memiliki kecanduan terhadap gadget atau TV? Mungkin Moms bisa terapkan puasa gadget/TV.

Membiasakan Anak Makan di Kursi Makannya, Mengapa Tidak?

Moms, sangat penting untuk mengajari anak bahwa saat makan harus duduk, bukan sambil digendong atau berlarian.

Si Kecil Selalu Menempel dengan Mamanya, Bagaimana Perkembangan Sosialnya?

Pada usia berapa sebenarnya Moms sudah bisa mulai memantau perkembangan sosial si Kecil?

Menjadi Orang Tua Anti Panik saat Anak Sakit

Memang tergolong wajar jika orang tua panik saat anaknya sakit, namun respon panik ternyata bisa membahayakan!

Mengenal Karakter si Otak Kanan

Apakah anak yang tidak tenang termasuk anak yang bermasalah? Simak dulu sharing berikut Moms

Menangani si Kecil yang Suka Memukul

Apakah si Kecil sering memukul orang sekitarnya? Moms dapat mencoba cara berikut untuk mengatasinya.

Kapan Life Skills Perlu Diajarkan ke Anak?

Mengajarkan anak beragam life skills akan membantunya untuk menjadi mandiri di kemudian hari.

Si Kecil Tantrum di Mobil, Harus Bagaimana?

Tantrum anak bisa terjadi di mana saja, bahkan di dalam mobil ketika sedang bepergian.

Apakah Lingkungan Mempengaruhi Perilaku si Kecil?

Pergaulan si Kecil harus banget kita pantau lho Moms, bagaimana caranya?

Mitos Seputar Bayi Jatuh

Bayi yang jatuh sekali, akan jatuh lagi sampai sebanyak tujuh kali. Benarkah demikian?

Tips Membangun Komunikasi yang Baik pada Anak

Mom Devina membagikan beberpa tips membangun komunikasi yang baik pada anak. Yuk simak tipsnya Moms!

Membesarkan Anak Multilingual

Mom Sephyani membagikan cara untuk mengenalkan dua bahasa kepada anak. Yuk ikuti tipsnya Moms!

Bagaimana Cara Mengajarkan Suka Berbagi Kepada Anak?

Anak-anak identik dengan berebut sesuatu. Bagaimana kita menanamkan rasa mudah untuk berbagi?

Manajemen Emosi untuk Ibu Bekerja yang Mempunyai Balita

Memanajemen emosi disaat kita bekerja dan memiiki anak merupakan hal yang sulit. Berikut Mom Wahyu memiliki tips untuk memanajemen emosi, yuk disimak

Kapan Harus Berkata Jangan pada Anak?

Moms, sebenarnya bolehkah berkata jangan pada anak? Yuk simak cara Mom Wahyu dalam mendidik anaknya.

Pelit terhadap Anak, Wajar atau Lebay?

Apakah baik jika kita selalu membolehkan anak untuk membeli barang apa pun yang dia sukai setiap kali pergi ke mal?

Bagaimana Membuat Bayi Cepat Terlelap?

Apakah si Kecil susah sekali dibuat terlelap? Coba ikuti tips dari Mom Vivian berikut ini agar bayi bisa tidur nyenyak.

Saying NO to children?

Moms, benarkah orang tua tidak diperbolehkan menggunakan kata “JANGAN” atau “NO” kepada si Kecil?

Haruskah si Kecil Dipaksa Meminta Maaf?

Mengajari anak untuk meminta maaf harus dimulai di rumah dan di teladani oleh orang tua. Yuk, simak pengalaman Mom Sarah berikut ini.

Anak Suka Memegang Alat Kelaminnya Sendiri?

Pendidikan seks untuk si Kecil penting untuk dimulai sejak usia dini, Moms. Apalagi jika ia mulai gemar memegang alat vitalnya.