Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Cermati Bahan Dasar Skincare Bayi

BRANDS  |  HEALTH TIPS  |  05 Oct '18


Moms pasti tahu jika kulit si Kecil lebih sensitif dibandingkan dengan kulit orang dewasa. Kulit bayi rentan terkena iritasi atau masalah kulit lainnya. Untuk mengatasi hal tersebut, Moms tentu harus cerdas dan bijak untuk memilih produk bayi. Pilihlah produk bayi yang aman dan nyaman bagi kesehatan kulit bayi. Hindari produk yang berdampak buruk bagi kesehatan si Kecil. Namun bagaimana caranya agar kita tahu produk bayi mana yang baik dan mana yang bukan?

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memilih skincare yang aman bagi bayi Anda. Pertama, Moms harus mengecek bahan dasar dari produk perawatan kulit bayi yang Anda pilih. Hal ini sangat penting, karena kulit bayi sensitif memerlukan produk khusus untuk perawatannya.

 

Kedua, cek kondisi kemasan. Jika kandungan produk sudah sesuai, Moms harus melihat kembali keadaan produk secara kasat mata. Perhatikan pula tanggal kadaluwarsa produk.

Ketiga, lihat aturan pakai dan label peringatan. Penting untuk Anda membaca aturan pemakaian pada kemasan produk. Moms harus gunakan produk perawatan kulit bayi sesuai dengan petunjuk yang diberikan. Beberapa produk menyertakan aturan pakai secara terpisah dari kemasannya. Moms harus membiasakan membaca aturan tersebut.

Lalu apa saja bahan dasar skincare yang cocok untuk bayi?

Moms sebaiknya memilih skincare bayi yang terbuat dari bahan-bahan alami dan tidak mengandung bahan kimia. Hal ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan kesehatan kulit bayi. Ada beberapa bahan alami yang aman untuk dijadikan sebagai bahan dasar dalam pembuatan produk perawatan kulit bayi .

Avocado Oil

Moms pernah mendengar minyak alpukat? Dalam produk perawatan kulit bayi, minyak alpukat ini memiliki beberapa manfaat. Karena kandungan antioksidan dan lemak sehat dalam buah alpukat baik untuk melembapkan kulit. Selain itu, minyak alpukat mengandung vitamin E yang tinggi. Vitamin E mampu mengatasi masalah kulit kering, atau kulit bersisik pada bayi. Avocado oil berkhasiat untuk mengurangi gatal dan peradangan pada kulit bayi. Kandungan avocado oil akan mempermudah skincare untuk diserap oleh kulit.

Selain melembapkan kulit, menurut jurnal Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, avocado oil dapat membantu menyembuhkan luka karena mengandung asam oleat dan asam lemak esensial. 

Manfaat lainnya dari avocado oil adalah untuk melindungi kulit bayi dari sinar UV. Selain memberikan kelembapan kulit, antioksidan yang terkandung dalam minyak alpukat ternyata membantu menenangkan kulit yang terbakar oleh matahari. Hasil penelitian menemukan di dalam minyak alpukat terdapat kandungan vitamin A, B1, B2, D, dan E yang dapat membantu melembapkan dan melindungi kulit bayi Anda dari radikal bebas yang menjadi penyebab utama kerusakan kulit.

Chamomile

Produk skincare bayi yang memiliki bahan dasar tanaman chamomile memiliki beberapa khasiat untuk mengatasi permasalahan kulit bayi. Chamomile mengandung minyak esensial yang dapat mencegah terjadinya radang pada kulit bayi. Ekstrak chamomile mengandung antibakteri, antiseptik dan antioksidan yang mampu mencegah iritasi dan menghilangkan radikal bebas yang menyerang kulit bayi. Selain itu, aroma yang terkandung pada bunga chamomile dapat memberikan efek menenangkan.

Cottonseed Oil

Cottonseed oil merupakan minyak yang diekstrak dari tanaman kapas yang biasanya digunakan untuk memasak.  Namun, apakah Moms tahu bahwa minyak ini memiliki manfaat untuk kulit bayi? Cottonseed oil pada produk perawatan kulit bayi mampu menghaluskan kulit yang kasar. Selain itu, minyak ini dapat menjadikan kulit bayi menjadi lebih lembut. Kandungan antioksidan dan vitamin E pada cottonseed oil dapat meningkatkan kesehatan kulit bayi. Selain itu, cottonseed oil memiliki sifat anti-aging yang mampu mencegah terlihatnya tanda-tanda penuaan dini dan mencegah kerusakan sel tubuh akibat dari radikal bebas.

Sweet Almond Oil

Kandungan sweet almond oil pada produk perawatan kulit bayi memiliki peran untuk membantu menjaga kesehatan kulit bayi. Mengapa? Karena minyak almond mengandung zinc yang mampu mengobati ruam pada kulit bayi. Selain itu, minyak ekstrak kacang almond ini berfungsi untuk melembutkan kulit bayi. Sweet almond oil dapat melindungi kulit bayi dari radiasi matahari yang berbahaya.

Macadamia Nut Oil

Produk perawatan kulit bayi dengan bahan dasar macadamia nut oil mampu memberikan perlindungan pada kulit bayi. Macadamia nut oil mengandung palmitoleic (lemak tak jenuh) yang bermanfaat untuk melembapkan dan menghaluskan kulit tanpa membuat kulit bayi menjadi berminyak. Karena sifat minyak kacang macadamia mudah menyerap pada kulit. Selain itu, macadamia nut oil mampu mengatasi iritasi kulit, menstimulasi regenerasi sel kulit bayi, dan berkhasiat untuk meredakan gatal pada kulit bayi.

 

Hal lain yang perlu diperhatikan oleh Moms saat akan memilih bahan dasar dari produk perawatan kulit bayi

  • Bebas phthalate dan paraben. Produk perawatan kulit bayi yang mengandung zat aditif phthalate dan paraben harus dihindari. Karena kedua zat tersebut berpotensi membuat kulit bayi menjadi iritasi dan menyebabkan eksim.
  • Hypoallergenic. Label ini menandakan bahwa kandungan produk berpotensi menyebabkan alergi jauh lebih sedikit pada kulit bayi.
  • Bebas alkohol. Alkohol dapat berpotensi menyebabkan iritasi kulit pada bayi.
  • Hindari produk sabun antibakteri. Hindari sabun antibakteri yang mengandung bahan kimia. Umumnya sabun antibakteri diberi tambahan bahan kimia seperti triclosan yang dikhawatirkan akan mengiritasi kulit bayi yang sensitif.
  • Bebas pewangi dan pewarna. Produk yang mengandung pewangi dan pewarna dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit bayi. Jika kondisi kulit bayi kering maka produk yang mengandung pewangi dan pewarna berpotensi membuat iritasi kulit dan memperburuk kondisi kulit bayi.
  • Sesuai dengan pH kulit bayi. Kadar kulit bayi yang ideal adalah pH 5,5. Kadar kulit bayi lebih kecil dibandingkan dengan pH air (netral) yakni 7. Karena kulit bayi bersifat asam, maka pilihlah produk perawatan kulit bayi yang mendekati tingkat pH kulit bayi (tidak lebih dari 7) yang tidak akan mengganggu lapisan kulit. Selama kulit tidak kering atau terkelupas ketika pemakaian, berarti pH produk  tersebut tidak bermasalah.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

874 Naif Care

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Bahaya Fluoride dalam Pasta Gigi Si Kecil

Moms, yuk ajari si Kecil sikat gigi sejak dini!

Moms, Yuk, Sayangi Bahumu!

Karena sering membawa beban berat yang tidak seimbang di bahu, seseorang dapat menderita kejang otot lokal di sekitar leher dan panas di bahu. [...]

Mau Tingkatkan Daya Tahan Tubuh? Jaga Makan, Olahraga, dan Jaga Kualitas Udara

Di masa new normal ini, bagaimana cara meningkatkan daya tahan tubuh? Yuk, simak berikut ini.

Cara Mudah Mencegah Dehidrasi yang Menyebabkan Virus Bertumbuh

Tahukah Moms bahwa tenggorokan yang kering dapat menyebabkan virus bertumbuh? Yuk, cegah dengan cara berikut ini!

Tips Buat Moms untuk Sambut New Normal Dengan Imunitas Prima

Moms sudah harus kembali beraktivitas di masa new normal ini? Pastikan imun kuat ya!

Apa Saja Keunggulan UV Air Purifier?

Apa kelebihan UV air purifier dengan air purifier lainnya? Mari simak bersama berikut ini.

Tetap Sehat Walau #DiRumahAja

Walaupun #dirumahaja, jangan lupa untuk memastikan Anda dan keluarga dalam keadaan sehat-sehat ya Moms and Dads.

Cara Yang Benar Dalam Menggunakan Minyak Telon Untuk Bayi

Penggunaan minyak telon tentu tidak asing lagi. Tapi tahukah Moms mengenai cara penggunaannya yang benar?

Manfaat Air Humidifier Pada Masa Pandemi COVID-19

Apa manfaat air humidifier untuk kesehatan? Mari pelajari bersama berikut ini.

Tips Mencegah DBD pada si Kecil

Selain Covid-19, Moms and Dads juga harus berwaspada terhadap bahaya demam berdarah. Simak tips berikut ini ya.

Tips Berjemur Dengan si Kecil

Berjemur adalah salah satu cara untuk mendapatkan vitamin D yang kita butuhkan. Simak tips berjemur yang aman berikut ini yuk.

Apa Itu Cradle Cap?

Apa sih cradle cap? Berbahayakah untuk si Kecil? Kita simak bersama berikut ini.

6 Tips Menjaga Kesehatan Si Kecil Selama Pandemi Virus Corona

Di tengah-tengah pandemi Covid-19, apa yang sebaiknya dilakukan agar kesehatan si Kecil tetap terjaga? Yuk simak berikut ini.

Purifier dan Humidifier, Apa Bedanya?

Moms pasti sering mendengar istilah Air Humidifier dan Air Purifier. Sebetulanya apa, sih, bedanya? Yuk simak berikut ini!

Tips Mengurangi Risiko Alergi pada Bayi dengan Humidifier

Unit cool mist humidifier menggunakan filter sumbu internal untuk menyerap air dari cadangannya.

Tips Mencegah Infeksi Virus dengan Purifier

Air purifier dapat menghilangkan mikroba-mikroba terkecil di udara.

4 Cara Menjaga Kebersihan Udara agar Terhindar dari Virus

Untuk memperlambat pertumbuhan mikroba jahat, pastikan kelembaban udara di rumah sekitar 30% hingga 50%.

Seberapa Pentingkah Humidifier Bagi Kesehatan Anak?

Humidifier dapat membantu menjaga kulit si Kecil tetap lembab saat dia menderita eksim.

Perbedaan Cod Liver Oil dan Minyak Ikan Biasa

Apa, sih, bedanya cod liver oil dengan minyak ikan biasa? Yuk cari tahu jawabannya di artikel ini!

Gerakan Yoga Untuk Anak

Mengajarkan yoga kepada anak-anak adalah hal terbaik yang bisa moms lakukan buat mereka.